Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
  • print Cetak

Pupuk Urea bersubsidi. Ilustrasi

JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun ini Pemerintah Indonesia hanya memberikan pupuk jenis Urea dan NPK dalam program pupuk bersubsidi kepada petani.

Dengan demikian jenis SP-36, ZA dan pupuk Organik dihilangkan dari daftar pupuk bersubsidi.

Keputusan ini merupakan kebijakan pemerintah dalam rencana membatasi penyaluran pupuk subsidi.

Jika selama ini petani memperoleh pupuk subsidi Urea, SP-36, ZA, NPK dan pupuk Organik, maka terhitung Juli 2022 mendatang, pupuk yang diberikan kepada para petani hanya pupuk Urea dan NPK.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pembatasan penyaluran pupuk tersebut merupakan dampak dari kenaikan harga pupuk akibat perang Ukraina-Rusia.

“Perang tersebut telah membuat terhambatnya pasokan ke dalam negeri,” ungkap Airlangga Hartarto, dilansir dari Kontan, Rabu, (27/4/2022) yang dikutip Mediatani.

Airlangga menyatakan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pemberian pupuk bersubsidi untuk komoditas-komoditas tertentu. Komoditas tersebut yaitu jagung, padi, kedelai, bawang merah, cabai, tebu rakyat dan kakao.

Hatta juga mengatakan akibat dari perubahan tersebut, akan ada penyesuaian dari jumlah subsidi yang disalurkan di tahun 2022. Ia mengaku belum dapat menyampaikan secara pasti berapa dari jumlah yang akan disalurkan pada Juli mendatang.

“Semuanya masih disiapkan dan kita hitung kembali,” tutur Hatta.

Selain itu, Kementan juga telah berkirim surat kepada semua manajemen PT Pupuk Indonesia (Persero) di seluruh provinsi tentang perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi untuk menyiapkan penyaluran subsidi pada bulan Juli mendatang.

Surat tersebut berisi sejumlah poin:

Pertama, untuk membatasi jenis komoditas yang akan memperoleh pupuk bersubsidi. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, yakni padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, kakao, tebu rakyat dan bawang putih.

Kedua, untuk mengurangi pupuk bersubsidi yakni hanya menjadi pupuk urea dan NPK. Ketiga, penetapan alokasi pupuk bersubsidi masing-masing provinsi/kabupaten/kota yang ditetapkan secara proporsional berdasarkan dari data spasial luas areal tanam dari komoditas yang disubsidi.

Keempat, untuk meningkatkan pengawasan dan penyaluran secara komprehensif. Kelima, sosialisasi penggunaan pupuk dan meningkatkan pendampingan kepada para petani sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Keenam, untuk melaksanakan rekomendasi pada Juli 2022.

“Kementan berkomitmen akan dapat menyiapkan penyaluran subsidi secara makimal, sebelum bulan Juli kita harapkan semuanya akan siap dan dapat langsung melakukan penyaluran,” tutupnya.

Kementerian Pertanian (Kementan) sendiri mengagendakan penyaluran pupuk subsidi untuk tahun 2022 pada Juli mendatang.

Direktur Pupuk dan Pestisida, Muhammad Hatta menyampaikan bahwa pupuk bersubsidi yang rencananya akan disalurkan pada bulan Juli 2022 mendatang masih dalam proses pembahasan di Kelompok Kerja (Pokja) pupuk subsidi Kementerian Pertanian.

“Begitupun dengan komoditasnya, semua masih dalam proses pembahasan, dan untuk pembahasannya kita pastikan akan selesaikan sebelum memasuki Juli agar tidak ada keterlambatan dalam proses pendistribusian,” ungkap Hatta pada Rabu (27/4/2022).

Sedangkan untuk mekanisme pengawasan dan penyaluran pupuk bersubsidi, Hatta mengatakan akan mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 15 tahun 2013 tentang tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian.

Sumber: Mediatani
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batu Akik Asal Batam Ini Dibanderol Senilai Rp 5 Miliar

    Batu Akik Asal Batam Ini Dibanderol Senilai Rp 5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BATAM – Bongkahan batu permata masih menawarkan sejuta sensasi bagi penggemar atau pecinta batu akik. Mereka tanpa lelah mencari dan memburu batu hingga ke pelosok-pelosok daerah terpencil sekalipun di bagian negri ini.  Tak terkecuali dengan pencinta batu akik di kota Batam. Setelah melalui proses pencarian yang panjang, akhirnya mereka menemukan jenis batu yang menjadi ciri […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 6)

    MARSIDAO-DAO (episode 6)

    • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Tai, songonjia mantong ibaen, soni dope dompak hangoluan ni halak na mian i Indonesia on. Gonanan do pamarentah i tarida pature demokrasi ni halak Barat i umpado pature ekonomi. Pamilihan DPR pe nabahatan kehe epeng ni alai, santak mar milyar bahatna, dung juguk i karosi i manangko ma […]

  • DCS dapil 3 Nasdem Madina

    DCS dapil 3 Nasdem Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 Nasdem Madina

  • Halimah Yacob, Wanita Melayu Akan Jadi Presiden Singapura

    Halimah Yacob, Wanita Melayu Akan Jadi Presiden Singapura

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Singapura – Halimah Yacob akan mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Presiden Singapura. Tidak hanya itu, Halimah yang berhijab ini juga akan menjadi pemimpin Singapura pertama dari etnis Melayu dalam 47 tahun terakhir. Seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia dan Reuters, Selasa (12/9/2017), Halimah akan dilantik menjadi Presiden Singapura pada Rabu […]

  • Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

    Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIPIROK- Sejarah telah mencatat tewasnya Jenderal Spoor sangat berkaitan dengan upaya penembakan atau pembunuhan yang dilakukan tentera Belanda terhadap salah seorang pejuang asal Sipirok, Sahala Muda Pakpahan yang merupakan dalang utama dalam menghadang konvoi tentara Belanda di Jembatan Aek Kamibiri Simagomago. “Jenderal Spoor merupakan panglima Belanda di Indonesia. Berdasarkan laporan, wilayah Sumut ketika itu sepenuhnya […]

  • Dialog Narkoba di Darul Mursyid

    Dialog Narkoba di Darul Mursyid

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Semua guru atau tenaga pengajar wajib tahu tentang narkoba, sebab masalah narkoba sudah merambah di semua lini kehidupan. Hal itu diutarakan Kasat Narkoba Polres Tapanuli Selatan, Rudi Candra, SH.MM saat mengadakan dialog interaktif di Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid pada 31 Juli 2013 lalu. ”Dialog interaktif diadakan untuk mengisi kekosongan […]

expand_less