Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Tunjangan Guru di Labuhanbatu Rp 2,9 Miliar Diduga Diselewengkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


RANTAUPRAPAT :
Tunjangan untuk guru sebesar Rp2,9 miliar yang belum direalisasiakan terhitung sejak Juli 2010 lalu sampai Februari 2011 diduga disalahgunakan oknum Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu berinisial LM.

Apalagi,setelah kabar tak sedap ini muncul, LM menghilang dan tidak pernah lagi masuk kantor. Hal ini terungkap ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabuaten Labuhanbatu Iskandar menyampaikan persoalan ini di dalam sidang dengar pendapat dengan anggota DPRD Labuhanbatu yang dipimpin Ketua DPRD Eliya Rosa Siregar.Sidang dihadiri ratusan guru yang belum memperoleh dana sertifikasi di Gedung Dewan, Senin 28 Februari 2011.

“Dari hasil pemeriksaan Inspektorat Pemkab Labuhanbatu tanggal 21 pebruari 2011 lalu dana sertifikasi ini dinyatakan hasilnya sudah jelas terjadi sebagai penyelewangan,” kata Iskandar.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, sejak beberapa hari lalu para guru dari SMA Negeri 1 Rantauparapat datang ke dinas pendidikan setempat mempertanyakan persoalan dana tunjangan sertifikasi guru yang belum direalisasa-ikan. Ternyata LM saat dihubungi tidak dapat lagi dihubungi di telepon selular maupun secara langsung tidak dapat ditemui dikediamannya.

“Saya sudah berulang kali ke rumah Lomo (LM) tidak ketemu. Dan hari ini (kemarin) panggilan lagi berikutnya.Kalau mencarinya jangan tanya sudah saya lakukan,ponselnya pun tidak aktif lagi.Dan sudah saya tindaklanjuti laporan kepada bupati dan besok pun sudah sampai ke ranah hukum masalah ini,”papar Iskandar. Sementara untuk mengantisipasi persoalan ini agar tetap menjadi kondusif, maka masalah dana sertifikasi dialihkan kepadainspektoratdanBankSumut untuk sama-sama menelusurinya.

Dari sinilah kemudian diketahuihasilpemeriksaanInspektorat Pemkab Labuhanbatu sudah terjadi penyelewangan. Dalam dengar pendapat tersebut, sempat terjadi debat kusir antara anggota DPRD dan pihak eksekutif yang hadir membahas masalah penyelesaian yang akan dilaksanakan terhadap para guru yang belum memperoleh dana tersebut. Sebab, para guru yang dipimpin Dewan Sertifikasi Bustami, meminta penyelesaian uang yang menjadi hak mereka dapat segera masuk rekening masing-masing guru.

“Kami tidak tahu bagaimana sidang dengar pendapat DPRD dengan pihak eksekutif, yang kami tahu bagaimana secepatnya uang kami masuk rekening,”kata Bustami dalam dengar pendapat tersebut.

Bustami mengungkapkan, di antara para guru sudah ada yang terlanjur menggadaikan barang berharga. Bahkan ada yang sengaja meminjam uang karena waktu itu berharap akan memperoleh dana sertifikasi guru. Nyatanya sampai sekarang belum juga trealisasai, sehingga dikhawatirkan kalaupun menerima dana sertifikasi guru itu nantinya bisa kemungkinan sebahagian dari jumlah uang itu akan menutup bunga pinjaman yang sudah mereka lakukan.

“Herannya,hanya menumpang lewat saja pun uang itu dari rekening pusat, bisa ditilep tidak sampai ke rekening kami. Kami sudah bosan, besok ke besok. Kapan tenggat waktu yang akan diberikan kepada kami,” tegas Bustami dihadapan anggota DPRD dan eksekutif seperti, Sekdakab Labuhanbatu Hasban Ritonga, Kadis Pendidikan Iskadar dan sejumlah pejabat lainnya. Karena tak ada hasil memuaskan dari sidang itu, para guru itu sepakat akan melapor ke Polres Labuhanbatu.

Wakapolres Labuhanbatu Kompol Tetra Darmariawan mengatakan, pihaknya siap untuk memproses sesuai hukum yang berlaku untuk menyelesaikan persoalan ini. “Kami siap memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, tapi tolong beri masukan yang ada supaya diproses,” katanya di hadapan para guru yang mendatangi Polres Labuhanbatu, Senin 28 Februari 2011 pagi.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Plt Kadis di Pemkab Madina Diprediksi Jadi Kandidat Kuat di Lelang Jabatan

    6 Plt Kadis di Pemkab Madina Diprediksi Jadi Kandidat Kuat di Lelang Jabatan

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pasca keluarnya 21 nama yang lulus administrasi peserta lelang jabatan di 6 Dinas di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, diprediksi ada 6 nama kandidat kuat yang bakalan mendapatkan posisi jabatan Kepala Dinas tersebut. Ke enam nama itu adalah mereka yang saat ini menjadi Pelaksana Tugas ( Plt ) di enam Dinas […]

  • Oegroseno: Sudah Ada Nama Calon Kabareskrim Polri

    Oegroseno: Sudah Ada Nama Calon Kabareskrim Polri

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mulai menggodok nama pengganti Komjen Pol Sutarman sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri. Demikian diungkapkan Wakapolri Komjen Pol Oegroseno saat berbincang dengan wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013). “Sejak Pak Sutarman (dicalonkan), sudah digodok,” kata Oegroseno. Dikatakannya sejumlah nama sudah […]

  • Baru 72 Ribu Jiwa Masyarakat Terekam e-KTP

    Baru 72 Ribu Jiwa Masyarakat Terekam e-KTP

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Terhitung 1 Oktober 2012 lalu, masih 72.000 jiwa masyarakat Kabupaten Padang Lawas (Palas) terekam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Sesuai targetnya Kemendagri, harus terekam 155.000 jiwa dengan batas akhir Oktober mendatang. Demikian kata Kabid Kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Palas, Darwin Lubis usai rapat koordinasi di Kantor Bupati Rabu (3/10) lalu. Pihaknya hingga saat […]

  • PT SOL Sukses Ujicoba Sumur, Warga Dua Desa Diungsikan

    PT SOL Sukses Ujicoba Sumur, Warga Dua Desa Diungsikan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TARUTUNG – PT Sarulla Operation Limited (SOL) selaku konsorsium perusahaan yang mengoperasikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla Pahae akhirnya berhasil mengembangkan uji coba produksi sumur panas bumi Sil I di Desa Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Taput, Sabtu (11/1). Dan untuk menghindari gangguan atas dampak uji coba tersebut, sebanyak 400-an warga dua desa […]

  • Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mayoritas responden, atau sebesar 29 persen merasa persoalan pembangunan dan ekonomi desa terletak pada kepala desa dan aparaturnya tidak kompeten. Demikian dilansir Kompas.com, Senin (31/7/2023). Jajak pendapat Litbang Kompas periode Juli 2023 merekam pendapat publik soal berbagai persoalan utama dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Kemudian, sebanyak 24,3 persen responden […]

  • 700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 700-an guru yang sudah bersertifikasi di Kabupaten Mandailing Natal diminta suoaya dievaluasi. Sebab dinilai guru-guru yang bersertifikasi tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Madina. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPC PKB madina Abdul waris Rangkuty kepada Analisa, di Panyabungan, Sabtu (4/12). Dia mengatakan, sampai sejauh ini tidak diketahui tolok […]

expand_less