Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tunjangan Guru di Labuhanbatu Rp 2,9 Miliar Diduga Diselewengkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


RANTAUPRAPAT :
Tunjangan untuk guru sebesar Rp2,9 miliar yang belum direalisasiakan terhitung sejak Juli 2010 lalu sampai Februari 2011 diduga disalahgunakan oknum Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu berinisial LM.

Apalagi,setelah kabar tak sedap ini muncul, LM menghilang dan tidak pernah lagi masuk kantor. Hal ini terungkap ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabuaten Labuhanbatu Iskandar menyampaikan persoalan ini di dalam sidang dengar pendapat dengan anggota DPRD Labuhanbatu yang dipimpin Ketua DPRD Eliya Rosa Siregar.Sidang dihadiri ratusan guru yang belum memperoleh dana sertifikasi di Gedung Dewan, Senin 28 Februari 2011.

“Dari hasil pemeriksaan Inspektorat Pemkab Labuhanbatu tanggal 21 pebruari 2011 lalu dana sertifikasi ini dinyatakan hasilnya sudah jelas terjadi sebagai penyelewangan,” kata Iskandar.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, sejak beberapa hari lalu para guru dari SMA Negeri 1 Rantauparapat datang ke dinas pendidikan setempat mempertanyakan persoalan dana tunjangan sertifikasi guru yang belum direalisasa-ikan. Ternyata LM saat dihubungi tidak dapat lagi dihubungi di telepon selular maupun secara langsung tidak dapat ditemui dikediamannya.

“Saya sudah berulang kali ke rumah Lomo (LM) tidak ketemu. Dan hari ini (kemarin) panggilan lagi berikutnya.Kalau mencarinya jangan tanya sudah saya lakukan,ponselnya pun tidak aktif lagi.Dan sudah saya tindaklanjuti laporan kepada bupati dan besok pun sudah sampai ke ranah hukum masalah ini,”papar Iskandar. Sementara untuk mengantisipasi persoalan ini agar tetap menjadi kondusif, maka masalah dana sertifikasi dialihkan kepadainspektoratdanBankSumut untuk sama-sama menelusurinya.

Dari sinilah kemudian diketahuihasilpemeriksaanInspektorat Pemkab Labuhanbatu sudah terjadi penyelewangan. Dalam dengar pendapat tersebut, sempat terjadi debat kusir antara anggota DPRD dan pihak eksekutif yang hadir membahas masalah penyelesaian yang akan dilaksanakan terhadap para guru yang belum memperoleh dana tersebut. Sebab, para guru yang dipimpin Dewan Sertifikasi Bustami, meminta penyelesaian uang yang menjadi hak mereka dapat segera masuk rekening masing-masing guru.

“Kami tidak tahu bagaimana sidang dengar pendapat DPRD dengan pihak eksekutif, yang kami tahu bagaimana secepatnya uang kami masuk rekening,”kata Bustami dalam dengar pendapat tersebut.

Bustami mengungkapkan, di antara para guru sudah ada yang terlanjur menggadaikan barang berharga. Bahkan ada yang sengaja meminjam uang karena waktu itu berharap akan memperoleh dana sertifikasi guru. Nyatanya sampai sekarang belum juga trealisasai, sehingga dikhawatirkan kalaupun menerima dana sertifikasi guru itu nantinya bisa kemungkinan sebahagian dari jumlah uang itu akan menutup bunga pinjaman yang sudah mereka lakukan.

“Herannya,hanya menumpang lewat saja pun uang itu dari rekening pusat, bisa ditilep tidak sampai ke rekening kami. Kami sudah bosan, besok ke besok. Kapan tenggat waktu yang akan diberikan kepada kami,” tegas Bustami dihadapan anggota DPRD dan eksekutif seperti, Sekdakab Labuhanbatu Hasban Ritonga, Kadis Pendidikan Iskadar dan sejumlah pejabat lainnya. Karena tak ada hasil memuaskan dari sidang itu, para guru itu sepakat akan melapor ke Polres Labuhanbatu.

Wakapolres Labuhanbatu Kompol Tetra Darmariawan mengatakan, pihaknya siap untuk memproses sesuai hukum yang berlaku untuk menyelesaikan persoalan ini. “Kami siap memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, tapi tolong beri masukan yang ada supaya diproses,” katanya di hadapan para guru yang mendatangi Polres Labuhanbatu, Senin 28 Februari 2011 pagi.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampoeng Kaos Madina (KKM) sebagai industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis produk khas Mandailing, terus mengembangkan inovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama kain bermotif khas Mandailing. Saat ini KKM telah menambah produknya, berupa produk kain yang diproduksi dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kain-kain yang diproduksi tersebut memiliki corak dan motif Mandailing. […]

  • Jakfar Sukhairi Daftar ke PPP

    Jakfar Sukhairi Daftar ke PPP

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution hari ini selain mendaftar di PKB Madina, juga di PPP. Dengan demikian Jakfar Sukhairi sudah mendaftar di 6 partai politik. Yakni PDIP, Gerindra, Berkarya, Demokrat, PKB dan PPP. Jakfar Sukhairi yang saat ini mejabat wakil bupati Madina mendaftar di sekretriat DPC Partai […]

  • Laporan Saipullah Nasution ke Tim Gordang Sambilan Center Mandek di Poldasu, Terlapor Ngaku Sudah Kasih Bukti Termasuk ” Money Politik “

    Laporan Saipullah Nasution ke Tim Gordang Sambilan Center Mandek di Poldasu, Terlapor Ngaku Sudah Kasih Bukti Termasuk ” Money Politik “

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      MADINA || Mandailing Online  – Kasus laporan Saipullah Nasution terhadap tim  Gordang Sambilan Centre ( TGSC ) terkesan jalan di tempat. Padahal tiga terlapor mengaku sudah diperiksa Polda Sumut sejak Januari 2026. Laporan Polisi itu dilayangkan 15 Desember 2025. Tim kuasa hukum Saipullah Nasution yang juga sekarang menjabat sebagai Bupati Mandailing Natal melaporkan tiga […]

  • Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK, (MO)  – Hutan hujan tropis di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali, menyimpan potensi flora dan fauna yang luar biasa. Salah satunya jenis bunga raksasa yang biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan itu. “Kami menemukan Bunga Bangkai itu di daerah […]

  • SK Honor Gratis, Pimpinan SKPD Jangan Memungut Apapun

    SK Honor Gratis, Pimpinan SKPD Jangan Memungut Apapun

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Daud Batubara, Selasa (14/2) menegaskan bahwa tidak ada pungutan apapun terhadap pegawai hororer dalam bentuk apapun, termasuk SK pengangkatan gratis. Dia memperingatkan seluruh pimpinan SKPD dan unit kerja di lingkungan Pemkab Madina agar jangan memungut apapun dari pegawai honor dalam bentuk apapun. Hal itu dikatakan Daud Batubara, […]

  • ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    ASN Madina Gugat Sanksi Bupati ke Ombudsman dan BKN, Nilai Prosedur Cacat Hukum

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online  – Tak terima didemosi jadi staf pelaksana, Rahmad Daulay, ST, seorang ASN Pemkab Mandailing Natal / mantan Kepala Inspektorat melawan. Ia resmi mengadukan Bupati Madina ke Ombudsman Sumut dan BKN. Alasannya sanksi dinilai cacat prosedur dan salah aturan. Rahmad Daulay pada Mandailing Online Senin 27/4/2026 mengirimkan kronologis kejadian.  Kasus sendiri bermula 29 Oktober […]

expand_less