Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tunjangan Guru di Labuhanbatu Rp 2,9 Miliar Diduga Diselewengkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


RANTAUPRAPAT :
Tunjangan untuk guru sebesar Rp2,9 miliar yang belum direalisasiakan terhitung sejak Juli 2010 lalu sampai Februari 2011 diduga disalahgunakan oknum Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu berinisial LM.

Apalagi,setelah kabar tak sedap ini muncul, LM menghilang dan tidak pernah lagi masuk kantor. Hal ini terungkap ketika Kepala Dinas Pendidikan Kabuaten Labuhanbatu Iskandar menyampaikan persoalan ini di dalam sidang dengar pendapat dengan anggota DPRD Labuhanbatu yang dipimpin Ketua DPRD Eliya Rosa Siregar.Sidang dihadiri ratusan guru yang belum memperoleh dana sertifikasi di Gedung Dewan, Senin 28 Februari 2011.

“Dari hasil pemeriksaan Inspektorat Pemkab Labuhanbatu tanggal 21 pebruari 2011 lalu dana sertifikasi ini dinyatakan hasilnya sudah jelas terjadi sebagai penyelewangan,” kata Iskandar.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, sejak beberapa hari lalu para guru dari SMA Negeri 1 Rantauparapat datang ke dinas pendidikan setempat mempertanyakan persoalan dana tunjangan sertifikasi guru yang belum direalisasa-ikan. Ternyata LM saat dihubungi tidak dapat lagi dihubungi di telepon selular maupun secara langsung tidak dapat ditemui dikediamannya.

“Saya sudah berulang kali ke rumah Lomo (LM) tidak ketemu. Dan hari ini (kemarin) panggilan lagi berikutnya.Kalau mencarinya jangan tanya sudah saya lakukan,ponselnya pun tidak aktif lagi.Dan sudah saya tindaklanjuti laporan kepada bupati dan besok pun sudah sampai ke ranah hukum masalah ini,”papar Iskandar. Sementara untuk mengantisipasi persoalan ini agar tetap menjadi kondusif, maka masalah dana sertifikasi dialihkan kepadainspektoratdanBankSumut untuk sama-sama menelusurinya.

Dari sinilah kemudian diketahuihasilpemeriksaanInspektorat Pemkab Labuhanbatu sudah terjadi penyelewangan. Dalam dengar pendapat tersebut, sempat terjadi debat kusir antara anggota DPRD dan pihak eksekutif yang hadir membahas masalah penyelesaian yang akan dilaksanakan terhadap para guru yang belum memperoleh dana tersebut. Sebab, para guru yang dipimpin Dewan Sertifikasi Bustami, meminta penyelesaian uang yang menjadi hak mereka dapat segera masuk rekening masing-masing guru.

“Kami tidak tahu bagaimana sidang dengar pendapat DPRD dengan pihak eksekutif, yang kami tahu bagaimana secepatnya uang kami masuk rekening,”kata Bustami dalam dengar pendapat tersebut.

Bustami mengungkapkan, di antara para guru sudah ada yang terlanjur menggadaikan barang berharga. Bahkan ada yang sengaja meminjam uang karena waktu itu berharap akan memperoleh dana sertifikasi guru. Nyatanya sampai sekarang belum juga trealisasai, sehingga dikhawatirkan kalaupun menerima dana sertifikasi guru itu nantinya bisa kemungkinan sebahagian dari jumlah uang itu akan menutup bunga pinjaman yang sudah mereka lakukan.

“Herannya,hanya menumpang lewat saja pun uang itu dari rekening pusat, bisa ditilep tidak sampai ke rekening kami. Kami sudah bosan, besok ke besok. Kapan tenggat waktu yang akan diberikan kepada kami,” tegas Bustami dihadapan anggota DPRD dan eksekutif seperti, Sekdakab Labuhanbatu Hasban Ritonga, Kadis Pendidikan Iskadar dan sejumlah pejabat lainnya. Karena tak ada hasil memuaskan dari sidang itu, para guru itu sepakat akan melapor ke Polres Labuhanbatu.

Wakapolres Labuhanbatu Kompol Tetra Darmariawan mengatakan, pihaknya siap untuk memproses sesuai hukum yang berlaku untuk menyelesaikan persoalan ini. “Kami siap memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, tapi tolong beri masukan yang ada supaya diproses,” katanya di hadapan para guru yang mendatangi Polres Labuhanbatu, Senin 28 Februari 2011 pagi.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika MBG Tidak Bergizi

    Ketika MBG Tidak Bergizi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari awal perencanaannya sudah menjadi perbincangan yang kontroversial. Mulai dari dana yang dipakai untuk membiayai program ini, sampai harga yang ditetapkan per porsi makanan. Ditambah masalah yang dihadapi setelah program ini berjalan. Pembayaran biaya program MBG yang tidak lancar kepada penyelenggara penyediaan MBG dan sekarang adanya keracunan […]

  • Taman Kota Panyabungan akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam

    Taman Kota Panyabungan akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Taman Kota Panyabungan, Madina di Kelurahan Kayu Jati Pasar Lama tepatnya di depan atau seberang jalan Pos Lalu Lintas Kota akan dijadikan sebagai pusat jajajan malam. Nantinya, para pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di sepanjang pinggir jalan protokol pada malam akan dipindahkan atau dilokalisasi ke Taman Kota itu. Hal ini dikatakan Wakil Bupati […]

  • Tim Kemensos dan Camat Bantu Bocah Penderita Benjolan di Wajah

    Tim Kemensos dan Camat Bantu Bocah Penderita Benjolan di Wajah

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (  Mandailing Online) – Tim Kemensos RI di Mandailing Natal dan Camat Panyabungan Timur akhirnya ambil alih biaya perjalanan keberangkatan dan biaya sehari hari keluarga bocah Nasaruddin ( 11 ) penderita belenjolan di wajah warga desa Tanjung, Kecamatan Panyabungan Timur. Camat Panyabungan Timur Rahmad Rizki Ramadhan mengatakan, Minggu malam 9/7/2023, Kementerian sosial republik Indonesia […]

  • Seorang Advokat Madina Penuhi Panggilan Polisi Kasus Dugaan Penganiayaan

    Seorang Advokat Madina Penuhi Panggilan Polisi Kasus Dugaan Penganiayaan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang Advokat berinisial S dilaporkan ke Kepolisian atas dugaan tindak pidana penganiayaan pasca melakukan persidangan di Pengadilan Agama Panyabungan. Subur Siregar, S.H., selaku kuasa Hukum mengatakan kliennya Aspar Zulhandi telah melaporkan S yang merupakan seorang advokat atau pengacara pihak penggugat atau Istri Pelapor dalam perkara cerai gugat dan hak pasca perceraian. […]

  • Viral..! Orang Tua Siswa SDN 126 Gunungbaringin Curhat di Media Sosial Gegara Buku Pelajaran.Segini Dana Bos SD tersebut

    Viral..! Orang Tua Siswa SDN 126 Gunungbaringin Curhat di Media Sosial Gegara Buku Pelajaran.Segini Dana Bos SD tersebut

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Miris, Orang tua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 126 Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) curhat di platform sosial media Facebook sebab ada buku yang digunakan untuk kegiatan belajar telah diikat dengan tali plastik, rusak, lapuk, dan dijahit. “Assalamualaikum,terhusus untuk pihak SDN 126 Kelurahan Gunung Baringin,kecamatan panyabungan timur, […]

  • Coming Soon, Lembaga Sensor Film Daerah Sumut

    Coming Soon, Lembaga Sensor Film Daerah Sumut

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Sumatera Utara termasuk di antara 10 provinsi yang membutuhkan keberadaan Lembaga Sensor Film. Lembaga Sensor Film Daerah Sumatera Utara segera dibentuk setelah ditandanganinya MoU antara Pemprovsu dan Lembaga Sensor Film Nasional di Ruang Beringin Kantor Gubsu,  Jumat (3/10). Penandatanganan dilakukan Sekdaprovsu Nurdin Lubis mewakili Pemerintah Provinsi Sumut dan Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) […]

expand_less