Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

GPI Madina Dukung Peningkatan Status STAIN Madina Jadi Institut

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Islam (PD GPI) Kab Madina mendukung upaya Ketua STAIN Madina Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag untuk meningkatkan status sekolah tinggi tersebut menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

Demikian disampaikan Ketua PD GPI Kab Madina Al-Hasan Nasution, S.Pd melalui Ketua Bidang Keagamaan Samsul Hidayat Borotan, S.PdI kepada Mandailing Online, Jumat (2/9).

Samsul didampingi pengurus GPI, antara lain Dr. Melda Diana Nasution, S.Pd, Ainun Mardiyah Harahap, S.Pd, M.A, Abdul Wahab Dalimunthe, dan Faisal Rahmat, M.E, menyatakan program kerja yang dijalankan Dr. Sumper sejak dilantik telah menunjukkan hasil nyata.

Bahkan berdasarkan data yang dirilis Kemenag, pendaftar ke STAIN Madina merupakan pendaftar terbanyak di Indonesia dengan peningkatan yang sangat signifikan, yakni sebesar 85 persen.

Mantan pengurus PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) menerangkan, kerja nyata Ketua STAIN terbukti dengan adanya 20 Program studi dari berbagai disiplin ilmu diiringi akreditasi yang cukup menggembirakan.

“Masyarakat Madina yang religius sangat membutuhkan lembaga pendidikan tinggi untuk mengembangkan penghayatan agama secara baik sekaligus mengembangkan ilmu modern,” jelasnya.

“Ide tengah diperjuangkan oleh Ketua STAIN Madina mewujudkan IAIN Madina pada tahun 2024 harus diapresiasi dan didukung seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

GPI Madina juga mengapresiasi Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution yang telah menghibahkan lahan 4,2 Ha untuk pengembangan STAIN.

“Ini merupakan komitmen dan perhatian lebih para stakeholder kepada dunia kampus yang harus disambut dengan karya inovatif dan progresif untuk kemajuan STAIN Madina,” terangnya.

Maka dari itu, GPI Madina berharap dukungan tidak hanya datang dari unsur pemerintah dan Forkopimda melainkan juga dari seluruh elemen masyarakat.

“Kontribusi nyata dari seluruh elemen dengan porsi masing-masing dalam membantu peningkatan kualitas baik dari sisi SDM maupun output mutlak diperlukan untuk kemajuan kampus kebanggaan masyarakat Madina ini,” tutup Samsul.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Pengendara dihimbau berhati-hati bila melintas di Jalan Willem Iskander titik Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), pasalnya jalan protokol di titik ini ada lobang menunggu. Ahmad Husein , warga setempat kepada wartawan, Minggu (19/10/2014) manyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang ini sangat rawan kecelakaan sehingga masyarakat berinisiatif membuat tanda. Munculnya lobang […]

  • Pulang Hajian, Pedagang di Masjid Agung Ketiban Berkah 

    Pulang Hajian, Pedagang di Masjid Agung Ketiban Berkah 

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online : Ribuan orang sejak sore sampai malam ini padati pelataran Masjid Agung Nur’alannur Aek Godang Panyabungan. Mereka hendak menunggu keluarganya yang hari ini tiba dari tanah suci mekah melaksanakan haji. Memanfaatkan momen tersebut, para pedagang musiman pun bermunculan seolah kesempatan bagi mereka meraup rezeki di kedatangan jamaah haji kloter 3 asal Mandailing […]

  • Lynette Wehner: Alquran Seperti Ditulis Untukku

    Lynette Wehner: Alquran Seperti Ditulis Untukku

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisah Lynette Wehner memeluk Islam bermula ketika ia bekerja di sebuah sekolah Islam. Sikap profesionalnya itu menafikan kekhawatiran keluarganya. “Anda pasti akan menjadi Muslim,” ungkap Wehner, menirukan pandangan mertuanya, seperti dilansir onislam.net, Senin (25/11). Perkataan mertuannya itu memang membekas dipikirannya. Namun, ia tidak memungkiri memiliki sebuah kelas lebih penting ketimbang harus khawatir soal mertuannya. Sejak […]

  • Irigasi Batang Gadis Gagal Airi Sawah Sipolu-Polu

    Irigasi Batang Gadis Gagal Airi Sawah Sipolu-Polu

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saluran Irigasi Batang Gadis di kawasan Sipolu-Polu, Panyabungan, Mandailing Natal tak mampu mengairi sawah-sawah petani. “Tak ngerti lagi kami irigasi ini, kebanyakan sawah tak berair,” kata Sahat Nasution, petani setempat kepada Mandailing Online, Selasa (13/7/2021) lalu. Pantauan di lapangan, saluran irigasi ini dari titik depan hotel Sunan, volume airnya sangat sedikit. Kedalaman arus air hanya […]

  • Pilkada Simalungun, KPU Sumut Tunggu Instruksi Pusat

    Pilkada Simalungun, KPU Sumut Tunggu Instruksi Pusat

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN– KPU Provinsi Sumatera Utara masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat terkait langkah yang akan ditempuh pasca putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara yang membatalkan Surat Keputusan Pembatalan Calon Bupati/Wakil Bupati Simalungun JR Saragih-Amran Sinaga. Anggota KPU Sumut Benget Silitonga, Senin (28/12), menyebutkan, ada dua opsi yang bisa dilakukan KPU terkait putusan tersebut yakni […]

  • Sosok Amin Nasution di Mata Prof. Zulkarnain Lubis

    Sosok Amin Nasution di Mata Prof. Zulkarnain Lubis

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ketua LBH Al-Amin, HM Amin Nasution dinilai sebagai sosok yang memiliki visi kerakyatan. Itu diutarakan Prof. DR. Zulkarnain Lubis menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Kamis (18/7/2019). HM Amin Nasution,SH.MA dinilai sebagai seorang praktisi hukum yang telah banyak memberikan bantuan hukum kepada rakyat yang kurang mampu. “Jiwa sosialnya sangat tinggi,” […]

expand_less