Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Fahrizal: Poldasu Jangan Peti-eskan Kasus Kematian Warga Sibanggor di wilayah SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
  • print Cetak

Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasution (kanan)

 

MEDAN (Mandailing Online) – Polda Sumut diminta tidak mempeti-eskan penyelidikan kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor pada insiden kebocoran gas diduga H2S di wilayah kerja PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) pada 25 Januari 2021.

Pemberian tali asih oleh perusahaan kepada keluarga korban tidak akan serta merta menggugurkan potensi pidana.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution,SH dalam rapat membahas aktivitas dan proyek PT SMGP di Kabupaten Madina, yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (25/10/2022).

Rapat tersebut dihadiri pihak-pihak terkait, di antaranya dari Komisi D DPRD Sumut Benny Harianto Sihotang (ketua Komisi D), Fahrizal Efendi Nasution (Hanura), dan Abdul Rahim Siregar (PKS). Hadir juga Kajati Sumut Idianto, perwakilan Polda Sumut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina Khairul, Camat Puncak Sorik Marapi M. Ridwan, dan perwakilan PT SMGP.

“Mohon kasus itu jangan dipeti-eskan. Karena tali asih yang diberikan perusahaan kepada para keluarga korban tidak menghapuskan pidana,” tegas Fahrizal.

Menurut politisi Hanura ini, berbagai perdamaian seperti pemberian tali asih kepada keluarga korban hanya boleh dijadikan bahan pertimbangan oleh majelis hakim dalam persidangan untuk mengurangi hukuman kepada para pelaku tindak pidana, yang dalam hal ini terkait paparan gas diduga H2S di wilayah kerja PT SMGP.

Fahrizal menjelaskan, saat DPRD Sumut menggelar rapat dengan pendapat (RDP) dengan Polda Sumut terkait insiden 25 Januari 2021 di PT SMGP yang menyebabkan lima warga meninggal dan puluhan lainnya mengalami sakit, Wadir Reskrim Polda Sumut yang saat itu dijabat AKBP Patar Silalahi telah berkomitmen melalukan penyelidikan dan akan menetapkan tersangka.

Namun, saat itu pihak Polda Sumut masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dari Ditjen EBTKE Kementerian ESDM.

“Pihak Ditjen EBTKE sudah menyatakan penyebab lima korban meninggal di Desa Sibanggor akitab H2S atau zat-zat lainnya, pihak Polda Sumut berjanji akan ada tersangkanya,” kata legislator dari Dapil Sumut 7 ini.

Dalam rapat yang berlangsung di Lantai II Kantor Gubernur Sumut pada Selasa (25/10/2022) kemarin, Fahrizal kembali meminta Polda Sumut menepati janjinya untuk menetapkan tersangka atas insiden paparan gas diduga H2S yang terjadi pada 25 Januari 2021 di wilayah kerja PT SMGP.

“Tadi sudah dipublikasikan secara terang-terangan oleh tim investigasi melalui Roni Chandra Harahap, yang membenarkan bahwa jatuhnya korban pada insiden 25 Januari 2021 akibat H2S,” kata Fahrizal.

Penjelasan itu juga diperkuat dengan pernyataan Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) PT SMGP Terry Indra kepada rombongan Komisi D DPRD Sumut yang berkunjung ke lokasi PT SMGP pada 14 Oktober 2022. “Saat itu Pak Terry mengakui adanya paparan gas H2S,” ungkap Fahrizal.

Meski demikian, Fahrizal menegaskan pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan secara menyeluruh hasil investigasi berbagai insiden berulang di PT SMGP.

Editor: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Proses Belajar di SD N 132 Huta Tua Amburadul

    Guru dan Kepsek Jarang Masuk, Proses Belajar di SD N 132 Huta Tua Amburadul

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR -Mandailing Online: Tahun ajaran baru ini harusnya menjadi hari yang menyenangkan bagi siswa, karena sekolah kembali masuk setelah libur kenaikan kelas. Namun hal ini ternyata tidak berlaku bagi siswa SD 132 Huta Tua di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal. Proses belajar mengajar di sekolah itu amburadul, banyak tenaga pendidik tak masuk mengajar. Penelusuran […]

  • Tangani Stunting, Atika Bentuk Dua Tim

    Tangani Stunting, Atika Bentuk Dua Tim

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan pihaknya akan membentuk dua tim untuk menangani masalah stunting di Madina. Dua tim yang dibentuk akan bekerja dua arah, tetapi satu tujuan. “Dua arah satu tujuan itu, menyiapkan tim koreksi (data) dan tim penurunan stunting. Kemudian update, aksi kompetensi di […]

  • DCS Dapil 5 PAN Madina

    DCS Dapil 5 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PAN Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Cari Cara Menjerat PSK

    Cari Cara Menjerat PSK

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pihak kepolisian kesulitan menjerat pelanggan dan PSK yang melakukan prostitusi karena adanya celah hukum dalam KUHP. Karena itu, penyidik Polri berkoordinasi dengan jaksa untuk mencari cara menjerat PSK dan pelanggan. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan menjelaskan, sesuai KUHP pada pasal 506, yang bisa dijerat hukum hanyalah mucikari. PSK dan pelanggan tidak bisa […]

  • Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Padangsidempuan

    Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Padangsidempuan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Padangsidempuan – Warga kembali resah akibat langkanya gas elpiji isi 3 kilogram di tingkat pengecer. Tidak itu saja, harga gas 3 kilogram juga naik mencapai Rp 20 ribu per tabung di tingkat pengecer. "Tidak ada gas elpiji ditemukan di sejumlah lopo pengecer," kata seorang warga Tajuddin Nasution (56) kepada Medan Bisnis sambil menenteng tabung gas […]

  • Huzein Nasution Mundur Dari DPRD Madina

    Huzein Nasution Mundur Dari DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pergantian antar waktu (PAW) terjadi di tubuh DPRD Mandailing Natal (Madina) pada keanggotaan Partai Persatuan Pembangunan, Rabu (25/6/2013). H.Ahmad Huzein Nasution resmi melepaskan status keanggotaan legislatifnya dan menyerahkannya kepada rekan separtainya, Muhammad Irwansyah Lubis SH. Keduanya berasal dari Daerah Pemilihan Madina I. Pelakasanaan PAW sekaligus pelantikan itu melalui rapat paripurna khusus […]

expand_less