Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
  • print Cetak

Oleh: Vita Sari
Ibu Peduli Negeri

“Pemerintah ingin memposisikan Indonesia sebagai pelaku utama, sekaligus hak ekonomi syariah serta produsen pusat halal dunia,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Anugerah Adinata Syariah 2023 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di Jakarta, pada Jumat (26/05).

Selanjutnya, Bu Ani selaku Menteri Keuangan sekaligus Sekretaris dari KNEKS menyampaikan bahwa pemberian Anugerahan Adinata Syariah 2023 ini ditujukan kepada pemerintah provinsi yang memiliki kapabilitas di dalam memimpin dan mengembangkan serta menggerakkan potensi ekonomi dan keuangan syariah di daerahnya.

“Saya berharap pemberian penghargaan ini tidak hanya menjadi titik akhir dari upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi syariah, namun menjadi titik awal pemicu dan pemacu proses bagi semua pengembangan ekonomi syariah di daerah,” ungkap Menkeu.

Selain itu, Menkeu juga berharap bahwa pengembangan ekonomi ini juga dapat menitikberatkan kepada hal-hal substantif dan menghadirkan sebuah ekosistem perekonomian syariah yang bermakna kepada kemakmuran, keadilan, efisiensi, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Di samping itu, Menkeu menyebut bahwa implementasi aktivitas ekonomi dan keuangan syariah telah memberikan dampak positif yang tercermin dari naiknya total aset keuangan syariah, dimana Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam hal ini sebagai salah satu motor penggerak utama keuangan syariah. Namun, untuk merawat pencapaian ini dibutuhkan sinergi antar seluruh pelaku ekonomi, mulai dari stakeholder dan juga antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya dengan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah atau KDEKS yang diharapkan dapat berperan dalam memastikan ekonomi syariah dapat tumbuh dan bermanfaat bagi pengembangan ekonomi daerah.

Untuk itu, Kementerian Keuangan mendukung penuh pengembangan ekonomi syariah melalui kolaborasi dengan memanfaatkan jaringan dari seluruh kantor perwakilan Kementerian Keuangan di Indonesia untuk mengembangkan perekonomian berbasis syariah tersebut.

Selain itu, pemerintah juga terus memberikan dukungan bagi industri makanan, minuman, fashion, farmasi, dan kosmetik, serta pariwisata dan media. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk fasilitas sertifikasi halal dan kemudahan ekspor bagi UMKM industri halal, serta dukungan dari sisi perpajakan dan pembiayaan.

“Ekonomi termasuk ekonomi syariah tidak akan mungkin bisa berkembang maju tanpa pendalaman ekonomi dan keuangan syariah. Oleh karena itu terus dilakukannya inovasi kreativitas dan pendalaman dari sisi likuiditas,” Pungkas Menteri Keuangan.

Kenapa harus ada Label “Syariah”?

Ekonomi syariah diambil karena ada sisi kemanfaatannya. Seolah olah negara sudah insyaf dengan menerapkan sistem ekonomi syariah. Hal ini menguatkan wajah sekular kapitalisme negeri ini dengan mengkotak-kotakan label syariah. Sementara Islam Kaffah dianggap tidak layak diterapkan di negeri ini bahkan dianggap membahayakan. Ajaran Islam yang berkaitan dengan metode penerapan pemikiran Islam semisal dakwah, jihad diabaikan.

Dalam Islam, semua persepsi terhadap pemenuhan kebutuhan tegaknya di atas Syariah Islam yang bersumber dari akidah. Dengan kata lain keterikatan dengan syariah merupakan landasan perspeksional dalam sebuah kegiatan ekonomi masyarakat, baik kegiatan produksi distribusi maupun konsumsi. Syariah merupakan asas yang dijadikan landasan masyarakat untuk mempersepsi pemenuhan terhadap keutuhan kebutuhan-kebutuhan yang selanjutnya dijadikan asas untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

Problem ekonomi adalah distribusi harta dan jasa pada seluruh individu rakyat, serta bagaimana memampukan rakyat dalam memanfaatkan barang dan jasa dengan cara memberi kesanggupan mereka untuk mendapatkan dan mengusahakan keduanya. Dengan kata lain problem ekonomi adalah distribusi bukan produksi.

Ditambah parah dengan berlepas-tangannya negara terhadap kebutuhan rakyat. Sehingga ekonomi kapitalislah yang masih tetap bercokol di negeri ini meski sebagian diterapkan ekonomi syariah. Karena tidak dicabut dari akarnya, maka proses tambal sulam yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalah ekonomi tidak kunjung selesai bahkan semakin parah.

Mempertahankan pengaruh kapitalis sama artinya dengan melanggengkan penderitaan dan kesengsaraan manusia. Sebaliknya, menjauhi sistem buruk ini merupakan tindakan yang akan menyelamatkan kehidupan umat manusia. Hanya dengan penerapan Islam Kaffah akan menyelesaikan problem dunia dan akan menjadi rahmat seluruh alam.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina dan PLN Bahas Kebutuhan Gardu Induk di Pantai Barat

    Madina dan PLN Bahas Kebutuhan Gardu Induk di Pantai Barat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Upaya percepatan pemasangan gardu induk di Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Sumut menjadi pembahasan di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Pertemuan antara Bupati Madina Saipullah Nasution dengan Executive Vice Presiden PLN Distribusi Sumatera-Kalimantan Saleh Siswanto itu membahas beberapa poin lainnya. Yakni upaya elektrifikasi desa-desa di Madina yang masih belum terjangkau PLN dan […]

  • Perdagangan Orang Jadi Potret Buram, Aturan TPPO Mandul

    Perdagangan Orang Jadi Potret Buram, Aturan TPPO Mandul

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Saridah Aktivis Muslimah Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi menyebutkan ada 11 warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan disekap di Myanmar. Ketua SBMI Sukabumi Jejen Nurjanah sebagaimana dilansir Antara edisi Rabu 11/9/024 di Sukabumi, awalnya mereka dijanjikan bekerja jadi tenaga admin/administrasi atau pelayan investasi berbentuk mata […]

  • Usai Libur Tahun Baru, Separuh Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna

    Usai Libur Tahun Baru, Separuh Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Tahun baru tidak selalu diikuti dengan kebiasan baru, setidaknya bagi anggota DPR. Buktinya dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang 2010-2011 tetap sepi peserta sehingga jadwal pembukaannya molor lebih dari satu jam hanya untuk menunggu kuorum. Rapat paripurna yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, Senin (10/1) baru dimulai sekitar satu setengah jam kemudian. Rapat dipimpin […]

  • As Imran Khaitamy: Seyogianya Pimpinan Menskors Rapat Sejak Awal

    As Imran Khaitamy: Seyogianya Pimpinan Menskors Rapat Sejak Awal

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mantan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy menilai seharusnya pimpinan sidang paripurna Ranperda RPJMD yang batal terlaksana karena tidak kuorum menskors rapat sejak awal atau pada kesempatan pertama. Hal itu ia sampaikan ketika diminta keterangan terkait kejadian tak biasa di ruang sidang paripurna DPRD, Rabu (9/2). “Seyogianya, pimpinan menskors […]

  • Terbaring Sakit, Nur Hikmah Tetap Ikuti UN

    Terbaring Sakit, Nur Hikmah Tetap Ikuti UN

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sakit keras dan terbaring lemah memakai infus tak menyurutkan terkad Nur Hikmah Pulungan (18) mengikuti Ujian Nasional (UN). Siswi SMP Negeri I Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu dalam kondisi terbaring lemah di ruang kelasnya tetap mengisi lembar jawaban dibantu sang kakak, Selasa (23/4/2013). Dia tak mampu menulis, sehingga jawaban […]

  • Kemunculan Harimau, Warga Tambangan Diminta Tenang

    Kemunculan Harimau, Warga Tambangan Diminta Tenang

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Berdasar pemeriksaan terhadap jejak telapak kaki harimau di Kecamatan Tambangan, jejak itu belum dapat dipastikan jejak harimau atau bukan. Oleh karenanya, Kepala Seksi Wilayah II TNBG Laru Kotanopan, Manaf menghimbau kepada warga desa-desa di Kecamatan Tambangan untuk tidak panik dan tetap tenang serta waspada juga tetap beraktifitas seperti semula. Itu dikakatakan […]

expand_less