Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Maksimalkan Peran Pemuda dalam Perubahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
  • print Cetak

Oleh: Siti Hadijah, S.Pdi
Pengamat Kebijakan Publik

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan sosialisasi mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya kepada generasi muda melalui acara ‘Nusantara Goes  to Campus’ di Gedung Auditorium Universitas Mulawarman, pada Senin (07/08/2023), Poskaltim.id.

Nusantara Goes to Campus merupakan rangkaian acara yang dilakukan oleh OIKN untuk memberikan pemahaman terkait pembangunan dan konsep IKN kepada generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai generasi emas Indonesia tahun 2045.

Kepala OIKN Bambang Susantono berharap acara ini mampu menyiapkan mahasiswa sebagai agent of change yang akan menjadi penerus IKN nantinya.

Kuntum khoiru ummatin ukhrijat linnasi takmuruna bill maru’uf watan hàuna anil munkar wa tuminnuna biilah (kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh umat manusia. Menyeru pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran dan beriman kepada Allah).

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan perkataan yang orator, “beri aku seribu orang tua, niscaya akan dicabut semeru dari akarnya. Dan beri aku 10 pemuda, niscaya aku akan guncangan dunia”.

Ungkapan yang powerful dari Bung Karno terkait peran pemuda tak berlebihan kiranya jika pemuda saat ini dijadikan harapan utama sebagai agent of change. Kondisi carut marut multidimensi peradaban global menuntut adanya para pelaku perubahan sistem, namun sangat di sayangkan potensi pemuda dalam pengaruh kapitalisme sekuler saat ini hanya difokuskan pada pemulihan dalam aspek ekonomi.

Pemuda hanya difokuskan pada sektor usaha dan teknologi yang justru akan menandulkan daya kritis mereka terhadap kondisi umat yang sesungguhnya, hal ini pembajakan intelektualisme pemuda yang seharusnya memberikan solusi-solusi pada masalah global dan ini juga hanya akan semakin memupuk sifat individualisme di kalangan pemuda dengan berfokus hanya pada pencapaian-pencapaian materi yang bersifat individu.

Oleh karenanya menambah sosok pemuda sebagai agent of change tentu harus memiliki modal penting yang harus diperhatikan.

Yang pertama:  Modal ideologi. Ideologi yang dimaksud tentunya ideologi Islam, berbeda dengan ideologi kapitalisme maupun sosialis atau komunis .

Islam dibangun berlandaskan akidah yang menjelaskan bahwa di balik alam semesta, manusia dan kehidupan terdapat Pencipta, yang menciptakan ketiganya serta segala sesuatu yang menyertainya, Dialah Allah.

Oleh karena itu Ideologi ini akan terkoneksi dengan aturannya berupa hukum syariah, baik itu dari al quran maupun as sunnah. Yang mengontrol kehendak manusia adalah syariah bukan kesukaannya.

Ideologi Islam yang sempurna dan paripurna ini menjadi modal besar, menjadi modal utama bagi pemuda yang ingin menjalankan perannya sebagai agent of change. Ideologi yang terbukti telah membawa keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran manusia lebih dari 13 abad dalam Khilafah Islamiyah.

Yang ke dua: Adanya roadmap dan masterplan yang jelas dan komprehensif. Masterplan memungkinkan para pemuda memiliki gambaran yang jelas mengenai desain sistem yang akan dibangun sebagai sistem pengganti sistem rusak saat ini, sedangkan footmate thariqah atau metode, ini sesuatu yang diperlukan untuk mewujudkan masterplàn tadi. Roadmap ini harus mengacu pada Manhàj dakwah Nabi SAW, yang telah terbukti mampu mengantarkan umat pada perubahan hakiki.

Yang ketiga: Komunitas atau jamaah.
Sangat diperlukan adanya komunitas atau jamaah atau kelompok yang memperjuangkan perubahan tersebut secara terus menerus dan konsisten.

Hal ini sebagai konsekuensi logis karena perubahan yang sistemik, perubahan global tidak mungkin dilakukan secara individual tetapi membutuhkan adanya komunitas global.

Diharapkan pemuda Muslim mampu mereposisi dan kemudian merealisasi perannya sebagai agent of change dengan menjadikan  ideologi Islam sebagai dasar mengkaji master plan dan roadmap yang telah dicontohkan oleh Rasul SAW sebagai agent of change yang telah terbukti mampu mengubah peradaban yang gelap gulita menuju peradaban yang terang benderang.

Wallahualam bii showab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Pemkab Madina Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran kelurahan Kotasiantar, Jum’at (26/12/2019). Bantuan dalam bentuk uang senilai 80 juta Rupiah itu diserahkan Sekda Madina, Gozali Pulungan didampingi Wakil Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution dan anggota DPRD Madina, Sobir Lubis dari Dapil Madina 1. Perwakilan keluarga korban […]

  • Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

    Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejadian berulang terlepasnya gas beracun milik PT SMGP sehingga menyebabkan warga di sekitar WKP jadi korban adalah bukti perusahaan panas bumi itu tidak peduli dengan kehidupan masyarakat. Hal itu disampaikan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Arsidin Batubara menanggapi adanya lebih dari 50 orang terpapar gas beracun yang […]

  • Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    Pemkab Madina Dihimbau Sediakan Bibit Tanaman Tumpang sari Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dihimbau menyediakan bibit tanaman tumpang sari diantara tanaman karet, agar petani karet keluar dari kemiskinan. “Tanaman tumpang sari diantara tanaman karet menjadi solusi agar rakyat Madina yang mayoritas penyadap karet keluar dari kemiskinan akibat harga karet yang senantiasa anjlok,” kata pamerhati perkebunan, Anwar Sadat di Panyabungan, Kamis (22/9). Dikatakannya, […]

  • Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

    Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Ternyata Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak hanya dibuat untuk Bimtek Kepala Desa Saja. Tahap ke III Pencairan dana desa tahun 2023 ini juga dialokasikan anggaran untuk Bimtek BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ). Anggarannya mencapai Rp.4000.000/ desa nya. Di Kecamatan Siabu sendiri ada 26 Desa. […]

  • 4 Sekdes Bimtek di Medan

    4 Sekdes Bimtek di Medan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK-Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi tugas Pokok dan Fungsi sekretaris desa (sekdes), empat sekdes diberangkatkan selama tiga hari (28-30/9) mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Citra Medan. Keempat sekdes tersebut yakni, Sekdes Portibi Julu (Maratimbul Harahap), Sekdes Siunggam Julu (Irdan Daulay), Sekdes Saba Sitahul-tahul (Endar Muda) dan Sekdes Hambiri (Mara Ganti Harahap). Hal tersebut diungkapkan, […]

  • Pemberi Suap Bupati Mandailing Natal Dituntut 4 Tahun Penjara

    Pemberi Suap Bupati Mandailing Natal Dituntut 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan, terdakwa pemberi suap senilai Rp 1 miliar terhadap Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara, dituntut 4 tahun penjara. Terdakwa juga dituntut membayar denda sebesar Rp 200 juta. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Supardi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan […]

expand_less