Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Persahabatan dan Kepentingan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • print Cetak

Cerpen

Karya: Rina Youlida Nurdina

Mentari mulai condong ke arah barat, udara yang tadi terasa terik kini mulai  lebih sejuk. Suara riuh di jalan raya  dari banyaknya kendaraan yang ditandai dengan suara bising klakson kendaraan yang saling bersahutan menandakan sudah waktunya orang-orang harus kembali ke rumahnya masing-masing setelah sibuk beraktifitas seharian.

Ayah menoleh ke arah pintu. Benar saja, Merry baru  pulang bekerja. Ayah yang sedari tadi duduk di depan TV bersantai menikmati sore hari menyambut kedatangan putri kesayangannya itu.

Merry yang bekerja di kantor kecamatan  adalah gadis yang sangat ceria. Di kantor ia bergaul dan memiliki banyak teman serta beberapa teman dekat yang sudah seperti saudara yang apapun tentang pribadi masing-masing sudah saling mengetahui dan memahami.

Namun, kali ini ayah sangat heran melihat putrinya pulang tidak ceria seperti biasanya.

“Merry, mengapa ayah lihat kamu berbeda hari ini sayang? Wajahmu terlihat kusut seperti kain yang belum disetrika. Dimana wajah ceria dan manis gadis ayah? Apa kamu kelelahan karena banyak tugas kantor?” tanya ayah pada Merry.

Merry tidak langsung menjawab. Ia membuka kedua sepatu heels-nya dan menggeser ke arah dalam kolong meja kayu, meletakkan tas ransel coklat berbahan canvas yang berisi laptop dan perlengkapan kerja lainnya di atas sofa sambil merebahkan punggungnya disandaran sofa itu.

Menghela nafas panjang ia mulai menjawab pertanyaan ayahnya.

“Ayah, hari ini aku kesal sekali. Aku kesal dengan semua teman-temanku, padahal aku nggak tahu kesalahanku itu di mana.”

Ayah yang sangat pengertian dengan putrinya ini mengambil remote yang  ada di sampingnya dan mematikan televisi. Sedari tadi ayah asyik menonton film SpongeBob yang bisanya menjadi tontonan oleh anak-anak. Ayah mendekati Merry  dan mulai mengajak Merry untuk bercerita.

“Emang kamu kenapa di kantor? Ada masalah apa ? Ayo cerita sama ayah supaya hatimu lebih lega. Setelah itu kamu bersihkan dirimu dan beristirahatlah supaya besok kamu bisa bekerja dengan baik dan bersemangat lagi. Mana tahu jika kamu cerita ke ayah nanti kita bisa dapat solusi,” kata ayah dengan bijak.

“Ayah tahu kan kalau aku punya teman-teman yang sangat dekat? Aku sangat menyayangi mereka dan sudah menganggap seperti keluarga  sendiri. Kemanapun aku pergi dan apapun yang aku kerjakan pasti mengikutsertakan mereka dalam berbagi tugas dan hasil. Aku merasa dengan kami bekerja bersama-sama semua terasa mudah dan   menyenangkan walau terkadang pekerjaan itu cukup sulit,” jawab Merry.

“Lantas apa masalahnya?” tanya ayah makin penasaran.

“Masalahnya sebenarnya sangat sepele, Yah. Tadi tanpa sengaja aku mendengar pembicaraan teman-temanku di ruangan. Mereka tidak tahu jika aku ada di balik pintu  ruangan karena baru saja sampai dari kantor kelurahan. Aku sangat kesal karena mereka berencana pergi memanen durian di kebun salah satu rekan kerja kami tanpa mengajak aku turut serta dengan mereka. Kecewa rasanya, Yah.”

Ayah pun menggeser duduknya lebih dekat kepada Merry dan menepuk pundak putri kesayangannya itu.

“Merry sayangku, ayah baru saja loh menonton film SpongeBob kesukaan keponakanmu. Mungkin kesannya lucu ayah masih menonton film kartun seperti itu. Tapi ada banyak sekali pelajaran dan mungkin itu juga bisa jadi pelajaran buat kita di dalam hidup ini. Persahabatan, pertemanan, besti-besti-an, apapun itu namanya, semuanya berhubungan dengan kepentingan. Tidak ada hubungan yang tidak didasari kepentingan apapun jenis hubungannya. Dari film Spongebob tadi ayah melihat cerita yang sangat lucu di mana Squidward yang sangat kecewa pada Tuan Krab karena tidak pernah mendapat pertambahan gaji dan bonus kerja. Ia berusaha untuk mengajak Spongebob untuk mogok kerja jika gaji tidak dinaikkan. Spongebob yang polos merasa bahwa Squidward adalah sahabat baiknya dan telah  lama bekerja bersama-sama di toko Krabby Patty milik Tuan Krab tidak akan mau menjerumuskannya sehingga ia mau saja diminta oleh Squidward untuk mogok kerja sesuai keinginan Squidward. Namun apakah yang terjadi? Apakah SpongeBob mendapatkan apa yang ia harapkan sesuai dengan apa yang Squidward sampaikan bahwasanya nanti mereka akan diberikan upah yang lebih besar lagi oleh Tuan Krab? Tidak, yang terjadi justru Tuan Krab  memberhentikan SpongeBob bekerja dari toko Krabby Patty nya karena dianggap tidak loyal lagi pada pimpinan. Sedangkan Squidword masih tetap bekerja seperti biasanya. Squidword yang licik sengaja melakukan itu agar spongebob berhenti bekerja. Sementara tokoh yang paling berjasa dalam suksesnya toko Krabby Patty itu adalah Spongbob. Karena terlalu percaya kepada sahabat akhirnya SpongeBob hancur sendirian. Nah, dalam hubungan pertemanan juga seperti itu, orang-orang yang kita anggap sebagai orang baik yang kita percaya dan sayangi, terkadang merekalah yang  membuat sedih dan kecewa. Jadi belajarlah dari kisah SpongeBob itu. Jadilah perempuan yang lebih kuat dalam mengarungi kehidupan. Majulah tanpa harus menjatuhkan orang lain dan biarkan orang berbuat buruk karena suatu saat keburukan itu juga akan kembali kepada orang yang melakukannya,” ayah berkisah dengan sempurna.

Merry yang sedari tadi dengan cermat mendengar cerita ayah mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti tentang apa yang baru saja disampaikan oleh ayah. Ia pun memeluk ayahnya dan mengucapkan terima kasih.

“Ayah sekarang aku sudah mengerti dan aku tidak akan sedih lagi karena aku sudah tahu bahwa begitulah dinamika dunia kerja dan dunia pertemanan. Terima kasih, Ayah. Sekarang aku pergi mandi dulu ya, Yah,” kata Merry sambil beranjak berdiri meninggalkan ayahnya. Ayah pun tersenyum melihat putri cantiknya berlalu dari hadapannya.

Rina Youlida Nurdina adalah guru di SMP Negeri 6 Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut.
Anggota Forum Komunikasi Pendidikan (FKP) Madina.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biografi Willem Iskander: Syarat Kunci Pengusulan Pahlawan Nasional?

    Biografi Willem Iskander: Syarat Kunci Pengusulan Pahlawan Nasional?

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ole: Muhammad Ludfan Nasution Anggota Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional   Ada satu pertanyaan yang jarang muncul dalam diskusi tentang Willem Iskander. Padahal pertanyaan ini mungkin lebih penting daripada seminar, webinar, bahkan rekomendasi politik. Pertanyaannya sederhana: Sudahkah kita memiliki biografi Willem Iskander yang cukup kuat untuk mengantarkannya menjadi Pahlawan Nasional? Banyak orang mungkin […]

  • PNPM – LMP Dipertanyakan

    PNPM – LMP Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Proyek PNPM – LMP Di beberapa Desa Dikecamatan Natal dan Kecamatan Muara Batang Gadis dipertanyakan. Hal ini Pnpm dari anggaran tahun 2010 dikecamatan ini masih banyak yang belum selesai dikerjakan belum lagi pengerjaannya yang asal-asalan.(MPOL)

  • Jafar, Siaswa SMK Negeri 2 Panyabungan Juara I LKS Tingkat Sumut

    Jafar, Siaswa SMK Negeri 2 Panyabungan Juara I LKS Tingkat Sumut

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan putra Mandailing Natal (Madina). Kali ini, Jakfar kelas XI TKK SMK Negeri 2 Panyabungan meraih juara I Lomba Kompetensi Siwa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dalam catatan Kabupaten Mandailing Natal, baru baru kali ini pelajar dari Madina meraih juara I pada ajang tersebut. “Alhamdulilah Ananda Jakfar yang […]

  • Strategi Pendidikan Islam, Jamin Kualitas Generasi

    Strategi Pendidikan Islam, Jamin Kualitas Generasi

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Pengamat Kebijakan Publik Dalam kegiatan Forum Pemangku Kepentingan Daerah (FPKD) oleh Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Samarinda dibahas satu program. Program tersebut merupakan Penggerak Sekolah Provinsi Kaltim yang bertajuk “Membangun Komitmen Bersama Meningkatkan Mutu Pendidikan”.(https://kaltim.akurasi.id/news/peningkatan-mutu-pendidikan-melalui-sekolah-penggerak-kaltim/) Bongkar Pasang […]

  • PKBM Serang Banten Nyatakan Saipul Nasution Kades Rao Rao Lombang Miliki Ijazah Sah dan Bukan Palsu

    PKBM Serang Banten Nyatakan Saipul Nasution Kades Rao Rao Lombang Miliki Ijazah Sah dan Bukan Palsu

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: PKBM ( Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Dinas Pendidikan Serang Banten, Provinsi Banten menyatakan, Saipul Nasution Kepala Desa Rao Rao Lombang adalah siswa PKBM lingkungan Dinas Pendidikan Serang Banten pada tahun 2020 dan dinyatakan lulus. Hal ini dikatakan Siska Admin Dinas Pendidikan Serang Banten pada redaksi Mandailing Online mengklarifikasi pemberitaan dugaan Ijazah Palsu […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sepekan lamanya setelah kejadian, akhirnya Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution datang juga menjeguk korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Bupati dan Ketua DPRD Madina Hj. Leli Hj. Leli Hartati Butar-butar serta rombongan PKK datang ke desa itu, Selasa (9/6). Dalam kesempatan itu, bupati meminta agar pembangunan […]

expand_less