Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Persahabatan dan Kepentingan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • print Cetak

Cerpen

Karya: Rina Youlida Nurdina

Mentari mulai condong ke arah barat, udara yang tadi terasa terik kini mulai  lebih sejuk. Suara riuh di jalan raya  dari banyaknya kendaraan yang ditandai dengan suara bising klakson kendaraan yang saling bersahutan menandakan sudah waktunya orang-orang harus kembali ke rumahnya masing-masing setelah sibuk beraktifitas seharian.

Ayah menoleh ke arah pintu. Benar saja, Merry baru  pulang bekerja. Ayah yang sedari tadi duduk di depan TV bersantai menikmati sore hari menyambut kedatangan putri kesayangannya itu.

Merry yang bekerja di kantor kecamatan  adalah gadis yang sangat ceria. Di kantor ia bergaul dan memiliki banyak teman serta beberapa teman dekat yang sudah seperti saudara yang apapun tentang pribadi masing-masing sudah saling mengetahui dan memahami.

Namun, kali ini ayah sangat heran melihat putrinya pulang tidak ceria seperti biasanya.

“Merry, mengapa ayah lihat kamu berbeda hari ini sayang? Wajahmu terlihat kusut seperti kain yang belum disetrika. Dimana wajah ceria dan manis gadis ayah? Apa kamu kelelahan karena banyak tugas kantor?” tanya ayah pada Merry.

Merry tidak langsung menjawab. Ia membuka kedua sepatu heels-nya dan menggeser ke arah dalam kolong meja kayu, meletakkan tas ransel coklat berbahan canvas yang berisi laptop dan perlengkapan kerja lainnya di atas sofa sambil merebahkan punggungnya disandaran sofa itu.

Menghela nafas panjang ia mulai menjawab pertanyaan ayahnya.

“Ayah, hari ini aku kesal sekali. Aku kesal dengan semua teman-temanku, padahal aku nggak tahu kesalahanku itu di mana.”

Ayah yang sangat pengertian dengan putrinya ini mengambil remote yang  ada di sampingnya dan mematikan televisi. Sedari tadi ayah asyik menonton film SpongeBob yang bisanya menjadi tontonan oleh anak-anak. Ayah mendekati Merry  dan mulai mengajak Merry untuk bercerita.

“Emang kamu kenapa di kantor? Ada masalah apa ? Ayo cerita sama ayah supaya hatimu lebih lega. Setelah itu kamu bersihkan dirimu dan beristirahatlah supaya besok kamu bisa bekerja dengan baik dan bersemangat lagi. Mana tahu jika kamu cerita ke ayah nanti kita bisa dapat solusi,” kata ayah dengan bijak.

“Ayah tahu kan kalau aku punya teman-teman yang sangat dekat? Aku sangat menyayangi mereka dan sudah menganggap seperti keluarga  sendiri. Kemanapun aku pergi dan apapun yang aku kerjakan pasti mengikutsertakan mereka dalam berbagi tugas dan hasil. Aku merasa dengan kami bekerja bersama-sama semua terasa mudah dan   menyenangkan walau terkadang pekerjaan itu cukup sulit,” jawab Merry.

“Lantas apa masalahnya?” tanya ayah makin penasaran.

“Masalahnya sebenarnya sangat sepele, Yah. Tadi tanpa sengaja aku mendengar pembicaraan teman-temanku di ruangan. Mereka tidak tahu jika aku ada di balik pintu  ruangan karena baru saja sampai dari kantor kelurahan. Aku sangat kesal karena mereka berencana pergi memanen durian di kebun salah satu rekan kerja kami tanpa mengajak aku turut serta dengan mereka. Kecewa rasanya, Yah.”

Ayah pun menggeser duduknya lebih dekat kepada Merry dan menepuk pundak putri kesayangannya itu.

“Merry sayangku, ayah baru saja loh menonton film SpongeBob kesukaan keponakanmu. Mungkin kesannya lucu ayah masih menonton film kartun seperti itu. Tapi ada banyak sekali pelajaran dan mungkin itu juga bisa jadi pelajaran buat kita di dalam hidup ini. Persahabatan, pertemanan, besti-besti-an, apapun itu namanya, semuanya berhubungan dengan kepentingan. Tidak ada hubungan yang tidak didasari kepentingan apapun jenis hubungannya. Dari film Spongebob tadi ayah melihat cerita yang sangat lucu di mana Squidward yang sangat kecewa pada Tuan Krab karena tidak pernah mendapat pertambahan gaji dan bonus kerja. Ia berusaha untuk mengajak Spongebob untuk mogok kerja jika gaji tidak dinaikkan. Spongebob yang polos merasa bahwa Squidward adalah sahabat baiknya dan telah  lama bekerja bersama-sama di toko Krabby Patty milik Tuan Krab tidak akan mau menjerumuskannya sehingga ia mau saja diminta oleh Squidward untuk mogok kerja sesuai keinginan Squidward. Namun apakah yang terjadi? Apakah SpongeBob mendapatkan apa yang ia harapkan sesuai dengan apa yang Squidward sampaikan bahwasanya nanti mereka akan diberikan upah yang lebih besar lagi oleh Tuan Krab? Tidak, yang terjadi justru Tuan Krab  memberhentikan SpongeBob bekerja dari toko Krabby Patty nya karena dianggap tidak loyal lagi pada pimpinan. Sedangkan Squidword masih tetap bekerja seperti biasanya. Squidword yang licik sengaja melakukan itu agar spongebob berhenti bekerja. Sementara tokoh yang paling berjasa dalam suksesnya toko Krabby Patty itu adalah Spongbob. Karena terlalu percaya kepada sahabat akhirnya SpongeBob hancur sendirian. Nah, dalam hubungan pertemanan juga seperti itu, orang-orang yang kita anggap sebagai orang baik yang kita percaya dan sayangi, terkadang merekalah yang  membuat sedih dan kecewa. Jadi belajarlah dari kisah SpongeBob itu. Jadilah perempuan yang lebih kuat dalam mengarungi kehidupan. Majulah tanpa harus menjatuhkan orang lain dan biarkan orang berbuat buruk karena suatu saat keburukan itu juga akan kembali kepada orang yang melakukannya,” ayah berkisah dengan sempurna.

Merry yang sedari tadi dengan cermat mendengar cerita ayah mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti tentang apa yang baru saja disampaikan oleh ayah. Ia pun memeluk ayahnya dan mengucapkan terima kasih.

“Ayah sekarang aku sudah mengerti dan aku tidak akan sedih lagi karena aku sudah tahu bahwa begitulah dinamika dunia kerja dan dunia pertemanan. Terima kasih, Ayah. Sekarang aku pergi mandi dulu ya, Yah,” kata Merry sambil beranjak berdiri meninggalkan ayahnya. Ayah pun tersenyum melihat putri cantiknya berlalu dari hadapannya.

Rina Youlida Nurdina adalah guru di SMP Negeri 6 Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut.
Anggota Forum Komunikasi Pendidikan (FKP) Madina.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Evaluasi ETPD

    Pemkab Madina Evaluasi ETPD

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mandailing Natal menggelar rapat evaluasi Roadmap dan Rencana Aksi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)  di Aula Bupati, Jum’at (5/10/2024) Rapat yang dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Andri Darmawan, dan Asisten Pemerintahan, Drs. Sahnan Pasaribu, ini bertujuan untuk meningkatkan capaian Indeks Kematangan Transaksi Pemerintah Daerah (IKTPD). […]

  • Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Meski saat ini banyak bermunculan berbagai jenis makanan ringan namun alame atau dodol dari Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tetap bertahan. Ini dibuktikan masih eksisnya pengrajin yang berada di Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan. Alame yang terbuat dari bahan baku tepung ketan, gula merah dan santan ini memiliki cita rasa tersendiri yang dijadikan oleh-oleh […]

  • Bupati Madina Terbitkan SK Pagu Raskin

    Bupati Madina Terbitkan SK Pagu Raskin

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Harga Rp.1.600/kg di titik kecamatan Panyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menerbitkan surat keputusan tentang pagu beras mkiskin (raskin) untuk medio Januari hingga Mei. Jumlah keluarga miskin per kecamatan ditarget 35.548 rumah tangga. Di dalam SK tersebut, setiap penerima raskin akan mendapat jatah 15 Kg per kepala keluarga selama 5 kali penyaluran […]

  • Keluarga Korban Akan Tuntut PT.SMGP

    Keluarga Korban Akan Tuntut PT.SMGP

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBANGGOR (Mandailing Online) – Dua keluarga korban akan menuntut pihak PT.SMGP terkait tewasnya dua remaja di kolam pengeboran panas bumi Desa Sibanggor Jae. Usai masa berkabung, pihak keluarga bersama masyarakat Sibanggor Jae akan bermusyawarah menetapkan sikap. Kedua keluarga itu adalah keluarga almarhum Irsanul Mahya (15) dan almarhum Muhammad Musawi (15) yang tewas tengggelam di kolam […]

  • Polisi Harus Arif Terkait Kasus Maga

    Polisi Harus Arif Terkait Kasus Maga

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) dihimbau bertindak profesional dalam kasus Maga. Jangan sampai yang tidak bersalah menjadi tersangka. Jangan menguntungkan pihak tertentu. “Kerusuhan sosial pada hari Selasa 20 Januari 2015 yang lalu adalah suatu sikap spontanitas masyarakat karena tokoh pergerakan mereka diancam bunuh oleh korban Ispara Sakti Nasution Adek dan kawan-kawannya, tidak […]

  • Bantu Pemenangan Harun-Ichwan, DPD Gerindra Sumut Jangka Dekat Turun ke Madina

    Bantu Pemenangan Harun-Ichwan, DPD Gerindra Sumut Jangka Dekat Turun ke Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online ): Semakin dekatnya hari pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), DPD Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra ) Sumut jangka dekat akan turun ke Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dalam rangka pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution […]

expand_less