Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Bentrok, Anggota OKP Kena Tikam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak

8 Luka-luka, 3 Kritis

BINJAI-
Bentrok dua kubu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang sama terjadi di Kota Binjai, Minggu (3/4) sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat kejadian ini, delapan orang luka-luka dan tiga diantaranya kritis. Dari delapan orang yang luka-luka, lima diantaranya kelompok OKP yang diserang yakni, Usman, Syamsul, Joni, Martin Bangun, dan Syahrijal.
Sementara, tiga orang luka-luka dari kelompok lainnya yang juga menggunakan seragam OKP diantaranya Julianta.
Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, kejadian itu berawal saat, salah satu kelompok yang saat itu mengadakan Musyawarah Cabang yang ke IX, di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Binjai Kota , ingin menjemput teman-temannya yang ada di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Selatan.

Dengan menggunakan mobil pick up warna hitam BK 8005 PH, sepeda motor mio warna hitam BK 6307 SY dan becak bermotor (betor), rombongan ini pun tiba di lokasi tempat dimana menjemput teman-temannya. Sehingga, dari angkutan yang dibawa, mereka seluruhnya berjumlah 15 orang.

Selanjutnya mereka bergegas kembali ke Pendopo Umar Baki, guna mengikuti jalannya Muscab yang ke IX. Namun, di tengah perjalanan, rombongan pemuda ini bertemu dengan sekelompok pemuda yang menggunakan dua angkot dan satu mobil Taf.

Sebelum terjadi keributan, rombongan yang ingin menuju ke Pendopo Umar Baki tadi, mengira sekelompok pemuda yang menggunakan dua unit angkot dan satu unit mobil Taf t itu adalah teman mereka.

Sebab, mereka juga menggunakan seragam yang sama. Bahkan, lengkap sampai ke sepatunya. Namun, secara tiba-tiba, dua unit mobil angkot tersebut menabrak salah seorang anggota mereka yang menggunakan sepeda motor.
Setelah adanya tabrakan itu, romobongan yang berjumlah 15 orang ini akhirnya bentrok dengan rombongan pemuda yang juga menggunakan seragam yang sama dengan jumlah sekitar 70-an orang. Sehingga, lima orang dari kubu yang diserang terluka dan tiga dari kubu lainnya juga dikabarkan terluka.

Setelah bentrok usai, korban luka-luka langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Kota Binjai. Seperti Joni (37) sempat dirawat di RSU dr Djoelham Binjai. Namun, karena luka di bagian tangan kanan dan kepalanya cukup parah dan ia sempat kritis, akhirnya ia dilarikan ke RSU Adam Malik Medan.

Selain Joni, dua korban kritis lainnya yakni, Martin Bangun (41), sebelumnya dirawat di RS Artha Medica, dan akhirnya dilarikan ke RS Adam Malik, disebabkan luka tikam di bagian belakangnya, dan Syahrijal (23), mengalami luka tikaman di bagian perut, dan kaki.

Sementara, dua korban lagi Usman dan Syamsul, kondisinya tidak terlihat begitu mengkhawatirkan. Bahkan, Syamsul dan Usman, sempat dimintai keterangan di Polres Binjai.

Hanya saja, Syamsul dan Usman, selalu merintih kesakitan. Sebab, Syamsul juga mengalami luka di bagian kepala dan kuping, serta sakit didadanya.

Menurut keterangan Syamsul di Polres Binjai, mereka memang bertemu dengan sejumlah kelompok pemuda yang juga menggunakan seragam sama. “Kami kira mereka itu teman-teman yang lain, ternyata teman kami yang menggunakan sepeda motor mio langsung ditabrak mereka sampai terjatuh. Sehingga, tejadi bentrok. Waktu bentrok, saya sudah kenak lempar pakai batu bata dan mengenai kening saya. Sehingga, saya pening dan tidak dapat mengenali mereka lagi,” katanya seraya menambahkan, mereka juga menggunakan sebo.

Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting membenarkan, bentrok tersebut. “Iya, menurut keterangan saksi-saksi yang kita periksa, orang yang melakukan penyerangan juga menggunakan seragam sama. Untuk sementara ini, kita belum dapat menerangkan apa motf dari penyerangan, sebab kita belum mendapatkan pelakunya,”ujar Dra Rina.
Terpisah, Hj Erni Yanti, salah seorang panitia pelaksanaan Muscab OKP tersebut yang ke IX, kepada wartawan koran ini mengatakan, bahwa Muscab ditunda sampai satu bulan ke depan. “Muscab ditunda bukan karena kisruh yang terjadi. Melainkan, kurangnya korum dari Binjai Timur, Selatan dan Kota. Untuk kandidat Muscab ini, ada tiga orang yakni, Busrikal, Heri dan Bagus,” ujar Erni.(dan)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC Ikanas Sambut Positif Sertifikat Bebas Frambusia untuk Madina

    DPC Ikanas Sambut Positif Sertifikat Bebas Frambusia untuk Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperoleh Sertifikat Eradikasi Frambusia mendapatkan respon positif dari DPC Khusus Ikanas Madina. Penghargaan untuk daerah bebas Frambusia tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution di sela-sela Peringatan Hari Malaria Sedunia yang dipusatkan di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/5). Ketua […]

  • Warga Aceh Didakwa Lakukan Pencucian Uang Narkoba

    Warga Aceh Didakwa Lakukan Pencucian Uang Narkoba

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, M Jaffar (43) warga Desa Namploh Krueng, Samalanga, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Selasa (22/02/2011) diajukan ke persidangan Pengadilan Negeri Medan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Masni SH karena didakwa melakukan pencucian uang yang berasal dari tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu seberat 590 gram. Dalam persidangan yang diketuai Majelis hakim Drs H Panusunan Harahap SH […]

  • Film Si Bisuk Naoto Sudah Beredar

    Film Si Bisuk Naoto Sudah Beredar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Film Mandailing “Si Bisuk Naoto” sudah beredar di Mandailing Natal, Tapanuli Selatan dan Sidempuan pasca lebaran ini. Bagi para peminat sudah bisa mendapatkannya di toko-toko kaset terdekat. Film ini bercerita tentang gadis desa diperankan Nila Sari yang jatuh cinta kepada Si Bisuk Naoto diperankan Jul Fikar, pemuda lugu dengan sedikit […]

  • Pemkab Madina Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV

    Pemkab Madina Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Safe’i Lubis melantik 73 pejabat eselon III dan IV Pemkab Madina. Pelantikan berlangsung di aula kantor Bupati Madina, Jum’at (20/7/2018). Pelantikan itu berdasar Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/0675/K/2018 tanggal 19 Juli 2018. Dari 73 pejabat yang dilantik antara lain : Dr.M.Daud Batubara, M.Si dilantik untuk […]

  • Pembangunan jalan tergantung pengawasan

    Pembangunan jalan tergantung pengawasan

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pembangunan Jalan Hotmix baik proyek Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten yang lokasinya berada di Madina tidak pernah berkualitas disebabkan lemahnya pengawasan. Lemahnya pengawasan ini dimulai dari komposisi dari bahan Hotmix berupa campuran batu pecah,apakah ukuranya sudah pas, jumlah aspal yang dimasak. hal tersebut dikatakan anggota Komisi III DPRD Madina, Binsar Nasution, siang ini sembari […]

  • Lagi, Mahasiswa Kompak Demo di Kejatisu

    Lagi, Mahasiswa Kompak Demo di Kejatisu

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Desak Kejatisu Panggil Kadispora,Kadis PU dan Bupati Madina   MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali melakukan unjukrasa, mendesak Kajatisu memanggil Kadispora dan Kadis PU dan Bupati Madina dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Tamna Raja Batu. Aksi unjukrasa pada Senin (19/8/2019) itu dilakukan sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Koalesi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal […]

expand_less