Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Bentrok, Anggota OKP Kena Tikam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak

8 Luka-luka, 3 Kritis

BINJAI-
Bentrok dua kubu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang sama terjadi di Kota Binjai, Minggu (3/4) sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat kejadian ini, delapan orang luka-luka dan tiga diantaranya kritis. Dari delapan orang yang luka-luka, lima diantaranya kelompok OKP yang diserang yakni, Usman, Syamsul, Joni, Martin Bangun, dan Syahrijal.
Sementara, tiga orang luka-luka dari kelompok lainnya yang juga menggunakan seragam OKP diantaranya Julianta.
Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, kejadian itu berawal saat, salah satu kelompok yang saat itu mengadakan Musyawarah Cabang yang ke IX, di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Binjai Kota , ingin menjemput teman-temannya yang ada di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Selatan.

Dengan menggunakan mobil pick up warna hitam BK 8005 PH, sepeda motor mio warna hitam BK 6307 SY dan becak bermotor (betor), rombongan ini pun tiba di lokasi tempat dimana menjemput teman-temannya. Sehingga, dari angkutan yang dibawa, mereka seluruhnya berjumlah 15 orang.

Selanjutnya mereka bergegas kembali ke Pendopo Umar Baki, guna mengikuti jalannya Muscab yang ke IX. Namun, di tengah perjalanan, rombongan pemuda ini bertemu dengan sekelompok pemuda yang menggunakan dua angkot dan satu mobil Taf.

Sebelum terjadi keributan, rombongan yang ingin menuju ke Pendopo Umar Baki tadi, mengira sekelompok pemuda yang menggunakan dua unit angkot dan satu unit mobil Taf t itu adalah teman mereka.

Sebab, mereka juga menggunakan seragam yang sama. Bahkan, lengkap sampai ke sepatunya. Namun, secara tiba-tiba, dua unit mobil angkot tersebut menabrak salah seorang anggota mereka yang menggunakan sepeda motor.
Setelah adanya tabrakan itu, romobongan yang berjumlah 15 orang ini akhirnya bentrok dengan rombongan pemuda yang juga menggunakan seragam yang sama dengan jumlah sekitar 70-an orang. Sehingga, lima orang dari kubu yang diserang terluka dan tiga dari kubu lainnya juga dikabarkan terluka.

Setelah bentrok usai, korban luka-luka langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Kota Binjai. Seperti Joni (37) sempat dirawat di RSU dr Djoelham Binjai. Namun, karena luka di bagian tangan kanan dan kepalanya cukup parah dan ia sempat kritis, akhirnya ia dilarikan ke RSU Adam Malik Medan.

Selain Joni, dua korban kritis lainnya yakni, Martin Bangun (41), sebelumnya dirawat di RS Artha Medica, dan akhirnya dilarikan ke RS Adam Malik, disebabkan luka tikam di bagian belakangnya, dan Syahrijal (23), mengalami luka tikaman di bagian perut, dan kaki.

Sementara, dua korban lagi Usman dan Syamsul, kondisinya tidak terlihat begitu mengkhawatirkan. Bahkan, Syamsul dan Usman, sempat dimintai keterangan di Polres Binjai.

Hanya saja, Syamsul dan Usman, selalu merintih kesakitan. Sebab, Syamsul juga mengalami luka di bagian kepala dan kuping, serta sakit didadanya.

Menurut keterangan Syamsul di Polres Binjai, mereka memang bertemu dengan sejumlah kelompok pemuda yang juga menggunakan seragam sama. “Kami kira mereka itu teman-teman yang lain, ternyata teman kami yang menggunakan sepeda motor mio langsung ditabrak mereka sampai terjatuh. Sehingga, tejadi bentrok. Waktu bentrok, saya sudah kenak lempar pakai batu bata dan mengenai kening saya. Sehingga, saya pening dan tidak dapat mengenali mereka lagi,” katanya seraya menambahkan, mereka juga menggunakan sebo.

Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting membenarkan, bentrok tersebut. “Iya, menurut keterangan saksi-saksi yang kita periksa, orang yang melakukan penyerangan juga menggunakan seragam sama. Untuk sementara ini, kita belum dapat menerangkan apa motf dari penyerangan, sebab kita belum mendapatkan pelakunya,”ujar Dra Rina.
Terpisah, Hj Erni Yanti, salah seorang panitia pelaksanaan Muscab OKP tersebut yang ke IX, kepada wartawan koran ini mengatakan, bahwa Muscab ditunda sampai satu bulan ke depan. “Muscab ditunda bukan karena kisruh yang terjadi. Melainkan, kurangnya korum dari Binjai Timur, Selatan dan Kota. Untuk kandidat Muscab ini, ada tiga orang yakni, Busrikal, Heri dan Bagus,” ujar Erni.(dan)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut Daerah Terkorup, Kerugian Negara Rp400 M

    Sumut Daerah Terkorup, Kerugian Negara Rp400 M

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Sumatera Utara menempati ranking pertama provinsi dengan potensi terkorup di Indonesia. Hal itu tergambar dari catatan yang dikeluarkan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Dari 278 kasus korupsi yang terjadi di Sumut, jumlah kerugian negara diperkirakan mencapai sekitar Rp400 miliar. “Urutan pertama Sumut, kemudian disusul Provinsi Aceh, Papua Barat dan DKI Jakarta. Kerugian […]

  • Mulak Tu Huta, Ubat Lungun, Palagut Namarserak

    Mulak Tu Huta, Ubat Lungun, Palagut Namarserak

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          Catatan : Dahlan Batubara   Program “Mulak Tu Huta” sudah berlangsung sejak tahun 2012. Suatu program diperuntukkan bagi etnis Mandailing di Malaysia untuk menginjakkan kaki di tanah leluhur : tanah Mandailing. Etnis Mandailing tersebar di berbagai negara bagian : Perak, Negeri Sembilan, Selangor, Kedah, Kuala Lumpur dan lain-lain. Migrasi orang Mandailing bermula […]

  • PBB Akui Negara Palestina

    PBB Akui Negara Palestina

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramallah, (MO)- Warga Palestina, Jumat (30/1), meluapkan kegembiraan setelah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan status Palestina sebagai negara merdeka. Keputusan Majelis Umum yang bersejarah Kamis malam untuk menerima “Palestina” sebagai satu negara pengamat bukan anggota, mengabulkan tuntutan kemerdekaan atas 4,3 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat, Jerusalem Timur dan Jalur Gaza. Israel masih menduduki […]

  • Pusat Kota dan Titik-Titik Pasar Potensi Macet Arus Mudik

    Pusat Kota dan Titik-Titik Pasar Potensi Macet Arus Mudik

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pusat kota Panyabungan dan sejumlah titik pasar di Mandailing Natal (Madina) diperkirakan menjadi potensi penyebab kemacetan di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) yang dimungkinkan menganggu arus mudik lebaran tahun ini. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Madina, Rizaldi Lubis menjawab Mandailing Online, Selasa (15/7/2014 mengatakan, pasar lama dan pasar baru Panyabungan […]

  • Kadis PMD Madina : Kepala Desa Harus Lakukan Pelayanan Masyarakat di Kantor Desa

    Kadis PMD Madina : Kepala Desa Harus Lakukan Pelayanan Masyarakat di Kantor Desa

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):Irsal Pariadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Mandailing Natal ( Madina ) menyadari bahwa masih ada beberapa desa yang sampai saat ini belum memiliki gedung kantor kepala desa, maka ini akan menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah untuk mendata dan mempercepat pembangunan kantor kepala desa. Pada kondisi ini kata […]

  • Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

    Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Bayi penderita jantung bocor sejak lahir membutuhkan bantuan biaya operasi di rumah sakit. Bayi itu bernama M. Rizky Halomoan Lubis (1,8 tahun) anak dari pasangan Napjali Lubis dengan Nuriah Siregar warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Madina. Kondisi keluarga ekonomi yang sangat terbatas menyebabkan kendala untuk mengobati Rizky […]

expand_less