Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Pengadaan Bibit Dari Dana Desa di Madina Kembali Jadi Sorotan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • print Cetak

Bibit Kelapa ( photo Istimewa )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): ditahun 2024 ini, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk mendanai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menerbitkan aturan tentang prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2024. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa yang telah ditetapkan tanggal 27 Oktober 2023.

Prioritas Penggunaan Dana Desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana diatur dan diurus oleh Desa berdasarkan kewenangan Desa sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri dan diarahkan untuk percepatan pencapaian tujuan SDGs Desa.

Di Kabupaten Mandailing Natal nampaknya peraturan negara tidak begitu berlaku. tahun 2024 ini Dana Desa kembali plot anggaran untuk pengadaan bibit kelapa. setiap desa di Kabupaten ini wajib mengalokasikan anggaran pengadaan bibit kelapa tersebut.

” ia benar, ada arahan dari Dinas PMD untuk pengadaan bibit kelapan, setiap kepala keluarga di desa akan dapat jatah bibit kelapa 1 ( satu ),” kata seorang Kades yang identitaanya diminta di rahasiakan selasa 14/5/2024.

Sejumlah Kades mengaku tidak berdaya karena banyaknya program titipan.” ini pengadaan bibit kelapa tidak ada gunanya, di Madina ini kan banyak kelapa, kalau hanya 1 per kepala keluarga akan mubazir nantinya,” jelas Kades itu dengan nada kesal.

Belum diketahui pasti berapa nilai alokasi anggaran yang dikeluarkan dari dana desa untuk pengadaan bibit kelapa itu.

Perlu diketahui tahun 2023 lewat anggaran dana desa juga menjadi sorotan di Kabupaten Madina. untuk proyek pengadaan bibit anggaran dana desa tahun 2023 diplot mencapai Rp.50.000.000/ desa nya. angka yang pantastis tentuya ketika dikalikan dengan jumlah desa yang ada di Madina yakni 377 Desa.

Untuk tahun 2024 ini, belum diketahui pasti berapa alokasi anggaran dana desa yang dikeluarkan untuk pengadaan bibit kelapa ini. Pantauan Mandailing Online sejumlah desa mengaku belum menerima bibit tersebut namun anggaran pengadaan nya sudah di plot di dana desa.

Untuk penyedia sendiri, sejumlah kades mengaku tidak tahu pengusahanya, mereka nanti hanya menerima bibit dan melakukan pembayaran sesuai orderan demikian juga jenis bibit kelapanyang akan diterima.( Nap/ fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Desa: PKKPM adalah Solusi Nyata Atasi Kemiskinan

    Menteri Desa: PKKPM adalah Solusi Nyata Atasi Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kemiskinan merupakan masalah krusial yang harus segera diatasi. Sebab, kemiskinan menghambat terwujudnya kesejahteraan bangsa. Namun menyelesaikan masalah kemiskinan bukan perkara mudah. Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan yang berlangsung selama ini belum menghasilkan capaian sebagaimana yang diharapkan. Terobosan pun perlu dilakukan. “Pengentasan kemiskinan saat ini memasuki periode krusial. Sebab untuk menghadapi sasaran  penduduk miskin di […]

  • Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

    Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Warga Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) keluhkan jalan ke desa mereka yang tak kunjung dapat perhatian Pemerintah Daerah. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses satu satunya warga menunu Ibu kota Kabupaten yakni Panyabungan. Kondisi jalan menuju desa tersebut tergolong parah, jalan yang masih tanah dilapis batuan […]

  • Jadi Pelacur di Panyabungan Gara-gara Butuh Biaya Operasi Orang Tua

    Jadi Pelacur di Panyabungan Gara-gara Butuh Biaya Operasi Orang Tua

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seeorang wanita terpaksa jadi pelacur di Panyabungan gara-gara kebutuhan biaya operasi orang tuanya. Wanita dari Kecamatan Panyabungan Barat berumur sekitar 20 tahun ini terjaring razia pelacur di Panyabungan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mandailing Natal, Sabtu malam atau Minggu dinihari (17/04) di satu cafe di Panyabungan. Menjawab wartawan, dia […]

  • IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri ESDM Republik Indonesia, Sudirman Said telah mengeluarkan Izin Panas Bumi untuk PT Sorik Marapi Geothermal Power, Selasa (21/4) sebagai bagian dari penerapan Undang-Undang Panas Bumi yang terbaru untuk memulai kembali kegiatan pengusahaan panas bumi di Sorik Marapi, Mandailing Natal. Hal ini memantapkan hak PT SMGP’s untuk melakukan pengusahaan panas di […]

  • Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

    Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai Muhammad Yusuf angkat bicara soal dugaan penyelewengan gaji 1.574 pegawai honor di lingkungan Pemko Binjai Tahun 2007-2009. Yusuf meminta honorer yang merasa dirugikan, segera melapor dan membuat pengaduan. Permintaan tersebut disampaikan M Yusuf saat dihubungi via telepon, Rabu (02/03/2011). “Alokasi Rp8 miliar yang diambil dari dana APBD Kota […]

  • DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal Syahriwan Nasution, Rabu (11/11) menilai Pemkab Madina buruk dalam pengawasan pengerjaan pembangunan irigasi di Panyabungan Timur. Itu dikatakannya terkait bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dikerjakan 1,5 bulan lalu. Jaringan irigasi yang rubuh tersebut membuktikan bobroknya pelaksanaan […]

expand_less