Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

CV Sumber Rezeki Terkesan Tinggalkan Masalah di Pasar Baru Panyabungan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
  • print Cetak

Pasar baru panyabungan

PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pasar baru panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal sebentar lagi akan di tempati pedagang. Namun masih banyak pasilitas pendukung pasar yang belum memadai.

Jalan keliling pasar contohnya, meski sudah selesai dikerjakan, namun kondisinya tergenang air ketika diguyur hujan. Pasilitas pendukung lainnya seperti paving blok banyak yang rusak. Kontraktor terkesan tinggalin masalah meski proyek sudah kelar dikerjakan.

Diketahui, proyek optimalisaai pembangunan pasar baru panyabungan ini dikerjakan oleh CV. Sumber Rezeki dengan nilai kontrak Rp. 7.515.530.000. Tahun 2023.item yang dikerjakan dari pagu anggaran sendiri yakni pembangunan pagar, paving blok dan kanopi.

Proyek ini selesai dikerjakan tahun 2023 lewat. Namun baru beberapa bulan, proyek itu terkesan asal jadi. Banyak item pekerjaan yang tidak maksimal dikerjalan. Alokasi anggaran proyek sendiri bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya.

Perusahaan CV Sumber Rezeki selaku kontraktor terkesan tidak perduli dan meninggalkan persoalan.

Kondisi jalan lingkar pasar tergenang air

Budi diketahui Pejabat Pembuat Komitmen dari Balai Prasarana Permukiman bermarkas di Provinsi yang dikonfirmasi belum berhasil.

Diketahui, proyek optimalisaai pasar baru ini masih tahap pemeliharaan, segala jenis kekurangan dalam proyek itu masih tanggung jawab penuh perusahaan.

Sejumlah pedagang yang hendak menempati pasar baru ini juga mengeluhkan kondisi pasilitas pendukung pasar yang tidak maksimal.

” Bagaimana kita mau menempati pasar sementara pasilitas pendukung seperti jalan lingkar becek, belum lagi yang lain lain, ” Kata Ucok Lubis salah seorang pedagang pasar baru panyabungan

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Madina Zainan Nasutio yang dikonfirmasi seputar hal itu mengatakan, pihaknya telah menyurati Balai Prasarana Permukiman di Provinsi dan tim sudah turun lapangan.

” Kami sudah surati Balai Prasarana Permukiman di Medan, bahkan tim nya sudah melihat langsung kondisi pasar yang skarang ini ada, namun sampai hari ini tidak ada tindak lanjutnya, ” Jelas Zainan Nasution.

Ia mengaku, salah satu jadi masalah di saat menjelang penggunaan pasar baru termasuk jalanan yang tergenang air dan sejumlah pasangan paving blok yang tidak maksimal.

Dinas Perdagangan berharap Perusahaan segera memperbaiki kondisi bangunan yang tidak maksimal sehingga tidak ada lagi kendala ketika pasar baru di manfaatkan karena memang kondisi proyek itu masih tahap pemeliharaan kontraktor. ( napi)

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Pemanfaatan tanah kerajaan di Mandailing, Saba Bolak misalnya, diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki tanah. Sewa sawah tidak berbentuk satuan mata uang atau emas, tetapi berupa bagi hasil produksi. Selain itu, luas tanah Saba Bolak pun tidak lebih luas dari sawah penduduk desa. Saba Bolak diberikan kepada rakyat sebagai […]

  • Desa Lumban Dolok Ditarget Jadi Kampung Al-Qura’n

    Desa Lumban Dolok Ditarget Jadi Kampung Al-Qura’n

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menarget Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu jadi Kampung Al-Qur'an. Hanya saja belum dijelaskan apa dan bagaimana pola dan bentuk serta program yang dimainkan dalam menciptakan kampong Al-Qur’an ini. Sejauh ini pihak Pemkab Madina melalui Kepala Bagian Kesra, Taufik Lubis kepada wartawan, Jum'at (13/2) menyatakan bahwa […]

  • merebut kursi wakil bupati

    merebut kursi wakil bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    panjat pinang hadiah ke-2 kursi wakil bupati

  • Pemkab Madina Bantah Maladministrasi Terhadap Perizinan PT. TBS

    Pemkab Madina Bantah Maladministrasi Terhadap Perizinan PT. TBS

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) membantah adanya maladministrasi terhadap proses penerbitan perizinan bagi PT. TBS sebagaimana dituduhkan tokoh Pantai Barat Madina. Itu dinyatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Madina, Parlin Lubis menjawab Mandailing Online, Selasa (5/11/2019) di kantornya. Diungkapkannya, seluruh hirarki peroses perizinan kepada PT. […]

  • Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

    Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Terkait meredarnya isu akan terjadi gempa bumi dan tsunami tanggal 26 Oktober 2018 di Pantai Barat, Kabupaten Madina, pemerintah Kecamatan Natal menerbitkan pengumuman resmi mengeliminir isu tersebut. Pengumuman dari pemerintah Kecamatan Natal itu bertanggal 24 Oktober 2018 yang ditandatangani Camat Natal, Riplan, S.Sos. Pengumunan itu telah disebaran ke seluruh desa […]

  • Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Masjid Al-Muhajirin di Km18, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) butuh dana pembangunan lanjutan. bangunan masjit selama ini jenis kayu, warga berinisiatif melakukan rehab berat dan mengganti fisik kayu dengan beton atas swadaya masyarakat. Tetapi pengerjaan terhambat, lantaran tak mencukupinya biaya. Karena itu, masyarakat berharap adanya […]

expand_less