Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Sampuraga Ditampilkan Versi Berbeda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Bisa jadi Sampuraga itu bukan pemuda yang durhaka. Justru sosok berbudi baik.

Sosok Sampuraga versi ini ditampilkan dalam drama “Sampuraga Jatuh Cinta”.

Drama itu dipentaskan Sanggar Samisara di Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (31/8/2024) dan menjadi puncak kegiatan Fasilitasi Kebahasaan dan Kesastraan dimotori Badan Bahasa Kemendikbudristek tahun 2024.

Naskah drama ini ditulis oleh Budayawan Mandailing Askolani Nasution.

Alur yang ditampilkan berbeda dengan cerita yang selama ini didengar  terkait dongeng anak durhaka ini.

“Ini adalah sisi lain atau sudut pandang baru terhadap Sampuraga,” Kata Askolani Nasution.

Keberanian membuat sudut pandang ini, jelas Askolani, salah satunya berdasarkan pemilihan Sampuraga menjadi menantu raja.

“Dalam pikiran saya, raja tidak sembarangan memilih suami untuk putrinya. Biasanya baik budi dan tampan,” ujarnya.

Acara ini juga dijadikan momentum pengumuman pemenang lomba ende dan menulis cerpen berbahasa Mandailing.

“Ada 67 cerpen dari peserta dengan 15 terbaik akan dibukukan,” kata Ketua Panitia Iqbal Harun dalam laporannya.

Tiga penulis cerpen terbaik menerima hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat, dan piala. Sementara, pemenang ende diambil enam besar.

Iqbal mengungkapkan, tahun depan akan dilaksanan perlombaan kuling-kuling acca.

“Ini bagian dari pelestarian budaya di Mandailing yang hampir hilang,” tuturnya.

Lulusan Universitas Sumatera Utara ini mengatakan, langkah pelestarian budaya harus dilakukan secara bertahap.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Liliana Asaliah Lubis menyampaikan apresiasi atas terlaksananya acara itu. “Tahun depan akan ada acara seperti ini di kabupaten,” ujarnya.

Liliana mengungkapkan, hanya ada dua komunitas atau sanggar di Sumut yang menerima fasilitasi Kebahasaan dan Kesastraan.

“Dengan dukungan dan dorongan dari pemerintah serta kolaborasi dengan budayawan, bukan tak mungkin budaya Mandailing Natal go internasional,” tutupnya.

Camat Siabu Sudrajat menilai acara ini merupakan bagian dari mengangkat harkat dan martabat budaya Mandailing. Sejarah dan momentum yang baik untuk terus menguatkan budaya, terlebih belakangan tergerus oleh kemajuan teknologi,” sebutnya.

Perwakilan Badan Pelestarian Budaya Nasrul Hamdani menyebutkan Mandailing adalah entitas kebudayaan tersendiri dan telah ditetapkan pemerintah tahun 2022.

Mandailing punya sejarah panjang. Bahkan generasi terpelajar pertama di Sumatera adalah orang Mandailing. “Keberlanjutan bahasa dan budaya ada di tangan generasi sekarang,” sebut Nasrul.

Di sisi lain, dia juga mengapresiasi lomba menulis cerpen berbahasa Mandailing. Dengan lomba ini, Nasrul berharap muncul penulis baru dengan karya seperti M. Kasim Dalimunthe atau Mochtar Lubis.

“Penulis banyak lahir dari Mandailing dan penulis baru harus terus lahir. Untuk itu apresiasi kepada sanggar Samisara yang telah menjembatani,” pungkasnya.

Selain drama, ada beberapa penampilan lain seperti monolog, musik, dan ende.

Terlihat hadir Asisten III Drs. Lismulyadi Nasition, unsur Forkopimcam Siabu, beberapa kepala sekolah yang siswanya ikut lomba serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan pementasan ini.  (Dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Kumpulan Setia Hutabargot Masih Jalan Tanah

    Desa Kumpulan Setia Hutabargot Masih Jalan Tanah

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTA BARGOT (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing sudah berusia 15 tahun lebih, namun masih banyak desa-desa yang masih minim infrastruktur jalan, termasuk Desa Kumpulan Setia Kecamatan Huta Bargot yang hanya berjarak beberapa kilo meter dari ibukota kabupaten, Panyabungan. Desa ini juga berada di kecamatan yang terkenal dengan tambang batuan emasnya. ”Jalan masih tanah, apabila dalam […]

  • Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) belum melakukan tindakan apapun terhadap Drs Mhd Idris Batubara yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat rekomendasi Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) tentang perpindahannya dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina. Bahkan, Sekda M Daud Batubara meminta agar sejumlah pihak tidak mengorbankan orang lain, apalagi Idris Batubara, karena persoalan dugaan surat rekomendasi palsu […]

  • KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal. Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu. “Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di […]

  • BERQURBAN

    BERQURBAN

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Pinomat sakali saumur hidup” Oleh: Dr. M. Daud Batubara. MSi “Pinomat sakali saumur hidup” (setidaknya sekali seumur didup), untaian kata yang tidak jarang terdengar tercetus dari celah bibir masyarakat yang sering dikategorikan sebagai orang kurang mampu, ketika akan tiba Idul Adha (Hari Raya Haji), saat-saat masyarakat membicarakan qurban. Sebagai seorang muslim, rasanya memang keinginan untuk […]

  • Pangdam: Penembakan di Aceh tak ganggu pilkada

    Pangdam: Penembakan di Aceh tak ganggu pilkada

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEULABOH – Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Adi Mulyono menegaskan bahwa aksi penembakan yang menewaskan warga Aceh di malam pergantian tahun baru 2012 tidak terkait unsur politik pemilukada. “Saya tegaskan aksi penembakan yang terjadi selama ini sama sekali tidak mengarah untuk menganggu berlangsungnya pemilukada di Aceh,” katanya tadi malam. Pernyataan tersebut menanggapi adanya […]

  • B A B I A T (Episode 1)

    B A B I A T (Episode 1)

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan Sudah hampir sebulan ini masyarakat di beberapa kampung di Mandailing dicekam ketakutan. Tidak ada anak anak yang berkeliaran diluar rumah. Apalagi anak anak yang bermain di pinggiran sawah. Lambaian padi yang menguning justru seolah menyimpan ancaman untuk mereka. Bunyi gesekan dedaunan yang ditiup angin bisa mebuat mereka merinding. Begitu matahari mulai tenggelam, […]

expand_less