Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Usai UN Siswa SMK Coret -coret

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMK berakhir Rabu (20/4) kemarin. Berakhirnya UN tersebut, beberapa peserta meluapkan rasa kegembiraan dengan aksi corat-coret seragam.
Bagi mereka tentu hal ini merupakan tren atau luapan kegembiraan, tetapi harus disadari tindakan tersebut kurang terpuji apalagi dibarengi dengan tindakan lain di luar corat-coret karena tidak mencerminkan generasi terdidik.
Pantauan METRO, Rabu (20/4) di SMKN 1 Sipirok Kabupaten Tapsel, para peserta melakukan aksi corat-coret tanda berakhirnya mereka dari bangku sekolah. Tindakan tersebut bahkan dilakukan masih dilingkungan sekolah dengan menggunakan spidol dan pilox dan aksi ini masih terus tampak berlanjut dijalanan, di mana beberapa siswa mengendarai sepedamotor dengan pakaian telah berubah warna.
Padahal usai UN berakhir seluruh peserta SMKN 1 Sipirok, 315 orang telah diberikan saran, arahan dan bimbingan oleh kepala sekolah dan para guru agar tidak melakukan tindakan corat-coret.
Namun para peserta UN tersebut tidak bisa membendung luapan kegembiraan mereka setelah usai mengikuti UN tersebut. Padahal sebagai generasi sepantasnya berpikir lebih positif dan terpenting bagaimana mereka memandang masa depan yang membentang didepan mata, untuk masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.
Sementara, di Pemandian Parsariran Kecamatan Batang Toru, di pinggir jalinsum terlihat puluhan siswa SMK juga pakaian sekolahnya sudah penuh corat-coret. Wajahnya terlihat gembari usai mandi-mandi di air yang jernih tersebut.
Menaggapi hal tersebut, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Tapsel H Gunawan Siregar mengatakan, aksi corat-coret memang bukan tindakan terpuji dan harus segera ditinggalkan. Untuk menanggulangi hal tersebut dimasa yang akan datang, tentunya harus ada penegasan dan pemahaman yang baik dari tempat mereka sekolah melalui kepala sekolah dan para orang tua.
”Ke depan harus ada upaya penangan yanglebih baik dengan aksi itu, terutama dari pihak sekolah dan juga orangtua,” katanya.
Jangan Coret Seragam!
Sejumlah siswa mengaku sudah diberi arahan dan diingatkan untuk tidak melakukan corat-coret seragam sekolah setelah UN selesai.
Diutarakan Dewi salah seorang siswi peserta UN SMAN 1 Sibuhuan kalau mereka sudah diingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan aksi coret-coretan baju seragam sekolah, karena aksi tersebut tidak baik karena terkesan kurang terpelajar.
“Bagusan saja baju seragam sekolah diberikan kepada orang yang tidak mampu, termasuk bagi siswa miskin,” terangnya, Rabu (20/4).
Sementara Kadisdik Palas Ali Irpan Hasibuan menerangkan pihaknya sudah mengimbau seluruh Kasek untuk mengingatkan siswanya agar tidak ada melakukan coret-coretan baju seragam sekolah termasuk dengan hura-hura.
“Karena kelakukan yang demikian tidak mencermnkan budaya Palas yang bermoral dan santun. Lebih bagus baju seragam sekolah disumbangkan kepada yang tidak mampu,” ucap Ali Irpan.
Untuk itu sebut Kadis, pihaknya mengecam keras jika ada siswa yang melakukan aksi coret-coretan baju, karena dinilai menoda citra pendidikan.
“Itu mubajir, untuk apa dicoret-coret, karena terkesan kurang bermoral. Untuk itu kita harap jangan ada aksi yang begituan terjadi di Palas,” tukasnya. (ran/amr/leo)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 30 Persen Ekspor Pepaya Runding Hancur Gegara Kerusakan Jalur Longat-Runding

    30 Persen Ekspor Pepaya Runding Hancur Gegara Kerusakan Jalur Longat-Runding

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Petani pepaya di kawasan Desa Runding, Panyabungan Barat berharap Pemkab Madina merehabilitasi badan jalan jalur Longat-Runding yang rusak parah. Kerusakan badan jalan itu menyebabkan buah pepaya untuk pengiriman ekspor rusak sekitar 30 persen. “Rata-rata sekitar 30 persen buah pepaya yang dikirim rusak dalam perjalanan akibat kondisi jalan,” ungkap Azwar petan […]

  • Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sebagian ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah, Kecamatan Panyabungan Selatan menuju Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) makin rusak. Menurut pantauan MedanBisnis, Rabu (4/5), jalan antara Sipogu menuju Simpang Gambir sudah bagus, hanya saja dikhwatrirkan tidak akan bertahan lama akibat banyaknya mobil pembawa TBS dan mobil pengangkut kayu melewati jelan tersebut dan umumnya […]

  • Kapolres diperiksa kasus penembakan mahasiswa

    Kapolres diperiksa kasus penembakan mahasiswa

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tim Profesi dan Pengamanan Polri (Propam) telah memeriksa Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar (Kombes) Hamidin terkait tertembaknya mahasiswa Universitas Bung Karno, Farel Restu saat unjuk rasa 20 Oktober 2010. “Sudah diperiksa,” kata Kepala Pusat Pengamanan Internal Polri, Brigjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Senin 25 Oktober 2010. Selain Kapolres Jakarta Pusat, Propam Polri juga […]

  • Buruk Somarpake

    Buruk Somarpake

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo gantengna songon bintang filem Hindustan doma, bope lomlom antong, lomlompe mnisdo songon tobu tutung, inda jabat songon banggar naidurus lomlomna, cocok do lomlom nai tu ganteng nai, songoni juo parbadanna, lele sangolit naidokon ni halakido, inda jabat mokmok songon babi Saraulla, inda muse nyiang songon balanak baledang, keren doma tarida, ningroa targodado artis-rtis sanga […]

  • Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Nasib Tahana Djuandi alias Jimmi selaku Direktur PT. DAP, pabrik pembuat saus merek Dena, Sun Flower dan Bola Dunia bakal ditentukan hari ini (31/3). “Tim sudah pulang. Besok (Selasa) kita akan gelar perkara,” tandas Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Frido Situmorang, Senin (30/3). Apakah Jimmi akan ditetapkan tersangka? “Hasil gelar perkara akan menjawab […]

  • Palas Layak Miliki Perpustakaan Daerah

    Palas Layak Miliki Perpustakaan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS- Kabupaten Padang Lawas (Palas) sudah selayaknya memiliki perpustakaan daerah yang menyajikan berbagai buku untuk dibaca masyarakat. Hal ini mengingat Palas belum memiliki perpustakaan daerah. Demikian disampaikan Wakil Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Palas, Bidang Pengkajian Pendidikan, Husni Mubarrok Nasution, kepada METRO, Rabu (5/1). Pihaknya menilai apa yang sudah dilakukan Bupati Palas, Basyrah Lubis […]

expand_less