Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Usai UN Siswa SMK Coret -coret

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMK berakhir Rabu (20/4) kemarin. Berakhirnya UN tersebut, beberapa peserta meluapkan rasa kegembiraan dengan aksi corat-coret seragam.
Bagi mereka tentu hal ini merupakan tren atau luapan kegembiraan, tetapi harus disadari tindakan tersebut kurang terpuji apalagi dibarengi dengan tindakan lain di luar corat-coret karena tidak mencerminkan generasi terdidik.
Pantauan METRO, Rabu (20/4) di SMKN 1 Sipirok Kabupaten Tapsel, para peserta melakukan aksi corat-coret tanda berakhirnya mereka dari bangku sekolah. Tindakan tersebut bahkan dilakukan masih dilingkungan sekolah dengan menggunakan spidol dan pilox dan aksi ini masih terus tampak berlanjut dijalanan, di mana beberapa siswa mengendarai sepedamotor dengan pakaian telah berubah warna.
Padahal usai UN berakhir seluruh peserta SMKN 1 Sipirok, 315 orang telah diberikan saran, arahan dan bimbingan oleh kepala sekolah dan para guru agar tidak melakukan tindakan corat-coret.
Namun para peserta UN tersebut tidak bisa membendung luapan kegembiraan mereka setelah usai mengikuti UN tersebut. Padahal sebagai generasi sepantasnya berpikir lebih positif dan terpenting bagaimana mereka memandang masa depan yang membentang didepan mata, untuk masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.
Sementara, di Pemandian Parsariran Kecamatan Batang Toru, di pinggir jalinsum terlihat puluhan siswa SMK juga pakaian sekolahnya sudah penuh corat-coret. Wajahnya terlihat gembari usai mandi-mandi di air yang jernih tersebut.
Menaggapi hal tersebut, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Tapsel H Gunawan Siregar mengatakan, aksi corat-coret memang bukan tindakan terpuji dan harus segera ditinggalkan. Untuk menanggulangi hal tersebut dimasa yang akan datang, tentunya harus ada penegasan dan pemahaman yang baik dari tempat mereka sekolah melalui kepala sekolah dan para orang tua.
”Ke depan harus ada upaya penangan yanglebih baik dengan aksi itu, terutama dari pihak sekolah dan juga orangtua,” katanya.
Jangan Coret Seragam!
Sejumlah siswa mengaku sudah diberi arahan dan diingatkan untuk tidak melakukan corat-coret seragam sekolah setelah UN selesai.
Diutarakan Dewi salah seorang siswi peserta UN SMAN 1 Sibuhuan kalau mereka sudah diingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan aksi coret-coretan baju seragam sekolah, karena aksi tersebut tidak baik karena terkesan kurang terpelajar.
“Bagusan saja baju seragam sekolah diberikan kepada orang yang tidak mampu, termasuk bagi siswa miskin,” terangnya, Rabu (20/4).
Sementara Kadisdik Palas Ali Irpan Hasibuan menerangkan pihaknya sudah mengimbau seluruh Kasek untuk mengingatkan siswanya agar tidak ada melakukan coret-coretan baju seragam sekolah termasuk dengan hura-hura.
“Karena kelakukan yang demikian tidak mencermnkan budaya Palas yang bermoral dan santun. Lebih bagus baju seragam sekolah disumbangkan kepada yang tidak mampu,” ucap Ali Irpan.
Untuk itu sebut Kadis, pihaknya mengecam keras jika ada siswa yang melakukan aksi coret-coretan baju, karena dinilai menoda citra pendidikan.
“Itu mubajir, untuk apa dicoret-coret, karena terkesan kurang bermoral. Untuk itu kita harap jangan ada aksi yang begituan terjadi di Palas,” tukasnya. (ran/amr/leo)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    KPK: Bupati Madina Janjikan Satu Paket Proyek BDB ke Kontraktor

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Medan, – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menyebut dari tiga proyek yang bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemprov Sumut yang didapatkan pemerintah kabupaten Mandailing Natal(Madina). Bupati Hidayat Batubara menjanjikan satu proyek untuk digiring pengerjaannya oleh kontraktor Surung Panjaitan. “Ada tiga paket proyek di APBD Madina yang bersumber dari BDB Pemprov Sumut. […]

  • 1,3 Juta Guru Sasaran Pelatihan Kurikulum Baru

    1,3 Juta Guru Sasaran Pelatihan Kurikulum Baru

    • calendar_month Senin, 30 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal semakin gencar menjalankan implementasi Kurikulum 2013 tahun depan. Pada tahun kedua pelaksanaan kurikulum anyar itu, Kemendikbud siap melatih 1,3 juta guru di seluruh Indonesia. Supaya tidak kedodoran, mereka melibatkan sejumlah organisasi pendidikan. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan bahwa organisasi pendidikan yang mereka libatkan bukan sembarang organisasi. Tetapi mereka […]

  • Sofwat Mendaftar di Gerindra dan PKS

    Sofwat Mendaftar di Gerindra dan PKS

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Sofwat Nasution mendaftar ke Partai Gerindra dan PKS di Panyabungan, Jum’at (08/11/2019). Brigadir Jenderal TNI (Purn) M.Sofwat Nasution lebih dulu ke Gerindra baru menyusul ke Partai keadilan Sejahtera (PKS). Sofwat Nasution beserta rombongan tiba ke kantor DPC Partai Gerindra Madina sekitar pukul 10.30 Wib, dan disambut […]

  • Bupati Simalungun Bantah Suap Hakim MK

    Bupati Simalungun Bantah Suap Hakim MK

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN : Jopinus Ramli (JR) Saragih yang terpilih sebagai Bupati Simalungun periode 2010-2015, membantah telah melakukan penyuapan terhadap hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pemilukada Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu. Sebelumnya, JR Saragih diduga telah menyuap hakim di MK, Akil Mochtar sebesar RP 1 miliar dalam bentuk dolar yang diberikan melalui supir pribadinya, Purwanto. […]

  • Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun antri selama berjam jam, tidak menyurutkan niat Keluarga Penerima Manfaat ( KPM )  untuk mendapatkan bantuan beras jenis bulog 10 kg. Bantuan beras tersebut merupakan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) untuk keluarga miskin yang dilakukan pendistribusiannya melalui kantor Pos Indonesia. Kata Husein, Branch Manajer Kantor Pos Cabang Panyabungan Kota Jum’at 17/2/2024. […]

  • PT.TBS, Pansus DPRD dan Surat Kepada Bupati Madina

    PT.TBS, Pansus DPRD dan Surat Kepada Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kasus dugaan pembabatan hutan mangrove di Sikara-kara, Natal, Mandailing Natal (Madina) menjadi top issu dalam sebulan terakhir. Gerakan suara protes dari para tokoh Pantai Barat Madina terus menggelinding meminta pengusutan tuntas terhadap dugaan kejahatan terhadap ekosistem pantai laut. Suara-suara itu mengungkap berbagai dugaan “perselingkuhan” antara penguasa dengan manajemen PT. Tri Bahtera Srikandi (PT.TBS). Para […]

expand_less