Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Pemerintah Jamin Keamanan Kapal Penjemput TKI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


Serang –
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pemerintah menjamin keamanan pelayaran kapal penjemput para TKI “overstay” di Arab Saudi, karena dikawal anggota Marinir dan Kopassus sehingga bebas dari kemungkinan pembajakan.

“Kapal pengangkut TKI tersebut dikawal ketat anggota Kopassus dan Marinir, kita berharap dan berdoa mudah-mudahan saudara-saudara kita selamat sampai tanah air,” kata Agung Laksono usai peletakan batu pertama pembangunan Universitas Syekh Nawawi Tanara dan Gedung Satkar Ulama di Serang, Banten, Jumat.

Agung Laksono mengatakan, saat ini sisa TKI dan WNI yang overstay dan TKI bermasalah di Arab Saudi tinggal sekitar 3.200 orang, mereka sedang dijemput oleh Kapal Pelni. Diperkirakan kapal yang mengangkut TKI tersebut akan datang ke tanah air pada akhir April 2011.

Diharapkan sampai dengan selamat ke tanah air dan bebas dari kemungkinan dibajak perompak sebagaimana yang tengah terjadi terhadap kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia.

“Sekitar 70 persen mereka adalah bekas TKI yang tidak mampu menyelesaikan tugasnya, mereka sudah tinggal lima sampai tujuh tahun. Padahal kontraknya hanya dua tahun,” kata Agung Laksono.

Ia mengatakan, pemulangan TKI kali ini merupakan terbesar sepanjang sejarah dan kita beruntung semua TKI “overstay” tersebut mendapat pengampunan dari kerajaan Arab Saudi, meskipun sudah melebihi batas waktu izin tinggal di negara tersebut.

Oleh sebab itu, kata Agung, ini harus menjadi pelajaran agar masyarakat kita bisa meningkatkan kapasitas pendidikan dan kemampuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di tanah air tidak mesti menjadi TKI.

Selain itu perusahaan-perusahaan yang akan memberangkatkan TKI agar bisa memberikan keterampilan atau peningkatan kapasitas bagi calon TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

“Rencana jangka panjang untuk persoalan TKI adalah membuat lapangan-lapangan kerja baru di dalam negeri. Bahkan kita berharap di masa mendatang para orang asing yang masuk ke Indonesia untuk bekerja di negeri kita, bukan kita yang pergi ke negeri orang” kata Agung.

Ia mendukung langkah siapapun yang berinisiatif untuk mendirikan lembaga pendidikan yang akan melahirkan tenaga-tenaga ahli siap pakai, para cendikiawan, pengusaha dan lainnya.

Sektor pendidikan, kata dia, saat ini menjadi prioritas perhatian pemerintah, ini terbukti dengan anggaran yang dialokasikan untuk fungsi kependidikan mencapai Rp248 triliun yang tersebar di 15 kementerian, Rp150 triliun diantaranya untuk gaji dosen dan guru.(*)
(U.M045/Z003)
Sumber : Antaranews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marga Nasution Layangkan Surat Protes

    Marga Nasution Layangkan Surat Protes

    • calendar_month Minggu, 2 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Gelombang kritik dan protes bermunculan menyusul penabalan marga Nasution kepada Ali Moechtar Ngabalin oleh sejumlah raja di Mandailing Natal. Salah satu surat protes terbuka diposting L. Khodri Nasution yang kini menjabat Ketua III Ikatan Keluarga Nasution Kota Medan. Dalam surat terbuka yang diposting di akunnya Nasution Perys tanggal  1 September […]

  • Motif Pembunuhan: Untuk Ambil Roh Anak Nabi Muhammad?

    Motif Pembunuhan: Untuk Ambil Roh Anak Nabi Muhammad?

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Belum diketahui alasan pasti pembunuhan terhadap anak-anak di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) yang terjadi Minggu (15/11) kemarin. Sejauh ini, tersangka bernama Syahril alias Wawa (25) yang ditengarai mengalami stress, mengaku melakukan pembunihan karena ada bisikan roh halus untuk mengambil roh anak Nabi Muhammad. “Sampai saat ini kita belum bisa memeriksa […]

  • Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Panitia konferensi IV Persatuan Wartaawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuka penjaringan atau pendaftaran calon Ketua PWI Kabupaten Madina masa bakti 2022-2025 Dapat diketahui, PWI Madina akan mengadakan konferensi IV untuk menyusun program kerja juga menyusun kepengursan untuk periode 2022-2025 pada hari Senin (5/9) depan. Ketua Panitia, Zamharir Rangkuti kepada […]

  • FKDT Madina: Agar Lebih Religius, Madina Butuh Perda Wajib ‘Sikola Maktab’

    FKDT Madina: Agar Lebih Religius, Madina Butuh Perda Wajib ‘Sikola Maktab’

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Agenda utama pembangunan Madina di 2015 adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih religius. Karena itu, Pemkab Madina harus visioner memperhatikan kegiatan religius, seperti dengan mewujudkan program wajib pendidikan diniyah. Sekretaris Umum Dewan Pengurus Cabang Forum Kominikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Mandailing Natal (DPC FKDT Madina), Muhammad Ludfan Nasution, SSos mengutip pidato Bupati […]

  • 11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya, Ulurkan Bantuan Anda

    11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya, Ulurkan Bantuan Anda

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulurkan Bantuan Anda, 11 Bocah Bersaudara Masih Kekurangan Biaya     PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Bagi Ummi yang baru tamat SMK dan abangnya Amansyah yang juga baru lulus SMA tak mudah membiayai  kebutuhan hidup 11 adik yang masih kecil-kecil. Termasuk biaya sekolah. Oleh karena itu, bantuan dari para derwaman sangat dibutuhkan. Bantuan bisa dihantar […]

  • Harga Karet Turun Rp2.000 per Kg

    Harga Karet Turun Rp2.000 per Kg

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, – Masyarakat Desa Saba Balik dan Desa Simartolu Perbatasan Kabupaten Palas dan Paluta mengeluh harga karet yang turun sejak dua bulan terakhir. Harga yang sebelumnya berkisar Rp8.000 per kilogram (kg) turun Rp2000 menjadi Rp6.000 per kg. Masyarakat setempat yang keseharian rata-rata penderes karet mengeluh disebabkan harga yang menurut, sehingga mereka tidak bisa lagi mencukupi […]

expand_less