Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
  • print Cetak


MADINA:
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menghentikan semua aktivitas tambang tradisional di Kecamatan Huta Bargot.

Kebijakan ini untuk menghindari jatuhnya korban lain pascakematian empat penambang, Rabu 20 April 2011 sore. ”Kami sudah mengeluarkan surat edaran agar warga yang bekerja sebagai penambang menghentikan aktivitasnya karena pemerintah tidak mau ada korban berikutnya,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Madina Taufik Lubis, Jumat 22 April 2011. Para penambang ini,termasuk keempat korban, tidak mempunyai legalitas untuk membuka usaha tambang.

Apalagi semua penambang di daerah itu masih menggunakan sistem tradisional. ”Kami menduga semua penambang belum mendapatkan izin dari pemerintah,makanya untuk mengantisipasi ada kejadian berikutnya,kami untuk sementara menghentikan semua aktivitas di wilayah itu,” imbuhnya. Menurut dia, 80% dari total keseluruhan jumlah penambang di wilayah itu berasal dari Pulau Jawa. ”Masyarakat setempat tidak akan sanggup bertahan lama di dalam lubang galian.

Yang sanggup bertahan lama itu umumnya warga asal Pulau Jawa,”ujarnya. Keempat penambang yang tewas adalah Abut, 35; Efi, 35; warga Bogor; Asep, 36; dan Saiful, 40, warga Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu, mereka sedang mencari biji emas di pinggir gunung, namun tibatiba terjadi longsor dan menutup lubang tempat mencari emas.Masyarakat setempat dibantu aparatur desa melakukan pencarian dan menemukan jenazah mereka dalam timbunan tanah, Kamis 22 April 2011 siang.

Penghentian aktivitas tambang juga terkait pelaksanaan pencoblosan ulang pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah itu. ”Kami tidak mau ada kejadian yang menyebabkan terganggunya pelaksanaan pilkada,” ujarnya. Kepala Kepolisian Resor (Polres) Madina Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Fauzi Daimunthe mengatakan, kematian empat penambang tradisional tersebut positif disebabkan gas beracun dari dalam tanah. Lubang yang digali para penambang sangat dalam, sehingga memunculkan gas beracun.

”Berdasarkan keterangan dari pihak medis, kematian itu positif karena keracunan, ”ujarnya. Jenazah keempat korban sudah dibawa keluarga ke kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 00.00 WIB Jumat 22 April 2011. ”Setelah selesai diautopsi, keempat mayat langsung dibawa keluarga yang juga samasama penambang,”bebernya. Pihak kepolisian juga sudah memeriksa sejumlah saksi, terutama pemilik lahan penambangan.

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, Polres juga mengeluarkan imbauan agar masyarakat menghentikan sementara aktivitas penambangan. ”Kami sudah memasang police line di tempat kejadian dan lobang itu sudah ditutup,” ujarnya.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati: Kebijakan di Madina Perlu Kaji Ulang

    Wakil Bupati: Kebijakan di Madina Perlu Kaji Ulang

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Drs. Dahlan Hasan Nasution menyatakan perlu dilakukan pengkajian kembali komposisi pejabat di jajaran Pemkab Madina. Sebab, menurutnya hampir 60 persen putra asli Madina sudah non job, dan diisi oleh pejabat yang didatangkan dari luar daerah. Dia juga menghimbau diadakan tobat missal dalam rangka membela kepentingan rakyat […]

  • Golkar Madina Salurkan Bahan Pangan di Semua Dapil

    Golkar Madina Salurkan Bahan Pangan di Semua Dapil

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Madina, Senin (13/4/2020) menyalurkan bahan pangan dalam menanggulangi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19. Bantuan ini bersumber dari gaji anggota DPRD Madina dari Partai Golkar yang dipotong 3 bulan. Bahan pangan itu meliputi beras 10 ton, minyak makan 1 ton dan telur 250 papan. Ditambah masker. Bantuan bahan pangan […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Basyral Hamidi Harahap Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing Godang, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang) kemudian dipandang bagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing.  Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi […]

  • Saipullah-Atika Jenguk dan Bantu Korban Keracunan Asal Linggabayu

    Saipullah-Atika Jenguk dan Bantu Korban Keracunan Asal Linggabayu

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi (SAHATA) peduli korban keracunan makanan asal Kecamatan Linggabayu yang dirawat di Rumah Sakit Umum Permata Madina. Kedua paslon membuktikan kepedulian mereka terhadap warga yang tertimpa musibah itu. Saipullah dan Atika kompak […]

  • IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

    IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Laporan : JAKFAR NASUTION – Siabu Dari Abi Hurairah Rahdiallohuanhu, Nabi shallahu alaihi wassalam bersabda “Siapa siapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Qiamat. Siapa-siapa memudahkan urusan orang yang kesulitan (dalam masalah hutang) maka Azza Wajalla memudahkan baginya dari kesulitan di dunia […]

  • Kapolres Mandailing Natal Jenguk Korban Penganiayaan

    Kapolres Mandailing Natal Jenguk Korban Penganiayaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjenguk warga Tabuyung korban penganiayaan di RS Panyabungan, Kamis (07/04/2011). Empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal dianiaya OTK pada Kamis (07/04/2011) sekira pukul 02.00 WIB. (Ist) Sumber : Beritasumut

expand_less