Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Segini Harga Gas LPG 3kg Sesuai Perbup Madina dan Wilayah nya

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
  • print Cetak

MADINA ( Mandailing Online ): Di Tahun 2025 Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas 3 kilo gram LPG Kabupaten Mandailing Natal bervariasi. Belum ada kenaikan harga mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup).

Mengacu pada Perbup Madina Tahun 2023 di Tahun 2025 HET Gas Elpiji 3kg masih harga lama. Kata Zainan Nur Kabid Pengembangan Perdagangan melalui Wanni selaku Jabatan Fungsional.

HET untuk Wilayah Satu senilai Rp.19.000 HETnya yakni meliputi Kota Panyabungan, Kecamatan siabu, Bukit malintang, Naga Juang, Panyabungan utara, Hutabargot dan Panyabungan selatan.

Wilayah Dua HET diharga Rp.20.000 dengan wilayah yakni Kecamatan Panyabungan timur, Lembah Sorik Marapi, Puncak Sorik Marapi, Tambangan, Kota Nopan, Muara Sipongi, lalu Wilayah Tiga Kecamatan Pakantan, Ulu Pungkut dan Batang Natal diharga Rp.22.000 Wilayah Empat sendiri meliputi Kecamatan Ranto baek, Lingga bayu, Sinunukan, dan Natal yakni Rp.23.000 serta, Wilayah Lima, ada Kecamatan Batahan dan Muara Batang gadis sebesar Rp.27.000.

Alsan perbedaan HET Gas LPG ujar Wanni lantaran perbedaan tranportasi atau angkutan yang mendistribusikan Gas tersebut.

“Margin keuntungannya sama, karena yang buat beda itu jenis transportasi yang mendistribusikan nya. Misal sidempuan ke Muara Batang gadis angkotnya beda, karena demografi Madina itu beda beda. Dan itu untuk yang subsidi (gas 3kg), kalau 5kg dan 12kg bukan kewenangan Perindag,” Jelas Wanni pada (30/01).

Terkait adanya pangkalan yang mengecer harga lebih tinggi, Wanni mengaku kewenangan Disperindag sendiri terkait HET yang melebihi di suatu Pangkalan pihaknya hanya memberi teguran, pencabutan izin merupakan kewenangan PT Pertamina.

“Kalo misal ada pangkalan yang membuat harga melebihi sesuai dengan Perbup, kami hanya bisa menegur, namun untuk mencabut izinnya itu Kewenangan Pertamina dan Izinnya KPPT atau kantor pelayanan perizinan. dan pangkalan mengaku tetap menjual sesuai dengan harga standar,” jelas Wanni.

Disperindag sendiri kata Wanni rutin melakukan monitoring setiap pekan untuk memastikan harga yang dijual tetap sesuai standarnya, serta rantai pendistribusian Gas LPG berjalan dengan lancar.

Untuk kuota Gas Elpiji Tahun 2025 sendiri diusulkan bertambah 11,604 Metrik Ton (MP) Jenis 3kg. Dan Penambahan kuota untuk Kabupaten Madina setiap Tahun dipastikan ada.

“Penambahan setiap tahun ada, itu rekap an dari produsen yang diusulkan (ke pertamina) namun hingga saat ini belum ada keluar berapa yang disetujui pihak yang mengatur itu. Tahun 2025 yang diusulkan ada 11,604 MP untuk Jenis 3kg atau istilahnya Gas Elpiji,” Tutup Wanni.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jafar, Siaswa SMK Negeri 2 Panyabungan Juara I LKS Tingkat Sumut

    Jafar, Siaswa SMK Negeri 2 Panyabungan Juara I LKS Tingkat Sumut

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan putra Mandailing Natal (Madina). Kali ini, Jakfar kelas XI TKK SMK Negeri 2 Panyabungan meraih juara I Lomba Kompetensi Siwa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dalam catatan Kabupaten Mandailing Natal, baru baru kali ini pelajar dari Madina meraih juara I pada ajang tersebut. “Alhamdulilah Ananda Jakfar yang […]

  • 3 Pejabat Madina Kembali Diperiksa KPK

    3 Pejabat Madina Kembali Diperiksa KPK

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandaling Online) – KPK dikabarkan kembali memeriksa tiga pejabat pemkab Mandailing Natal. Pemeriksaan dilakukan di gedung Kejati Sumut, Kamis (13/6). ”Saat ini memang sejumlah pejabat sedang diperiksai oleh KPK di gedung Kejatisu,” ujar sumber terpercaya Mandailing Online via telefon seluler. Dikatakannya, ia melihat pejabat Madina saat memasuki Kejatisu, yakni Kepala BKD Madina, Syahdan Lubis […]

  • Mau Legacy Kesehatan, Bupati Madina Ditantang Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    Mau Legacy Kesehatan, Bupati Madina Ditantang Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan|| Mandailing Online-Anggota DPRD Mandailing Natal Binsar Nasution bongkar carut-marut RSUD Panyabungan. Meski digadang jadi rumah sakit rujukan, faktanya RSUD ini masih jauh dari standar. ruang rawat kurang, AC sentral belum fungsi, saluran air rusak sejak dibangun, hingga petugas kebersihan minim. “Pemerintah daerah nggak konsisten bantu RSUD Panyabungan. Hanya berharap dari anggaran pusat,” kata Binsar, […]

  • Rumah Tergenang, Ratusan Warga di Pekanbaru Mengungsi

    Rumah Tergenang, Ratusan Warga di Pekanbaru Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEKANBARU, (MO)- Sekitar 300 warga Perumahan Witayu di Jalan Nelayan Ujung, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, terpaksa mengungsi akibat banjir setinggi satu meter merendam permukiman mereka. Banjir akibat meluapnya sungai Siak itu membuat sebagian warga mengungsi ke tenda-tenda yang disediakan Dinas Sosial Pekanbaru. Sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara mereka yang […]

  • Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) batal menerima Dana Alokasi Umum (DAU) karena Kementerian Keuangan RI melakukan penundaan pencairannya mulai April 2011. Kelima daerah tersebut adalah Nias Selatan, Batubara, Padanglawas, Langkat dan Karo dengan total dana DAU sekitar Rp42 miliar. Kepala Bagian (Kabag) Pembinaan Anggaran Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pempropsu Indra Saleh mengatakan, penundaan tersebut […]

  • 11 Ranperda dan Kemauan Politik

    11 Ranperda dan Kemauan Politik

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pihak Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mandailing Natal (Madina) pertengahan Juli 2013 menyatakan sikap menunda pembahasan 11 Ranperda yang diajukan pemerintah daerah. Alasan yang diusung terkait anggaran dana bagi kegiatan koordinasi atau kunjungan kerja ke Jakarta. Koordinasi atau kunjungan kerja yang dimaksud pihak Baleg DPRD Madina sangat krusial, karena memiliki keterkaitan dengan kebijakan departemen di Jakarta. […]

expand_less