Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

3 Tahun Anggaran Dana Desa Untuk Pembangunan Kantor dan Balai Desa Hutabaringin Julu Tak Kelar

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
  • print Cetak

3 tahun anggaran, bangunan kantor desa dan balai desa hutabaringin julu tak kunjung kelar ( fikri )

MADINA – (Mandailing Online )- Selama 3 tahun anggaran sejak tahun 2022 sampai 2024 alokasi anggaran dana desa untuk pembangunan gedung kantor dan balai desa Hutabaringin Julu di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tak kunjung kelar.

Data yang didapat, Untuk rehabilitasi atau peningkatan balai desa, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir data Tahun 2024 senilai, Rp. 109.930.000. Lalu, Rp 166.162.100 untuk tahun 2023 dan Rp 195.276.000 tahun 2022. Tertotal senilai Rp.471.368.100.

Warga setepat mengaku bahwa Kades tidak terlalu terbuka terkait dana desa setempat. Meski ada agenda rapat desa, warga tidak terlalu dilibatkan sehingga tidak begitu mengetahui kondisi anggaran dan desa.

“Aaah, kadesnya ga pernah terbuka itu, Musyawarah desa saja yang hadir hanya mereka mereka saja, tak pernah diberikan informasi, baik ia melalui pangeras suara atau apalah. Makanya kami tidak tau soal apapun terkait Desa ini, abang sajalah yang liat,” Ujar O pada Wartawan sabtu 8/2/2025.

Selain itu, terkait realisasi ADD / DD didesa tersebut juga ‘diduga’ tak optima implementasinya, banyak infrastruktur yang terkesan asal jadi dan anggaran yang terus berulang berulang pada salah satu objek pemanfaatan Dana Desa.

“Kami warga sini kurang tau gimana alokasi dana desa, apalagi soal struktur nya, pernah memang yang abang tanya itu, si oloan itu jadi Bendahara desa, tapi setelah ada keributan kembali lagi si Aisyah itu yang jadi Bendahara Desa, jadi kesannya kayak suka suka mereka, dan abang cek saja langsung bagunan bagunan disini kayak mana,” Disambung inisial I warga setempat.

Menanggapi hal tersebut Kepala desa Darman Rangkuti yang dikonfirmasi Wartawan mengungkapkan Jika Pernyataan warga itu terkesan menuding dirinya.

“Siapa yang bilang, saya merasa selalu dituding warga hal hal buruk. untuk pembangunan kantor desa tahun 2022 bukan saya, saya tidak ada urusan dengan itu,” Kata Darman melalui Sambungan Telepon, Minggu Malam, (09/02/2025).

Darman dalam pesan singkat lewat  whatsApp juga meminta maaf  “Mohon maaf, saat ini saya tak bisa memberikan keterangan bukanya saya tak menghargai adinda namun udah lama masalah ini ngak ada abisnya,” kata Darman.( fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menjaring 15 siswa SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kecamatan Panyabungan, dalam operasi kasih sayang yang digelar Rabu (10/11). Selain itu, Satpol PP juga berhasil menjaring dua PNS yang berkeliaran saat jam kerja. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Nurkholis SH saat ditemui […]

  • Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan di DPR menilai, sangkaan pada pasal Kitab Undang-Udang Hukum Pidana (KUHP) yang menyangkut tindak pidana prostitusi, terlalu sempit. Dimana jerat pidana prostitusi saat ini hanya bisa disangkakan kepada mucikari atau makelar bisnis ilegal itu. Ke depan, pelaku bisnis prostitusi diharapkan bisa dijerat. Salah satu caranya melalui revisi UU KUHP […]

  • 1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

    1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Mardiasmo menyatakan, seluruh Pemerintah Daerah harus mengalokasikan sedikitnya 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk dana pemberantasan korupsi, Rabu (15/1). Anggaran itu guna memper kuat pengawasan, mengingat masih maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah dan Kepala Daerah. “Hal ini sebenarnya sudah sudah disampaikan pak […]

  • BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Terhitung kemarin, sudah sebulan lebih BBM sulit diperoleh di Madina. Kelangkaan BBM ini sontak membuat sopir angkutan kota atau angkot yang beroperasi di Madina menginap di SPBU. Lho kok? Syahbudin (31) misalnya. Sopir angkutan umum di Panyabungan ini mengaku, sudah beberapa kali menginap di SPBU demi beberapa liter bensin. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan […]

  • Pengurus KTNA Madina Dilantik

    Pengurus KTNA Madina Dilantik

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Mandailing Natal (Madina) priode 2014-2019 dilantik. Pelantikan dilakukan Wakil Ketua KTNA Sumut, H. Rahim Pasaribu di aula Kantor Ketahanan Pangan Madina, Kamis (20/3/2014) dihadiri Sekretaris Daerah Madina Yusuf Nasution. Nama-nama yang dilantik: AHLI ANDALAN Ponimin Nasution Ahmad Syafi’I Nasution Sudirman Batubara BADAN PENGURUS Ketua : […]

  • Serial HUT Madina ke-16: Pasar Lelang Karet Mubazir, Dana 400 Juta Sia-sia

    Serial HUT Madina ke-16: Pasar Lelang Karet Mubazir, Dana 400 Juta Sia-sia

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal memasuki Hari Ulang Tahun ke-16 pada 9 Maret 2015, dan sejauh itu pula banyak ditemukan kebijakan pemerintah daerah yang diduga salah kaprah berakibat uang negara yang nota bene uang rakyat mubazir dihamburkan. Kasus komplek bangunan pasar lelang karet di kawasan Desa Tobang Kecamatan Kotanopan, mubazir alias tak dimanfaatkan […]

expand_less