Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Meski Sudah jadi Kades. Erwinsyah Tetap Terima Gaji dari Statusnya Sebagai Pegawai Honor

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • print Cetak

Istimewa

MADINA – (Mandailing Online) – Erwinsyah Pasaribu Kades Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina mengakui tetap menerima gaji dari statusnya sebagai pegawai honor di Kantor Camat Panyabungan Utara sejak tahun 2023 ahir sampai tahun 2024.

” kalau tahun 2023 sejak dilantik jadi Kepala Desa saya terima 1 bulan saja dan di tahun 2024 nerima gaji full dengan sistem transper ke rekening karena memang saya masih berstatus honor di Kantor Camat Panyabungan Utara ” kata Erwinsyah Pasaribu saat dikonfirmasi kemaren senin 24/2/2025.

Sejauh ini belum ada penegasan dari Inspektorat Madina apakah bagi tenaga honor yang menjadi Kepala Desa dan masih menerima gaji dari statusnya pegawai honor akan melakukan pengembalian uang gaji yang terlanjur diterimanya ke KAS daerah.

Dari data yang dihimpun Wartawan Ada Rp. 60.000.000. belanja jasa tenaga administrasi untuk Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di kantor Kecamatan Panyabungan Utara Tahun 2024.

Sementara, diketahui gaji Kades di Mandailing Natal Tahun 2024 senilai Rp.2.200.000 per bulannya yang bersumber dari Anggaran Dana Desa. Dari data penyaluran Dana Desa Batang Gadis untuk Tahun 2024 ada Rp. 787.714.000 pagu anggaran ADD dan DD selama tahun 2024 tanpa silpa.

Sebelumnya, Camat Panyabungan Utara Hasan Basri mengaku bahwa SK perpanjangan honor atas nama Erwinsyah Pasaribu untuk tahun 2025 tidak lagi diperpanjang.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melalui Kabid Pemdes Anjur berutu menjelaskan bagi tenaga honorer yang menang dalam pilkades harusnya ia diberhentikan dari instansi tempat ia bekerja atau mengundurkan diri secara sukarela.

Memang kata Anjur sesuai aturan bagi ASN atau Pegawai Honorer di Pemerintahan yang hendak jadi kepala desa. tetap saja di perbolehkan dengan catatan bagi ASN yang ikut serta nyalonkan jadi kades dan menang dalam pilkades tersebut , ASN akan berstatus non aktif, ia hanya memperoleh gaji sebagai Kepala Desa saja, untuk gaji ASN nya akan dinon aktifkan sementara sampai berakhir masa jabatannya sebagai Kepala Desa. Demikian halnya pada tenaga honorer karena sumber gaji tetap berasal dari keuangan negara.

Sementara, Rahmad Daulay Kepala Badan Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal yang dikonfirmasi terkait hal tersebut belum memberikan keterangan resmi.

“Silahkan dibuat surat tertulis pak nanti kami tanggapi secara tertulis,” Ujar Rahmad melalui Pesan Whatsapp. Selasa, (25/02).

Menanggapi hal tersebut Sekda Madina Alhamulhak Daulai yang dikonfirmasi seputar status Kades Batang Gadis yang punya dua jabatan dan dobel gaji bersumber dari uang negara mengatakan bahwa itu tidak di perbolehkan.

” kalau ada surat ke Pemkab Madina terkait status Kades itu, Pemkab melalui Inspektorat akan melakukan Riksus ( pemeriksaan khusus ) dan biasanya gaji yang sempat diterimanya akan dilakukan pengembalian,” jelas Sekda.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melissa Perez Kagumi Ritual Shalat

    Melissa Perez Kagumi Ritual Shalat

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Melissa Perez lahir dan besar dalam keluarga Katolik. Sejak kecil ia akrab dengan ritual Katolik seperti Natal, Misa, dan Rosario. Meski keluarganya percaya pada satu Tuhan, yang disebut Yesus, namun, pada waktu lain mereka menyebutnya lain, yakni Bapa. Inilah yang membingungkan Mellisa. Menurut Melissa, cara hidup Katolik tidak benar-benar ketat. Meski banyak aturan dalam Alkitab […]

  • Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mampu memproduksi gula aren sekitar 1 ton per minggu. “Membuat gula aren merupakan andalan di desa ini, karena di hutan kami tanaman aren tumbuh subur, bahkan juga tumbuh diantara tanaman karet warga, sehingga jika lagi bagus setiap minggunya bisa mencapai 1 ton gula […]

  • Muhammadiyah: Ada Sejarah Panjang di Balik Lahirnya UU Perkawinan

    Muhammadiyah: Ada Sejarah Panjang di Balik Lahirnya UU Perkawinan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, JAKARTA — Alasan pengajuan judicial review terhadap pasal 2 ayat 1 UU No 1/1974 tentang Perkawinan dinilai tak berdasar. Pimpinan Pusat Muhammadiyah berpendapat, para pemohon uji materi tersebut tidak paham akan posisi agama dalam konstitusi. “Ada sejarah yang panjang di balik lahirnya UUP 1974. Tidak ada hak konstitusi warga yang dirugikan oleh aturan […]

  • Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan  Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Titik panas yang muncul di Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, tidak terkait dengan peningkatan status Gunung Sorik Marapi. Jarak antara masjid dan gunung api sekitar 13 km, sehingga kemungkinan besar penyebabnya adalah kebocoran instalasi listrik. “Penyebabnya bisa bermacam macam, salah satunya setelah aliran listrik dipadamkan, suhu sempat mengalami penurunan,” […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • DCS Dapil 2 PKP Madina

    DCS Dapil 2 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKP Madina

expand_less