Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

IYE dan Masyarakat Menunggu Ketegasan Kejatisu Terkait Dugaan Korupsi Stunting Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Farhan Donganta ketua  IYE (Indonesia Youth Epicentrum) Madina apresisasi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kejatisu ) yang konsisten mengungkap dugaan kasus korupsi dana stunting tahun anggaran 2022 -2023 di Kabupaten Madina seperti statemennya di media saat kunjungan ke Kejaksaan Negeri Madina Jum’at 23/5 akan tegak lurus dan profesional dalam pengungkapan kasus yang ditangani Kejaksaan termasuk dugaan korupsi dana stunting Madina yang sedang ditangani Kejatisu.

” sebagai lembaga yang mengukur kinerja dan pencapaian target pembangunan di Kabupaten ini tentu kami apresisasi konsistensi Kejatisu dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi dana stunting Madina tahun anggaran 2022-2023. Pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut pak Udianto akan menjadi bahan bagi masyarakat yang terus memantau perkembangan kasus stunting ini,” kata Faran Donganta pada Mandailing Online Sabtu 24/5.

Farhan menjelaskan bahwa sesuai perkembangan. Kejatisu sendiri telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pejabat di Pemkab Madina yang terkait dengan dana Stunting itu. Namun sejauh ini pengungkapan dugaan korupsi dana stunting kabarnya masih pada tahap penyelidikan dan langkah intitusi kejaksaan ini tentu akan ditunggu masyarakat apakah akan berlanjut atau berhenti ditengah jalan.

” lembaga IYE  dan masyarakat tentu menunggu keprofesionalismean dan ketegasan Kejaksaan dalam pengungkapan dugaan korupsi di Madina yang sedang di tangani khusus dana stunting. Sebagai lembaga yang saat ini dipercaya Presiden Prabowo dalam membungkar praktek korupsi, masyarakat dan IYE berharap  Kejaksaan bongkar habis para terduga korupsi itu,” harap Parhan.

Menurut sumber Dana stunting di Kabupaten Madina untuk tahun 2022 dan 2023 diperkirakan mencapai nilai yang cukup besar. Pada tahun 2022, anggaran dana stunting diestimasi sebesar Rp 34 miliar, sementara pada tahun 2023 jumlahnya melonjak hingga sekitar Rp 69 miliar. Jika dijumlahkan, total alokasi dana untuk dua tahun tersebut mencapai Rp 103 miliar.

Besarnya angka ini tentu menjadi perhatian, mengingat dana tersebut seharusnya digunakan untuk mendukung program nasional dalam mengatasi masalah kekurangan gizi kronis (stunting) di Indonesia.

Diketahui Kejatisu sendiri belum merilis secara resmi jumlah pihak yang sudah dipanggil maupun rincian materi pemeriksaan. Namun, langkah pemanggilan terkait dana stuntung ini disebut menjadi pintu awal untuk membuka tabir dugaan penyimpangan dana stunting yang menjadi perhatian nasional

Kajatisu Idianto sendiri memang saat berkunjung ke Kejari Madina mengungkapkan pada wartawan bahwa seluruh kasus yang sedang dilidik oleh Kejaksaan akan diselesaikan secara profesional sesuai dengan perundang undangan yang berlaku termasuk persoalan dana stunting tahun anggaran 2022-2023 dan  Smart Village yang saat ini sedang ditangani Kejatisu. Idianto mengaku akan tegak lurus dalam mengungkap kasus tersebut.( napi )

Keterangan gambar : Istimewa

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

    Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis meminta bupati Mandailing Natal mengeluarkan lahan seluas 2.542 hektar dari Izin Lokasi KP USU. Ini mengindikasikan, bahwa kebijakan pemerintah di era bupati Amru Daulay yang memberikan izin lokasi kepada KP USU tak berterima di tingkat rakyat di empat desa selaku pemilik lahan. Juga […]

  • Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

    Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Jurnalis/Petani di Gunung Tua Jae Kekurangan air terjadi hampir di mana-mana. Bukan di Gunung Tua Jae saja. Desa Saba Jambu, Iparbondar, Mompang, Sarak Matua, Panyabungan Jae hingga Sipolu-Polu. Itu akibat saluran-saluran sekunder Irigasi Batang Gadis tak mengalirkan volume air yang banyak. Kasus gerilya malam para petani Desa Iparbondar juga terjadi. Akhiruddin […]

  • Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Ali Makmur Nasution dieksekusi tim Kejaksaan Negeri Panyabungan, Rabu (12/2/2014) sekira pukul 17.30 WIB. Di bawah kawalan pegawai Kejari Panyabungan, Ali Makmur berjalan di belakang petugas, bergegas masuk mobil menunuju Lapas klas II-B Sipapaga, Panyabungan. Kasi Intel Kejari Panyambungan, Muhammad Yusuf SH ketika dikonfirmasi mengatakan, […]

  • Tes Kehamilan Usai Libur Panjang, Seks Bebas Makin Meresahkan

    Tes Kehamilan Usai Libur Panjang, Seks Bebas Makin Meresahkan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat Kehidupan generasi muda kita tak lagi aman. Budaya Barat yang masuk ke negeri ini nyatanya tidak disaring dengan benar dan membahayakan nasib generasi ke depan. Seks bebas, salah satu budaya rusak yang lahir dari kehidupan sekuler kini memengaruhi penduduk negeri mayoritas muslim ini. Sungguh miris, negara tak mengambil peran dengan […]

  • Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- meski berlebel proyek Nasional pembangunan jalan nasional di wilayah Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) Provinsi Sumatera Utara, ternyata diduga menggunakan material galian C ilegal. Polres Madina pun segera akan melakukan gelar perkara terhadap dugaan tersebut. Kasat Reskrim Polres Madina AKP Prastiyo Triwibowo, SIK, Senin (17/07/23), mengatakan dugaan penggunaan material galian C […]

  • Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mayoritas responden, atau sebesar 29 persen merasa persoalan pembangunan dan ekonomi desa terletak pada kepala desa dan aparaturnya tidak kompeten. Demikian dilansir Kompas.com, Senin (31/7/2023). Jajak pendapat Litbang Kompas periode Juli 2023 merekam pendapat publik soal berbagai persoalan utama dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Kemudian, sebanyak 24,3 persen responden […]

expand_less