Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Madina Bisnis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • print Cetak

Oleh: Dahlan Batubara

Jarang ada media massa di daerah yang memfokusakan diri pada berita-berita ekonomi. Termasuk di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Sejak era cetak, pun hingga era online masa kini.

Padahal ekonomi termasuk urat nadi kehidupan. Bahkan salah satu dari yang penting dalam hajat hidup masyarakat. Itu yang menjadi alasan kebutuhan berita-berita ekonomi.

Kehadiran media ekonomi di daerah diperlukan untuk menginformasikan fakta-fakta, indikator-indikator, analisis, kajian kelemahan dan peluang ekonomi. Membentuk pemikiran publik, hingga ranah kebijakan pemerintah di sektor ekonomi.

Dinamika ekonomi di satu daerah tidak akan terpamahami secara keseluruhan tanpa media bergenre ekonomi di daerah. Mustahil pula mengharapkan media-media mainstream yang berbasis di ibukota negara atau ibu kota provinsi, karena tak mampu menjangkau daerah secara detail.

Gambaran sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, industri, distribusi, konsumsi, harga, jasa, pertambangan, pariwisata, infrastruktur, investasi, angka-angka statistik, angkatan kerja, dilema pengangguran, hingga regulasi. Semua memerlukan media ekonomi sebagai saluran informasi.

Daerah ingin ekonominya maju, termasuk Madina. Oleh karena itu semua perlu bergerak bersama, baik pelaku ekonomi, kebijakan daerah dan pergerakan informasi oleh media ekonomi.

Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution sangat memahami pemikiran tersebut
ketika beliau meminta saya membuka media ekonomi. Tahun 2019. Saat beliau menjadi wakil bupati Madina.

Maka lahirlah media bernama Madina Bisnis.

Akibatnya, saat itu, saya menangani dua media: Mandailing Online bergenre sosial politik dan Madina Bisnis bergenre ekonomi. Keduanya dinaungi satu badan usaha: CV. C-Media.

Sebelum itu sebenarnya pernah ada media ekonomi di Madina, nama medianya TONDINTA, lahir tahun 2012, media cetak, berbentuk surat kabar. Terbit dua kali dalam seminggu. Kelahiran koran ini dimotori Ivan Iskandar Batubara, Sobir Lubis dan saya. Saat itu Ivan menjabat ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut. Sobir Lubis ketua Kadin Madina.

TONDINTA hanya terbit selama satu tahun. Alasan berhenti: koran di daerah – apalagi di tingkat kabupaten – nasibnya sulit bertahan lama akibat oplah yang sulit berkembang.

Madina Bisnis yang saya tangani waktu itu pun hanya bertahan dua tahun. Berhenti karena kekurangan personil. Betapa sulitnya mencari wartawan ekonomi. Apalagi nasib media online di daerah belum menemukan pola untuk pemasukan finansial. Perusahaan media online sulit menggaji wartawan. Tak seperti media cetak yang bisa menghasilkan dana dari penjualan koran.

Kini Madina Bisnis sudah dihidupkan kembali. Alhamdulillah. Dinaungi PT. Surya Madina Bisnis. Saya percaya media ini bisa eksis. Mampu berkembang. Karena ditangani figur-figur hebat.

Ditangani langsung Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution selaku komisaris utama. Beliau memiliki saham mayoritas: 50 persen (menjadi 40 % karena 10 % diberikannya kepada anak yatim dan fakir miskin).

Dibantu Miswar Daulay (wakil komut). Beliau tokoh pemikir muda. Memiliki banyak gagasan dan visi yang luas dan jauh.

Ada juga Muhammad Yakuf Hasibuan, aktivis muda, cerdas dan kreatif.  Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan nyaris seluruh kalangan. Jabatan direktur utama sangat sesuai untuknya.

Pun Herman Birje Nasution, tokoh pemikir dan aktivis muda yang cukup cerdas melakukan kajian dan analisa. Beliau menjabat wakil direktur utama.

Juga diperkuat M. Daffa Arinalhaq Nasution yang menjabat wakil direktur utama bidang keuangan. Daffa baru saja menyelesaikan kuliah jurusan Desain Komunukasi Visual di Universitas Mercubuana, Jakarta. Kecerdaanya mungkin turun dari sanga ayah: Surbaini Nasution yang pernah lama sebagai jurnalis bursa saham dan investasi di Jakarta.

Launching media Madina Bisnis dibawah PT Surya Madina Bisnis berlangsung di Panyabungan. Tepatnya di kediaman Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution, Minggu (25/5/2025).

Bupati Madina Saipullah Nasution dalam pidato sambutan di acara launching itu mengungkapkan banyak faktor melatari kendala pembangunan ekonomi di Madina. Diantaranya karena tumbuh sporadis, kurang terencana.

Oleh karena itu, dia berharap Madina Bisnis berbagi peran dengan pemerintah mengembangkan ekonomi. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat “Amin kita sama, tapi iman kita berbeda”, begitu kira-kira semboyan generasi milennial dan generasi z dalam mewacanakan kehidupan mereka dalam bingkai liberalisasi beragama. Bebasnya interaksi pergaulan lawan jenis menempatkan hubungan perasaan pada batasan yang sudah melewati rambu rambu akidah. Tak sedikit dari milenial maupun gen z menyatukan perbedaan keyakinan tersebut […]

  • BPJS Kesehatan Hapus Kelas, Naikan Standar Layanan Atau Iuran?

    BPJS Kesehatan Hapus Kelas, Naikan Standar Layanan Atau Iuran?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh. Nurati, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Pemerintah mulai menyusun formulasi iuran terbaru bagi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini menyusul penerapan kelas standar yang akan diujicobakan pada bulan depan. “Iuran tentunya sudah tidak relevan apabila dikaitkan dengan Kelas 1, 2, dan 3, karena tidak akan lagi ada Kelas 1, 2, dan 3,” jelas Anggota Dewan […]

  • PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    PKS: Gatot sering diabaikan Syamsul

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Hubungan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin dengan wakilnya, Gatot Pujo Nugroho, dikabarkan tidak harmonis. Apalagi, sejak ditahan di Rutan Salemba Jakarta, Gubsu ternyata tidak pernah dapat berhubungan dengan Wagubsu baik via telepon maupun pesan singkat (SMS). Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, hubungan Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo […]

  • Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2024 telah mendapat alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus atau DAK Bidang Jalan senilai Rp 7,8 miliar untuk pembangunan jalan hotmix ruas jalan simpang siobon -aek mata, Kecamatan Panyabungan. Agar tidak ada kendala saat pelaksanaan pekerjaan, Dinas PUPR Madina Kamis 9/11/2023 melaksanakan Long Segmen […]

  • Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TOBASA – Berkas mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung dan mantan Plt Sekda Saibon Sirait yang terlibat dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTA Asahan III, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Balige, Rabu (5/3) sekira pukul 15.00 WIB. Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi melalui Kasat Reskrim AKP Robert Sembiring didampingi Kanit Tipikor Aiptu M Harahap, Kamis […]

  • DCS dapil 2 Nasdem Madina

    DCS dapil 2 Nasdem Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Nasdem Madina

expand_less