Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
  • print Cetak


JAKARTA-
Maraknya gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW 9) akhir-akhir ini diduga sebagai upaya untuk menutupi kerugian gerakan tersebut. Sebab, pasca Bank Century kolaps pada 2008 silam, NII pimpinan Panji Gumilang itu merugi Rp300 miliar. Karena itu, rekrutmen digencarkan untuk menutupi kerugian tersebut.

Peneliti sejarah Darul Islam Negara Islam Indonesia Solahudin mengungkapkan, pada kurun 2005-2008 NII gencar menggalang investasi emas kepada para anggotanya. Emas yang terkumpul seberat 2 ton. Emas tersebut kemudian dikonversi ke duit berupa Rp250 miliar dan diinvestasikan ke Bank Century.

“Panji Gumilang dan Robert Tantular kenal dekat. Karena itu, dia percaya” kata Solahudin dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, kemarin (30/4). Ternyata Bank Century kolaps. Duit yang diinvestasikan tak bisa diminta kembali.
Kerugian kedua, kata Solahudin, terjadi sebelum pilpres 2009. Saat itu, Jusuf Kalla sebagai salah seorang calon presiden berkomitmen memberi seribu ekor sapi impor asal Selandia Baru kepada Panji. Yakin janji itu bakal direalisasikan, Panji lantas berhutang Rp50 miliar ke bank. Ternyata janji meleset. “NII rugi besar,” katanya.
Kondisi itu diperparah dengan jumlah iuran bulanan NII yang menurun. Saat masa puncak dulu, jumlah total iuran semua anggota mencapai Rp9 miliar. Kini, jumlah itu melorot menjadi Rp5 miliar per bulan.

Karena itu, kata Solahudin, saat ini NII gencar-gencarnya merekrut pengikut. Para anggota baru ditarget untuk menyetor uang dalam jumlah besar. Selain itu, anggota baru juga digerakkan untuk menggalang dana dengan menyodorkan kotak infak di jalan-jalan, masjid, dan musala. “Kalau ada anggota keluarga yang hilang diculik NII, saya yakin mereka ada di antara para peminta-minta sumbangan di pinggir jalan itu,” katanya.

Solahudin menambahkan, NII tidak akan pernah bisa diusik penegak hukum. Sebab, dengan massa sekitar 155 ribu orang, mereka dimanfaatkan sejumlah kekuatan politik. Pada saat yang sama, NII juga perlu untuk berlindung pada sebuah partai. “Baik untuk perlindungan maupun untuk akses politik,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku turut resah dengan merebaknya kasus NII di beberapa daearah. Bahkan yang lebih mengkawatirkannya adalah adanya kabar bahwa gerakan NII menyusup ke pemerintah daerah dengan menjadi pegawai negeri sipil.

Tak mau ambil resiko, mantan Gubernur Sumatera Barat langsung mengirim surat kepada kepala-kepala daerah terkait pemasalahan tersebut. Menurutnya, surat yang disebarkan ke seluruh daerah itu berisi perintah agar pemerintah daerah menelusuri ada tidaknya PNS yang terkait dengan gerakan NII. “Kami minta mereka mengidentifikasi apa benar kabar itu,” kata dia.

Dia meminta daerah-daerah itu sesegera mungkin melaporkan hasil penelusurannya kepada Kemendagri. Saat ditanya apa tindakan yang dikenakan apabila benar-benar ditemukan pegawai negeri sipil yang juga anggota NII, Gamawan menjawab dengan tegas. Intinya, jawab dia, harus ada pemeriksaan secara intensif kepada orang-orang yang diduga terlibat. “Tapi kalau memang terbukti, orang yang telibat bisa diberhentikan,” kata dia.

Menurutnya, pemberhentian PNS yang terlibat NII itu sesuai dengan UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Dalam undang-undang itu dijelaskan bahwa seorang PNS bisa diberhentikan apabila melanggar ideologi negara. Tak hanya itu, mantan Bupati Solok itu menjelaskan, pihaknya juga akan menggandeng pihak kepolisian untuk menelusuri gerakan NII di daerah-daerah.(aga/kuh/jpnn)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina korupsi cetak sawah?

    Pemkab Madina korupsi cetak sawah?

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina diduga korupsi melalui anggaran program belanja cetak sawah pada Tahun Anggaran (TA) 2011 dan 2012. Ini merupakan sebuah bukti tidak profesionalnya kedua dinas tersebut. Pasalnya, sebagai pihak pengguna anggaran, kedua dinas itu sangat jelas mengabaikan program kesejahteraan rakyat. Kordinator Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli […]

  • Panwaslu Adakan Sosialisasi Di Lapas Klas IIB Panyabungan

    Panwaslu Adakan Sosialisasi Di Lapas Klas IIB Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, Untuk memperkecil pelanggaran Pemilu serta memberikan pengetahuan terkait tata cara pemilu kepada masyarakat binaan (narapidana) , Pengawas Pemilu Mandailing Natal (Panwaslu Madina) melakukan sosialisasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Panyabungan, selasa (4/2) Ketua Panwaslu Madina, Hendri Pulungan, S.sos yang didampingi anggotanya Ahmad Husein, SH dan Sekretaris Panwaslu Madina, Sarman Nasution, Sag dihadapan para anak […]

  • KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Divisi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih terus menelaah laporan pengaduan dugaan korupsi Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro yang disampaikan “Masyarakat Peduli Dairi” pertengahan Januari lalu. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelaahan sangat diperlukan sebagai pintu masuk bagi upaya penanganan dugaan korupsi. Karena itu prosesnya juga tidak dapat […]

  • Idris Lubis: Pemerintah Harus Segera Penuhi Hak Honorer

    Idris Lubis: Pemerintah Harus Segera Penuhi Hak Honorer

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu putra terbaik Mandailing Natal (Madina) menilai Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera memenuhi hak-hak tenaga honorer yang belum diberikan untuk tahun 2022 ini. Hal itu disampaikan pria yang bekerja di Kementerian PU PR ini menanggapi belum keluarnya gaji dan SK honorer di lingkungan Pemkab Madina sejak Desember 2021. “Sebelumnya penuhi […]

  • Zainal Arifin Ketua PCNU

    Zainal Arifin Ketua PCNU

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Drs H Zainal Arifin MM, terpilih menjadi Ketua PCNU Madina untuk periode 2010-2015, pada Konferensi Cabang (Konfercab) NU Madina, Minggu (7/11). Zainal terpilih usai unggul 5 suara dari satu calon lainnya, Izhar Ismail SSos. Pantauan METRO, peserta konfercab terdiri dari pengurus Majelis Wakil Cabang […]

  • Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Dua siswi terbaik dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan berhasil meraih beasiswa untuk belajar di Jerman. Di Jerman, mereka akan mendapatkan pendalaman kemampuan bahasa Jerman, serta tukar menukar budaya. "Dari hasil seleksi yang dilaksanakan koordinator PASCH-Goethe Institute Jerman, Ekadewi Indrawijaya, tanggal 30-31 Maret 2015 lalu, dari 20 siswa peserta seleksi sertifikat A-2 se […]

expand_less