Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Bupati Madina Tegaskan Komitmen Meningkatkan Ketahanan Pangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, menegaskan komitmennya meningkatkan ketahanan pangan sesuai instruksi Presiden RI.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pemaparan ketahanan pangan, Budan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para kepala OPD, camat, dan para kepala desa di Aula Kantor Bupati, Komplek perkantoran Payaloting, Senin (28/7/2025).

Bupati Saipullah meminta seluruh desa di Madina bergerak aktif membuka lahan pertanian dan membangun sistem pangan mandiri.

“Program ketahanan pangan ini bukan sekadar program biasa. Ini adalah instruksi langsung Presiden. Setiap desa harus mampu memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri, agar tidak tergantung dari daerah lain,” tegas Saipullah.

Saipullah menyebutkan, bahwa kebutuhan pokok seperti beras, jagung, kentang, dan sayuran harus bisa disiapkan sendiri oleh setiap desa. Dana desa sebesar 20 persen yang memang dialokasikan untuk ketahanan pangan, harus benar-benar dimanfaatkan untuk membuka lahan dan menanam bahan pangan utama.

“Kalau kebutuhan pokok sudah terpenuhi sendiri, maka urusan ketahanan pangan selesai. Sekarang tinggal bagaimana kepala desa dan camat mengkoordinir masyarakat untuk menyiapkan lahan dan mulai menanam,” sebutnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kerja sama antara BUMDes dengan Koperasi Merah Putih. Saipullah mendorong agar kedua lembaga ini bersama-sama mengembangkan enam gerai penting di desa, yaitu gerai sembako, LPG, pupuk, apotek/klinik, cold storage, dan gudang penyimpanan.

Cold storage, kata Saipullah, menjadi kunci untuk menjaga kualitas hasil pertanian seperti sayur dan buah, agar tidak cepat rusak. Sementara gudang beras harus dibangun dengan standar penyimpanan yang baik agar stok bisa tahan lama.

“Saya tidak mau Koperasi Merah Putih ini hanya macan ompong. Sudah berbadan hukum, tapi tidak bergerak. Kita harus kawal ini agar jalan, karena ini akan diawasi langsung oleh Presiden,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan soal program MBG yang menjadi salah satu prioritas nasional. Saipullah mengajak seluruh desa ikut berpartisipasi membangun dapur umum yang disebut dengan Sistem Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Disebutkan Saipullah, Setiap dapur nantinya harus mampu menyuplai makanan bergizi kepada 3.000 hingga 4.000 siswa serta ibu hamil atau menyusui setiap hari. Menurutnya, hal ini akan membuka banyak lapangan kerja dan mempercepat pergerakan ekonomi desa.

“Kalau dapurnya menyiapkan sendiri dari awal, mulai dari bangunan sampai peralatan, dia dapat insentif Rp3.500 per paket makanan. Tapi kalau hanya memasak saja, insentifnya Rp1.500. Ini peluang ekonomi bagi desa,” jelasnya.

Namun disisi lain, Saipullah menyadari kondisi geografis Madina yang banyak desa terpencil. Untuk itu, ia menyarankan agar dapur bergizi juga bisa dibangun di desa-desa kecil meski jumlah penerimanya sedikit.

“Desa seperti Banjar Lancat, jalannya saja sulit. Kita harus realistis, jangan samakan dengan kota. Kalau perlu satu desa punya dapur sendiri, ya itu solusi terbaik,” katanya.

Bupati mengingatkan bahwa semua instruksi ini akan ia pantau langsung ke lapangan. Ia menegaskan tidak segan-segan mengevaluasi desa yang tidak menjalankan program ketahanan pangan dan makan bergizi gratis.

“Saya akan turun ke desa. Saya cek kalau tidak ada, dana desa dievaluasi dan dana 20 persen dari desa tidak akan saya turunkan. Bahkan tunjangan kepala desa juga akan saya pertimbangkan,” ujarnya. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Jumlah fakir miskin di Kota Padangsidimpuan mencapai 51.990 jiwa. Jumlah itu berdasar data yang dihimpun dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan menyatakan Senin (29/10/2018) dari 51.990 jiwa fakir miskin yang terdaftar di kota Padangsidimpuan, terdapat 11.866 kepala keluarga […]

  • Tes Kehamilan Mencegah Pergaulan Bebas, Efektifkah?

    Tes Kehamilan Mencegah Pergaulan Bebas, Efektifkah?

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Baru-baru ini beredar video di media sosial yang menunjukkan sejumlah siswa SMA melakukan tes kehamilan. Tes kehamilan dalam video tersebut dilakukan oleh SMA Sulthan Baruna, Desa Padaluyu, Kecamatan Cikarang, Cianjur. Menurut pihak sekolah, tes kehamilan dilakukan setiap usai liburan semester. Hal ini dipicu, tiga tahun lalu ada orang tua siswa menginformasikan kepada […]

  • Bupati Madina Tak Akui Terima Gratifikasi

    Bupati Madina Tak Akui Terima Gratifikasi

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN, – Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Hidayat Batubara tetap kukuh mengakui uang Rp 1 miliar yang ia dapat dua hari sebelum ditangkap KPK adalah utang. “Saya merasa pinjaman saja uang dari Khairul Anwar (Plt Kadis Pekerjaan Umum Madina) itu,” katanya usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (2/9/2013). didakwa melanggar pasal 12 […]

  • Membawa Anak ke Masjid, Bolehkah? (2-habis)

    Membawa Anak ke Masjid, Bolehkah? (2-habis)

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Hafidz Muftisany Anak-anak diperintahkan shalat saat usia tujuh tahun. Hal ini didasarkan pada hadis tentang letak saf shalat bagi anak-anak. Dalam hadis tersebut Rasulullah SAW melakukan shalat di rumah Abu Thalhah dengan memosisikan Anas (yang saat itu masih kecil) dan seorang anak yatim di belakang beliau. Sedangkan, Ummu Sulaim di belakang kedua anak tersebut. […]

  • Poligami di Mata Kartini dan Feminisme

    Poligami di Mata Kartini dan Feminisme

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Ide Feminisme merupakan ide yang senantiasa menjunjung tinggi kebebasan dan kesetaraan kedudukan, hak, hukum, perlakuan dan berbagai dimensi kehidupan bagi perempuan agar senantiasa sama dengan laki-laki. Sehingga Feminisme meniscayakan perempuan untuk menentukan pilihan atas dirinya sebagaimana laki-laki termasuk dalam pernikahan. Jika seorang perempuan […]

  • Hiii… Kodok Monster Ini Makannya Tikus

    Hiii… Kodok Monster Ini Makannya Tikus

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kodok berukuran besar yang hidup di selatan Afrika ini pantas disebut mosnter. Bagaimana tidak, kalau kodok umumnya makan nyamuk atau hewan kecil sejenisnya, lha kodok ini makannya tikus, bahkan ular. Bisa dibayangkan berapa besar ukuran mulutnya saat kodok tersebut menangkap mangsanya. Ukurannya memang jumbo. Satu ekor kodok dewasa beratnya bisa mencapai 2 kilogram. Ini merupakan […]

expand_less