Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Ketua DPRD Madina Dicurhati terkait Tambang di Aek Sinaenjon

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • print Cetak

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis saat menerima curhatan warga terkait tambang emas ilegal diwilayah aek sinaenjon ( ist )

Muara Batanggadis ( Mandailing Online ): saat membawa bantuan korban banjir ke wilayah terparah di daerah siulang aling, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis dicurhati warga terkait aktifitas tambang emas ilegal di wilayah aek Sianenjom.

Para kaum ibu desa ke Erwin Efendi Lubis mengaku sawah mereka telah tertimbun material lumpur yang dibawa arus banjir. Mereka menduga lumpur tersebut dari bekas material aktifitas pertambangan emas ilegal di wilayah aek sinaenjon.

“Inda setuju hami masyarakat on tombang di Sinaenjon, On ma banjir bahat maroban bustak tartanom sude saba nami (Kami tidak setuju ada PETI di Sinaenjon, ini sudah banjir banyak lumpur tertimbun semua sawah Kami)” ungkap Boru Pulungan.

Ada 4 desa yang menolak keras aktifitas ilegal tersebut yaitu Desa Huta Rimbaru, Desa Lubuk Kapundung I, II dan Desa Ranto Panjang. Selasa (09/12/25).

Penolakan aktifitas tambang emas ilegal tersebut juga dituangkan dalam surat yang ditanda tangani oleh Kepala Desa se Wilayah Siulangaling, dan juga ditanda tangani warga se siulangaling.

Surat itu langsung diserahkan kepada Ketua DPRD Madina H Erwin Efendi Lubis disela sela pemberian bantuan korban banjir yang dibawa Fraksi Gedindra DPRD Madina.

Kepala Desa Lubuk Kapundung I, Hamzah menjelaskan bahwa surat penolakan aktifitas tambang emas ilegal ini juga sebagai bukti bahwa pihak desa tidak pernah menerima setoran dari pelaku tambang seperti yang ditudingkan selama ini.

” ini sebagai bukti bahwa kami kepala desa wilayah siulang aling membantah tudingan selama ini yang mengataka kami menerima uang dari para pelaku tambang emas ilegal diwilayah ini,” kata Hamzah.

Sementara itu Ketua DPRD Madina H Erwin Efendi Lubis SH, setelah menerima Surat Penolakan aktifitas tambang emas ilegal di wilayah aek Sinaenjon, menyampaikan akan menindak lanjuti keluhan warga dengan sesegara mungkin melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Juga Aparat Penegak Hukum dan pemangku kepentingan lainnya.

“Surat penolakan tambang emas ilegal ini Saya terima, dan secepatnya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah serta APH juga pemangku kepentingan lainnya, Agar ini ditangani segera karena telah membuat keresahan masyarakat Saya” Ucap Ketua DPRD Madina H Erwin Efendi Lubis SH.( farel )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang bulan Ramadhan, para pengrajin kolang kaling di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meningkatkan produksi. Pantauan di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, kaum perempuan mulai disibukkan membuat kolang kaling untuk dijual kepada pedagang pengumpul. Pengrajin musiman juga terlihat aktif. Pekerjaan musiman ini memang hampir dilakoni banyak warga di desa itu. Sementara kaum […]

  • Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan. Itu tentu membutuhkan penanganan serius. Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor […]

  • Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) –   Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS) di Yaman kembali menyelenggarakan haul Syekh Musthafa Husein Nasution dan Milad pesantren Musthafawiyah Purba Baru ke 110 tahun. Kegiatan berlangsung di aula Masbah Syahir, Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman, Jumat (16/12/22). Pesantren Musthofawiyah berada di Purba Baru, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia. Tokoh pendirinya adalah Syekh Musthafa […]

  • PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

    PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan   MEDAN (Mandailing Online) – Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) menggelar Seminar Budaya Ulos & Artificial Intelligence (AI). Seminar itu bertema “Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan.” Kegiatan ini dilaksanakan di Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sabtu (7/3/2026). Dihadiri mahasiswa […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

    Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Seorang pejabat di Pemkab Mandailing Natal berinisial G dilaporkan ke polisi atas tuduhan menembak warga Desa Hutanamale menggunakan pistol. G dilaporkan menembak seorang warga Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Minggu dini hari (12/2/2017) di satu warung kopi di desa itu. Warga yang ditembak bernama […]

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

expand_less