Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Palas dan Paluta Terbaik di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
  • print Cetak


Lulus UN, Siswa Sujud Syukur Berjamaah
Pengumuman lulus Ujian Nasional kemarin sore diwarnai isak tangis. Selain itu, sejumlah siswa juga melakukan sujud syukur berjamaah sebagai bentuk terimakasih kepada Tuhan atas kelulusan yang diraih.
Namun, di balik haru kegembiraan itu tersimpan sedih bagi 16 siswa di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang dinyatakan tidak lulus UN. Rincian siswa tidak lulus masing-masing, enam siswa di Psp, empat di Tapsel, empat di Madina, satu di Paluta, dan satu di Palas.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Psp Drs Abdul Rosad Lubis MM, kepada METRO, Senin (16/5), mengatakan untuk tahun ini tingkat kelulusan Psp mengalami peningkatan dan hal ini juga terjadi untuk semua kabupaten/kota di Sumatera Utara.
“Jika dipersentasekan tingkat kelulusan global untuk tingkat SMA sederajat mencapai sekitar 99,88 persen. Jumlah ini naik sekitar 1 persen dari tahun lalu yang mencapai sekitar 98 persen,” ucapnya.
Adapun rincian yang tidak lulus, yakni SMK Swasta Panca Darma sebanyak 3 orang, SMAN 5, 1 orang, SMA Swasta Karya Baru, 1 orang dan SMA Swasta Perguruan Rakyat, 1 orang. Totalnya 6 orang sedangkan untuk tingkat MA lulus 100 persen.
“Siswa SMK tiga orang dan SMA tiga orang yang tidak lulus, sedangkan tingkat MA lulus semua,” ucapnya.
Untuk siswa yang tidak lulus UN, Rosad meminta agar jangan kecil hati, karena masih bisa terus melanjutkan pendidikan dengan mengulang atau mengikuti program paket c. “Meskipun UN ulangan tidak ada, bagi yang tidak lulus jangan berkecil hati, kalau tidak mau mengulang setahun lagi ada solusi dengan cara mengikuti program paket c,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMA YPI Nurul Ilmi Drs Zainal Abidin, kepada METRO, Senin (16/5), mengaku, seluruh siswa SMA YPI Nurul Ilmi lulus 100 persen. “Alhamdulillah lulus 100 persen,” sebutnya.
“Mudah-mudahan ini dapat terus dipertahankan dan makin ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” tambahnya di sela-sela pembagian pengumuman kelulusan.
4 Siswa di Tapsel Gagal
Di Tapanuli Selatan (Tapsel), sebanyak 4 siswa dari total 3.047 siswa yang mengikuti UN SMA-sederajat tahun 2011 ini dinyatakan tidak lulus.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Drs Marasaud melalui Kabid Dikmenti Drs Sultoni, dari 1.481 siswa yang mengikuti UN, satu siswa SMAN 1 Angkola Selatan dinyatakan tidak lulus, kemudian 3 siswa Madrasah Aliyah (MA) tidak lulus, satu siswa MAS Babussalam dan satu siswa MAS Al Azhar Bi’idibilah, Kecamatan Batang Angkola, lalu satu siswa MAS Al Abror Angkola Selatan.
“Persentase kelulusan untuk SMA sebanyak 99,93 persen, MA sebanyak 99,53 persen dan SMK 100 persen,” ujar Sultoni kepada METRO, Senin (16/5).
Disinggung soal siswa yang tidak lulus UN apakah harus mengulang pendidikan di kelas 3 selama setahun penuh lagi atau bisa mengikuti ujian Paket C, Sultoni menuturkan masih menunggu petunjuk dari Disdik Provinsi Sumut. “Masih kita tunggu petunjuk teknisnya dari Disdik Sumut,” tuturnya.
Pimpinan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Nurul Falah, Pondok Pesantren Nurul Falah di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, H Syafaruddin Harahap menuturkan pihak sekolah sangat bersyukur atas lulusnya 56 siswa yang mengikuti UN tahun 2011 ini.
“Kita sangat bersyukur atas kelulusan 100 persen ini dan kita berharap para siswa yang lulus bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” ucap H Syafaruddin Harahap.
Palas dan Paluta
Terbaik di Sumut
Sedangkan di Kabupaten Palas, hanya satu siswa yang dinyatakan tidak lulus UN tingkat SMA-sederajat yang diumumkan Senin (16/5).
Kadisdik Palas Ali Irpan Harahap, satu siswa yang tidak lulus UN tersebut berasal dari Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Amin Mompang, Kecamatan Barumun.
“Dengan keberhasilan ini seluruh guru dan jajaran Disdik sangat bersyukur. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang 98 persen,” ujar Kadisdik.
Jumlah siswa yang tidak lulus di Palas setali tiga uang dengan Paluta. Di daerah ini, juga satu siswa MA dinyatakan tidak lulus UN, sementara siswa SMA dan SMK dinyatakan lulus semua atau 100 persen.
Kadisdik Paluta Drs Hazairin Hasibuan melalui Ketua Panitia UN SMA dan SMK Drs Umar Pohan, mengatakan, siswa yang tidak lulus UN tersebut berasal dari Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Napabarbaran, Kecamatan Padang Bolak.
Menurutnya, pencapaian kelulusan tersebut mengantarkan Paluta menjadi peringkat pertama se-Sumut tingkat kelulusan tertinggi. “Dengan posisi angka kelulusan itu, Paluta berhasil menempati peringkat pertama terbaik di Sumut,” ungkapnya.
4 Orang Tidak Lulus di Madina
Dari 6.008 peserta UN SMA, SMK dan MA di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebanyak 4 siswa tidak lulus UN, sedangkan 6.004 siswa dinyatakan lulus.
Disampaikan Kadisdik Madina Imron Lubis SPd MM melalui Kabid Dimenumjur, Mustamin SPd, saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Senin (16/5), jumlah peserta UN seluruh sekolah baik SMA, SMK dan MA sebanyak 6.008 orang dengan rincian dari SMA sebanyak 1.885 orang, kemudian dari SMK sebanyak 1.715 orang, dan MA sebanyak 2.408 orang.
”Sedangkan persentasenya sekitar 99,88 persen, dan yang tak lulus hanya 4 orang dengan rincian untuk siswa SMA sebanyak satu orang, SMK juga 1 ornang dan MA 2 orang,” kata Mustamin.
Dilanjutkan Mustamin, dari hasil kelulusan ini merupakan hasil terbaik selama 5 tahun terakhir. Tahun lalu yang tak lulus sebanyak puluhan siswa. “Tahun ini yang menentukan kelulusan bukan hanya dari hasil pelaksanaan UN, tetapi sekolah juga ikut menentukan kelulusan dari hasil ujian sekolah,” tandasnya. (phn/amr/wan/ran/thg)
|Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Saya tidak bisa menghubungkan sebab-sebab saya memeluk Islam, kecuali kepada petunjuk Allah RabbulAlamin. Tanpa petunjuk Allah, segala pelajaran atau ilmu, pembahasan dan lain-lain usaha untuk menemukan kepercayaan yang lurus ini bahkan mungkin menyebabkan orang tersesat,” ujar Prof Abdul-Ahad Dawud B.D, bekas Pendeta Tinggi di David Bangamni Keldani, Iran. Pendeta David Benjamin Keldani,B.D, merupakan namanya sebelum […]

  • Kemewahan gedung DPR “Spa, Kolam Renang di DPR, Buat Apa?”

    Kemewahan gedung DPR “Spa, Kolam Renang di DPR, Buat Apa?”

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembangunan gedung baru DPR kembali disorot setelah pihak kesekjenan DPR menyatakan bahwa gedung baru tersebut akan dilengkapi oleh ruang rekreasi yang mencakup fasilitas fitness, spa, dan kolam renang. Seluruh sarana relaksasi itu rencananya akan ditempatkan di lantai 36 yang terletak paling atas. Namun ternyata rencana pembangunan fasilitas rekreasi itu belum diketahui oleh sebagian pimpinan DPR. […]

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Bolehkah?

    Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Bolehkah?

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ustaz Nashih Nashrullah Ucapan selamat bukan ritual agama. Pada Selasa (5/11), tibalah masa peralihan tahun baru Hijriyah, dari 1434 menuju 1435 H. Sistem kalender Islam memang bukan sekadar penanggalan biasa. Melainkan, ada banyak hal momentum berharga di baliknya, termasuk soal identitas. Maka, dalam tradisi sebagian kalangan belakangan ini muncul fenomena ritual keagamaan atau sebatas […]

  • 4,5 Ton Bensin Disita dari SPBU

    4,5 Ton Bensin Disita dari SPBU

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL- Jajaran Polres Tapanuli Selatan mengamankan satu truk colt diesel dengan nomor polisi BK 8838 YL berisi 21 drum atau 4,5 ton bensin dan solar dari SPBU Halongonan di Kabupaten Padang Lawas Utara, Kamis (7/4). Kapolres Tapsel AKBP Subandriya SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar, kepada wartawan, di halaman Mapolres Tapsel, mengatakan, penangkapan […]

  • Dahlan Dilantik Sebagai Plt Bupati Madina

    Dahlan Dilantik Sebagai Plt Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina Dahlan Nasution, resmi dilantik sebagai Plt Bupati Madina, menyusul Hidayat Batubara menjadi terdakwa di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan. Prosesi pelantikan Dahlan berlangsung di salah satu ruangan, rumah dinas Gubernur Sumut. Sebelumnya, direncanakan penyerahan SK Plt Dahlan, oleh Gatot Pujo Nugroho, berlangsung di lantai 10 kantor […]

expand_less