Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Praktek Dugaan Pungli Dana BOS di Madina Diibaratkan ” Manajemen Jahiliah” . Praktisi Hukum Desak APH Turun Tangan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

 

ilustrasi

MADINA||Mandailing Online – Praktik pungutan liar Dana BOS di Kabupaten Mandailing Natal menjadi sorotan. Sejumlah Kepala Sekolah mengaku wajib setor “biaya administrasi” minimal Rp1 juta kepada Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Madina setiap kali dana cair. Praktisi hukum senior menyebut ini “manajemen jahiliah”.

“Tidak ada asap kalau tidak ada api. Kepala sekolah sebagai pihak yang terzolimi tentu tidak nyaman dengan cara-cara praktek manajemen jahiliah yang masih terjadi di Madina,” kata M. Amin Nasution, Praktisi Hukum Senior Jumat saat dimintai pendapatnya (10/4/2026).

Menurut Amin, di satu sisi kepala sekolah dituntut berprestasi mengelola sekolah yang dinahkodainya, disisi lain mereka terpaksa mengikuti praktek menyalah  “Suatu paradoks yang lahir dari abuse of power. Jika dikumulasikan dengan lebih dari 400 SD dan SMP sederajat di Madina, jumlah yang dikorupsi sangat signifikan,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang Kepala Sekolah yang minta namanya dirahasiakan mengungkap modus pungutan. Dana BOS memang masuk ke rekening sekolah sesuai print out resmi. Namun, saat pencairan, Manager Dana BOS meminta setoran bervariasi tergantung jumlah siswa dan dana yang diterima.

“Paling rendah yang kita setor itu Rp1 juta rupiah, tergantung siswanya. Yang nyetorkan kalau tidak Kepala Sekolah disuruh Operator sekolah,” ujar sang kepala sekolah lewat pesan singkat WhatsApp pada Media.

Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Madina, Isa Rangkuti, membantah keras tuduhan tersebut. “Saya bantah itu, karena saya tidak pernah melakukan pengutipan itu meski dikatakan biaya administrasi,” kata Isa.

Amin Nasution mendesak Aparat Penegak Hukum, baik Polisi maupun Jaksa, segera menelusuri pengakuan kepala sekolah ke media “Agar praktek manajemen jahiliah tidak terjadi lagi di Madina, terutama yang bersentuhan dengan dunia pendidikan, demi optimalnya proses pencerdasan generasi muda Madina,” tutupnya.

Pungutan dengan dalih “biaya administrasi” saat pencairan Dana BOS termasuk pungli. Aturan jelas. Dana BOS harus digunakan 100% untuk operasional sekolah, tanpa potongan. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Ali Makmur Nasution Ajukan PK, Minta Eksekusi Ditunda

    Kuasa Hukum Ali Makmur Nasution Ajukan PK, Minta Eksekusi Ditunda

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elsa Syarif meminta Kejaksaan Negeri Panyabungan menunda eksekusi hukuman terhadap Ali Makmur Nasution yang divonsi 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung. Permintaan penundaan eksekusi tersebut dikirim melalui surat nomor 012/ESL/1/2014 tanggal 20 Januari 2014. Sementara itu, Kajari Panyabungan, Satimin, SH melalui Kasi Intel, Muhammad Yusuf, SH […]

  • Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Mandaililing Natal selenggarakan pelantikan pengurus baru periode 2024 – 2027. Ketua Terpilih, Sekretaris dan Bendahara serta jajaran pengurus terbaru di lantik di Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan. Dalam pengurusan baru itu, Zidan Rizki Ilman sebagai Ketua, Mhd Syafril Wakil Ketua, Roni Margonda sebagai […]

  • Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Mahasiswa   Tak lama ini kita dihebohkan deklarasi oleh para pejabat desa atau perangkat desa yang tergabung dalam organisasi APDESI yang mendukung presiden kita menjabat sampai 3 periode. Isu 3 periode tak heran lagi di berita nasional untuk saat ini. Ada beberapa alasan para anggota APDESI ini untuk mendeklarasikan presiden 3 […]

  • DPR RI Mulai Godok Pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    DPR RI Mulai Godok Pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPR RI mulai menggodok pembahasan pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing, pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kepastian itu diketahui setelah Badan Legislasi DPR RI mengeluarkan surat perihal permintaan kepada fraksi-fraksi DPR RI untuk menjadi anggota Panja RUU tentang pembentukan Daerah Otonom Baru yang agendanya termasuk pemekaran Kabupaten Madina. “Ini merupakan perkembangan […]

  • Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN  – Aksi premanisme berkedok Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) masih sering terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah salah satu tempat usaha yang berada di kawasan Jalan Sakti Lubis. Modus yang mereka lakukan pun beragam. Dari meminta bantuan dana buat operasional kegiatan, hingga kemalangan salah satu anggotannya. Para pemalak ini tidak sungkan mendatangi […]

  • Sorikmas Mining Harus Patuhi Keputusan Muspida Madina
    Tak Berkategori

    Sorikmas Mining Harus Patuhi Keputusan Muspida Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PT. Sorikmas Mining (SM) harus mematuhi keputusan muspida plus Madina tentang penghentian sementara kegiatan perusahaan itu di areal kontrak karya. Demikian dikatakan Ketua PERADI Tabagsel, Ridwan Rangkuti SH.MH, Selasa (30/4/2013) terkait keluarnya rekomendasi muspida plus Madina ke pemerintah pusat untuk renegosiasi kontrak karya PT. SM. “Perusahaan harus menghormati keputusan muspida, […]

expand_less