Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Praktek Dugaan Pungli Dana BOS di Madina Diibaratkan ” Manajemen Jahiliah” . Praktisi Hukum Desak APH Turun Tangan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

 

ilustrasi

MADINA||Mandailing Online – Praktik pungutan liar Dana BOS di Kabupaten Mandailing Natal menjadi sorotan. Sejumlah Kepala Sekolah mengaku wajib setor “biaya administrasi” minimal Rp1 juta kepada Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Madina setiap kali dana cair. Praktisi hukum senior menyebut ini “manajemen jahiliah”.

“Tidak ada asap kalau tidak ada api. Kepala sekolah sebagai pihak yang terzolimi tentu tidak nyaman dengan cara-cara praktek manajemen jahiliah yang masih terjadi di Madina,” kata M. Amin Nasution, Praktisi Hukum Senior Jumat saat dimintai pendapatnya (10/4/2026).

Menurut Amin, di satu sisi kepala sekolah dituntut berprestasi mengelola sekolah yang dinahkodainya, disisi lain mereka terpaksa mengikuti praktek menyalah  “Suatu paradoks yang lahir dari abuse of power. Jika dikumulasikan dengan lebih dari 400 SD dan SMP sederajat di Madina, jumlah yang dikorupsi sangat signifikan,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang Kepala Sekolah yang minta namanya dirahasiakan mengungkap modus pungutan. Dana BOS memang masuk ke rekening sekolah sesuai print out resmi. Namun, saat pencairan, Manager Dana BOS meminta setoran bervariasi tergantung jumlah siswa dan dana yang diterima.

“Paling rendah yang kita setor itu Rp1 juta rupiah, tergantung siswanya. Yang nyetorkan kalau tidak Kepala Sekolah disuruh Operator sekolah,” ujar sang kepala sekolah lewat pesan singkat WhatsApp pada Media.

Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Madina, Isa Rangkuti, membantah keras tuduhan tersebut. “Saya bantah itu, karena saya tidak pernah melakukan pengutipan itu meski dikatakan biaya administrasi,” kata Isa.

Amin Nasution mendesak Aparat Penegak Hukum, baik Polisi maupun Jaksa, segera menelusuri pengakuan kepala sekolah ke media “Agar praktek manajemen jahiliah tidak terjadi lagi di Madina, terutama yang bersentuhan dengan dunia pendidikan, demi optimalnya proses pencerdasan generasi muda Madina,” tutupnya.

Pungutan dengan dalih “biaya administrasi” saat pencairan Dana BOS termasuk pungli. Aturan jelas. Dana BOS harus digunakan 100% untuk operasional sekolah, tanpa potongan. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Dainang Dukung Dahlan-Aswin

    Tim Dainang Dukung Dahlan-Aswin

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Dahlan-Aswin mendapat kunjungan kehormatan kalangan kaum ibu dari daerah Mandailing Godang. Komponen kaum ibu itu terasosiasi dalam Tim Dainang. Tim Dainang ini tumbuh di desa desa dalam mengejawantahkan hak hak politik dan aspirasi kaum ibu rumah tangga. Kunjungan itu dirangkai dalam silaturrahmi dan buka puasa bersama di Kampoeng Kaos Madina, […]

  • Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Organisasi perdagangan dan industri Jepang (The Japan Chamber of Commerce and Industry International Division) melalui Mr Hiroyuki Amaya, bermitra dengan Forum Pengelolaan DAS Lintas Kabupaten dan Lembaga Sipirok Lestari, membuka peluang promosi kopi luwak Sipirok dan Pakantan ke Provinsi Sizuoka dan Fukuoka di Jepang. Seperti yang dikatakan ketua Forum Pengelolaan DAS (Daerah Aliran […]

  • Elpiji Mulai Langka

    Elpiji Mulai Langka

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    12 Kg Dijual Rp130 Ribu PALUTA- Dua pekan terakhir, warga Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta mengeluhkan stok gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) yang mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya mencapai Rp130.00 per kg. Biasanya gas elpiji tabung 12 kg dijual dengan harga Rp85.000, tapi karna keberadaannya langka, harganya mencapai Rp100.000 hingga Rp130.000 per tabung. Warga […]

  • Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Sekolah Sepak Bola (SSB) sudah hadir di Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina). SSB ini didirikan 3 bulan lalu oleh Ibrahim Iksan, pria ini juga Kanit Reskrim di Polsek Muara Sipongi. Meski keseharian sebagai polisi, tetapi kecintaannya kepada sepak bola menyebabkan munculnya keinginan mendirikan sekolah sepak bola. Selain sekolah, […]

  • Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Padangsidempuan

    Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Padangsidempuan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Padangsidempuan – Warga kembali resah akibat langkanya gas elpiji isi 3 kilogram di tingkat pengecer. Tidak itu saja, harga gas 3 kilogram juga naik mencapai Rp 20 ribu per tabung di tingkat pengecer. "Tidak ada gas elpiji ditemukan di sejumlah lopo pengecer," kata seorang warga Tajuddin Nasution (56) kepada Medan Bisnis sambil menenteng tabung gas […]

  • Tahanan Tewas Mendadak

    Tahanan Tewas Mendadak

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Bangun Ginting tahanan Polres Karo, tewas Kamis (24/3) sekira pukul 23.00 WIB. Padahal, tahanan kasus pencurian angkutan umum jurusan Sigantang Sira ini, baru saja ditangkap anggota Sat Reskrim Tanah Karo, Kamis (23/3) sekira pukul 12.30. Sebelum ditangani polisi, Bangun Ginting sudah dikeroyok oleh supir angkot yang tidak senang atas perbuatan Bangun Ginting. Penyebab kematian […]

expand_less