Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Medan,

Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya.

Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari 2010 Tentang Pengangkatan Tenaga Harian Lepas Pemerintah Pemko Medan Khusus Pada Dinas Pertamanan Kota Medan. SK ditandatangani Pj Walikota Medan Rahudman Harahap.

Dalam SK disebutkan, honorer yang diangkat khusus pada Dinas Pertamanan Pemko Medan sebanyak 60 orang. Kepada honorer diberikan gaji masing-masing sebesar Rp1,1 juta per bulan. Keputusan ini berlaku sejak 1 Januari 2010.

Ironisnya, honorer Dinas Pertamanan hingga saat ini belum pernah sekalipun menerima gaji. Jika 60 orang dikali Rp1,1 juta dikali 12 bulan (Januari-Desember 2010), maka total gaji yang belum dibayarkan sebesar Rp792 juta.

Kemudian pada Tahun 2011, Dinas Pertamanan disebut-sebut menerima kembali honorer sebanyak 90 orang. Jika ditotal pegawai honor yang diterima Tahun 2010 dan 2011, jumlahnya menjadi 150 orang. Lagi-lagi, honorer sampai saat ini tak gajian.

Jika dihitung 150 honorer dikali Rp1,1 juta dikali 5 bulan (Januari-Mei 2011), maka total gaji yang belum dibayar Rp825 juta. Jika ditotal keseluruhan, jumlah gaji 150 orang honorer yang belum dibayar berjumlah Rp792 juta ditambah Rp825 juta yakni sebesar Rp1.617.000.000.

Para honorer berharap Walikota Medan Rahudman Harahap turun tangan menuntaskan permasalahan ini. Mereka yakin gaji selama ini akan dirapel dan dicairkan dalam bulan ini juga karena Rahudman dikenal sebagai pemimpin yang memperhatikan bawahan. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot. […]

  • Aksi Pencurian Toko Pakaian di Panyabungan Terekam CCTV

    Aksi Pencurian Toko Pakaian di Panyabungan Terekam CCTV

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Aksi pencurian di sebuah toko pakaian jadi di kota Panyabungan, Mandailing Natal( Madina ) terekam cctv. Dalam video itu terlihat tiga orang turun dari mobil pribadi jenis avansa mendatangi toko milik Ilham(,31 th) berlokasi di jalan lintas sumatera, pasar jonjong panyabungan. Dalam video itu terlihat 2 wanita satu laki laki seolah hendak […]

  • Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu. Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut. “Kita juga terus […]

  • Ditegur Polisi, Tambang Emas Ilegal di MBG Berhenti Operasi

    Ditegur Polisi, Tambang Emas Ilegal di MBG Berhenti Operasi

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Sejumlah alat berat milik penambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis tepatnya di Desa Saleh Baru yang sempat beraktifitas beberapa pekan, hari ini berhenti aktifitas. Informasi yang didapat, para pemilik alat berat mulai menurunkan alat beratnya dari lokasi pertambangan karena takut di amankan aparat kepolisian. ” Warga dan […]

  • Januari-Juni, Indonesia Impor Cabai 27,8 Ribu Ton

    Januari-Juni, Indonesia Impor Cabai 27,8 Ribu Ton

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Januari-Juni 2021 terjadi peningkatan impor cabai, jika dibandingkan dengan impor periode yang sama tahun lalu. Dilansir dari CNBC Indonesia, berdasarkan data BPS, impor cabang sepanjang Semester I-2021 sebanyak 27.851,98 ton dengan nilai US$ 59,47 juta. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan realisasi impor pada Semester […]

  • Asisten I Akui Pemkab Madina Salah Terbitkan Izin

    Asisten I Akui Pemkab Madina Salah Terbitkan Izin

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan,(MO)- Sidang lanjutan kasus pemalsuan dokumen yang mengakibatkan kerugian terhadap PT Madina Agro Lestari (MAL), Pemkab Mandailing Natal dan notaris secara umum dengan terdakwa Ignasius Sago kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (27/09/2012). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Mangatas Malau, menghadirkan saksi Asisten I Pemerintah Kabupaten Madina M Sahnan Pasaribu serta […]

expand_less