Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Kemitraan Polda Sumut Dengan Masyarakat Dinilai Makin Berkurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Direktur Eksekutif Institute of Security and Defense Studies (InsideS) M Fadhli Sudiro mengatakan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mulai mengurangi kemitraannya dengan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Jelas tampak kepemimpinan baru di Polda Sumut kali ini tidak mencerminkan kemitraan antara polisi dan masyarakat,” katanya dalam siaran pers yang diterima di Medan, Senin, 30 Mei 2011.

InsideS adalah lembaga studi pertahanan dan keamanan yang sering menelaah berbagai kebijakan pemerintah, khususnya instansi penegak hukum.

Menurut Fadhli, kinerja kepolisian hanya akan berhasil jika mampu bermitra guna mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Sayangnya, katanya, di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru (Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro), institusi penegak hukum itu terkesan mengabaikan pentingnya kemitraan tersebut.

Kemitraan yang dijalin Polda Sumut masih bersifat elit dan eksklusif karena hanya antarlembaga pemerintahan semata.

“Belum kepada komunitas masyarakat seperti LSM, ormas, dan media,” katanya.

Bahkan dalam penilaian InsideS, penampilan dan kinerja Polda Sumut belakangan ini mulai berubah menjadi institusi yang menonjolkan karakter militer.

Perubahan mendasar itu, kata Fadhli, dapat dilihat dari tampilan gerbang masuk Polda Sumut yang mendeskripsikan sebagai lembaga yang angker serta tidak mencerminkan polisi yang sipil dan pelayan masyarakat.

Kesan militerisme itu juga dapat dilihat dari kebiasaan menghidupkan sirine kendaraan yang bersifat seremonial yang “menyibukkan” masyarakat.

InsideS juga menilai, program reformasi Polri di lingkungan Polda Sumut juga dikhawatirkan terhambat karena program kemitraan yang telah dijalin para Kapolda sebelumnya tidak dilanjutkan.

Bahkan, kata dia, Polda Sumut juga dinilai belum mampu memberikan rasa aman, termasuk terhadap anggota masyarakat yang mengalami penganiayaan.

Ia mencontohkan kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap PNS Pemprov Sumut Masfar Sikumbang yang masalahnya diduga berkaitan dengan kepentingan salah seorang pejabat pemerintahan.

“Perlindungan dan hak atas rasa aman dari ancaman dan tekanan belum menjadi prioritas Polda Sumut,” katanya.

InsideS mengharapkan Polda Sumut dapat mencermati semua hal itu karena berkaitan dengan implementasi Rencana Jangka Menengah Polri 2011-2015, yakni membangun kemitraan kepada seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mewujudkan citra kepolisian yang profesional, akuntabel dan reformis.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Jepang masuk ke Aceh, mereka juga membawa ratusan perempuan dukungan, pemuas birahi para tentara dalam perang dunia kedua. Orang Aceh menyebut para perempuan itu sebagai Nyai Jepang, sementara orang Jepang sendiri menamainya Jugun Ianfu . Kisahnya hampir sama dengan tempat prostistusi masa kolonial Belanda berkuasa di Aceh yang dibangun pensiunan tentara berkebangsaan Yahudi bernama […]

  • Penetapan Bupati Madina Terpilih Tunggu MK

    Penetapan Bupati Madina Terpilih Tunggu MK

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina) telah menyerahkan salinan SK penetapan perolehan suara pasangan calon pada Pilkada Madina 2024 kepada KPU Provinsi Sumatera Utara pada 6 Desember 2024. Lantas, kapan penetapan pasangan calon (Paslon) terpilih pada Pilkada Madina 2024? Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu pada KPU Madina Muhammad Yasir […]

  • Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 2-selesai)

    Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Asmaryadi Lubis, M.Pd Apa yang dimaksudkan berakhlah mulia? Tidak lain adalah kondisi masyarakat masyarakat memiliki peradaban, etika dan moral sesuai yang dianjurkan oleh agama, ditandai dengan hubungan antara sesama berjalan dengan bertindak adil, dilandasi sifat terpuji sehingga tercipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum dan kerukunan antar warga masyarakat maupun antar umat beragama […]

  • Fraksi PDIP DPRD Sumut : 500 Ha Hutan Mangrove Jadi Sawit di Sikara-Kara

    Fraksi PDIP DPRD Sumut : 500 Ha Hutan Mangrove Jadi Sawit di Sikara-Kara

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Provinsi Sumut, Syahrul Efendi Siregar, menyebut telah terjadi peralihan fungsi dari hutan mangrove menjadi perkebunan kepala sawit di Desa Sikara-kara Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal. “Berdasarkan laporan masyarakat ada sekitar 500 hektare hutan mangrove yang telah berlalih fungsi,”ujar Syahrul saat ditemui disela-sela acara Bimtek PDIP […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • Terkait Perangkat Desa Hutaraja Tak Terima Siltap. Dinas PMD Madina Panggil Kades Rahmad Parmonangan

    Terkait Perangkat Desa Hutaraja Tak Terima Siltap. Dinas PMD Madina Panggil Kades Rahmad Parmonangan

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Terkait dugaan kuat Kepala Desa Hutaraja di Panyabungan Selatan, Madina yang tidak memberikan penghasilan tetap ( siltap ) bagi perangkat desa, BPD, bilal mayit, dan guru MDA. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Madina akhirnya memanggil Parmonangan Nasution ( Kades ) dan BPD Desa. Pemanggilan Kades Hutaraja dan BPD […]

expand_less