Apel Pagi Mahasiswa STAIN Madina dengan Aparat Desa Siolip Tingkatkan Harmonisasi
- account_circle Mahasiswa STAIN Madina
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

BARUMUN TENGAH (Mandailing Online) – Kegiatan rutin apel pagi mahasiswa yang KKN dengan pemerintah desa diperlukan sebagai bentuk kedisiplinan serta upaya membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan pemerintah desa.
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) yang saat ini melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Siolip, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas melaksanakan rutinitas apel pagi itu dari Senin hingga Jum’at.
Kegiatan apel pagi diikuti oleh mahasiswa KKN bersama kepala desa dan aparat Desa Siolip. Seluruh peserta berkumpul pada pagi hari di lingkungan kantor desa untuk mengikuti apel sebelum memulai aktivitas masing-masing.
Pemilihan lokasi di lingkungan kantor pemerintah desa tersebut memudahkan mahasiswa KKN untuk berkoordinasi secara langsung dengan aparat desa mengenai berbagai kegiatan yang berkaitan dengan program kerja KKN maupun kegiatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga dapat mengetahui agenda kegiatan desa serta memperoleh arahan mengenai tugas yang perlu dilakukan. Dengan komunikasi yang dilakukan secara rutin, pelaksanaan program kerja KKN diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan rutin yang dilakukan oleh pemerintah desa. Hal ini membantu mahasiswa untuk lebih mengenal lingkungan Desa Siolip dan membangun hubungan yang baik dengan aparat serta masyarakat.
Kegiatan apel ini juga menjadi salah satu bentuk koordinasi yang dapat mendukung kelancaran berbagai program kerja mahasiswa selama berada di Desa Siolip. Melalui kerja sama yang baik, mahasiswa dan pemerintah desa dapat bersama-sama menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. (rel/dab)
- Penulis: Mahasiswa STAIN Madina
- Editor: Dahlan Batubara

