Senin, 19 Okt 2026
light_mode

Mitigasi Iklim Pesisir, Komunitas PINARA Ajak Warga Ubah Limbah Sabut Jadi Cocopeat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

 

NATAL (Mandailing Online) — Ancaman perubahan iklim di wilayah pesisir membutuhkan tindakan nyata yang berkesinambungan dimulai dari tingkat lokal.

Menjawab tantangan tersebut, Komunitas PINARA (People, Innovation, Nature Awareness, and Renewable Action) kembali melangkah melalui praktik lapangan pembuatan cocopeat dari limbah sabut kelapa bersama kaum muda dan perempuan pesisir di Desa Buburan, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu (18/10/2026).

Aksi praktik lapangan ini merupakan bagian berkesinambungan dari rangkaian program SABUT Revive yang telah dilaksanakan sejak April lalu. Sebelumnya, Komunitas PINARA telah sukses menyelenggarakan workshop interaktif serta sesi edukasi dan pelatihan literasi perubahan iklim guna membangun kesadaran kolektif masyarakat lokal.

“Kami tidak ingin edukasi iklim berhenti di dalam ruangan saja. Sejak dimulai pada bulan April lalu melalui workshop dan kelas edukasi iklim, masyarakat sudah paham ancaman krisis lingkungan di pesisir kita. Hari ini adalah praktik lapangannya: bagaimana teori mitigasi perubahan iklim diterjemahkan menjadi aksi mekanis memproses limbah,” ungkap Romi Disman, Ketua Komunitas PINARA sekaligus Koordinator Program SABUT Revive.

Dia menjelaskan, pengolahan sabut kelapa menjadi cocopeat bukan sekadar kegiatan daur ulang sampah biasa, melainkan bentuk mitigasi perubahan iklim berbasis masyaakat di pesisir.

Sabut kelapa yang biasanya membusuk dan melepaskan emisi atau dibakar begitu saja, kini diolah menjadi media tanam organik berefisiensi tinggi.

Cocopeat memiliki kemampuan menyerap dan mengikat air hingga beberapa kali lipat berat volumenya, sehingga sangat efektif menjaga kelembaban tanah pesisir yang rentan terhadap kekeringan akibat kenaikan suhu global.

Antusiasme warga pesisir Desa Buburan dalam mengawal aksi iklim ini terus mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sejak kick-off program di bulan April hingga sesi praktik hari Minggu kemarin, lebih dari 40 warga masyarakat yang didominasi kaum muda dan kelompok perempuan telah aktif berpartisipasi.

Dari segi dampak fisik lingkungan, keberlanjutan aksi ini telah berhasil mengolah lebih dari 20 kilogram limbah sabut kelapa menjadi produk cocopeat bermanfaat.

“Dulu kalau melihat sabut kelapa menumpuk di pinggir pantai atau belakang rumah, pikiran kami cuma satu: bakar atau biarkan membusuk. Tapi setelah ikut edukasi dari bulan April dan ikut praktik hari ini, kami baru paham kalau ini bagian dari menjaga lingkungan dari dampak perubahan iklim,” cerita Ayu, salah satu peserta kaum muda Desa Buburan.

Ayu menambahkan, tanggapannya terhadap pelatihan ini sangat positif: “Kami senang sekali bisa ikut kegiatan ini dan mendapat ilmu baru membuat cocopeat,” ujarnya singkat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif kepemimpinan kaum muda untuk aksi iklim responsif gender dan partisipasi di komunitas marjinal yang diselenggarakan oleh Plan Indonesia, dengan dukungan dari IKI Small Grants yang didanai oleh Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan Hidup, Aksi Iklim, Konservasi Alam, dan Keamanan Nuklir (BMUKN) serta dijalankan oleh GIZ sebagai bagian dari Inisiatif Iklim Internasional (IKI) Pemerintah Jerman. (rel/dab)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sumbar Garap Lahan Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina

    Warga Sumbar Garap Lahan Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Pengerusakan lingkungan akibat tambang emas ilegal dikawasan taman nasional batang gadis  ( TNBG ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus terjadi. Tepat nya di Aek Bontar desa Batahan Kecamatan Kotanopan. Aktifitas tambang dengan menggunakan alat berat jenis excavator seolah tidak tersentuh aparat penegak hukum. pengakuan warga sendiri, oknum warga dari sumatera […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang II. (Sesi I) Hari :  Senin, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 15 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 52133000978 HOIRIAH NASUTION 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 […]

  • Ima Madina Kader 450 Anggota Baru

    Ima Madina Kader 450 Anggota Baru

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO (Mandailing Online) – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) melaksanakan Training Leadership dan Anti Penindasan bagi seluruh mahasiswa baru calon angota Ima Madina. Training ini berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Karo, dari 30 Oktober sampai 1 November 2015. Latihan ini bertujuan untuk melahirkan kader-kader yang militan dan memiliki karakter kepemimpinan. […]

  • Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID Sumut, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik

    Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID Sumut, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Ridwan Rangkuti, MA menyayangkan lemahnya Ombudsman Perwakilan Sumut dalam mengawal Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) terkait kisruh seleksi calon komisioner KPID Sumut 2021-2024. “Inilah momentum Ombudsman menunjukan taringnya ke DPRD dan pemerintah. Jaga eksistensi sebagai pelayan keadilan publik. Ombudsman itu lembaga korektif yang […]

  • Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menjaring 15 siswa SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kecamatan Panyabungan, dalam operasi kasih sayang yang digelar Rabu (10/11). Selain itu, Satpol PP juga berhasil menjaring dua PNS yang berkeliaran saat jam kerja. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Nurkholis SH saat ditemui […]

  • Dana Pilkada Madina Butuh 20 Milyar

    Dana Pilkada Madina Butuh 20 Milyar

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyatakan kesiapannya menampung anggaran dana Pilkada Madina yang direncanakan berlangsung bulan Desember 2015. Itu diketahui dalam rapat kordinasi antara Pemkab Madina dengan KPU Madina, Senin (23/2) membahas persiapan Pilkada Madina. Dalam rapat itu apihak KPU menghitung anggaran dana menelan sekitar 20 milyar. Berdasar revisi UU nomor […]

expand_less