Ketua PKB Madina Baru Dobrak Tradisi : Kantor PKB Madina Buka 24 Jam Jadi Rumah Rakyat
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Suasana politik di Mandailing Natal memanas. Dewan Syuro dan Tanfidziyah DPC PKB Madina periode 2026-2031 resmi dikukuhkan DPW PKB Sumut di Hotel Rindang Panyabungan, Sabtu (24/10/2026).
Tak ada basa-basi. Ketua baru DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution, langsung tancap gas dengan 3 pesan penting yang menohok.
Di hadapan ratusan kader dan DPAC se-Madina, Edi Anwar menegaskan ia tidak datang untuk gagah-gagahan.
“Saya berdiri di sini bukan karena saya pintar, bukan karena hebat. Saya berdiri di sini karena saya ditunjuk menjalankan amanah untuk memimpin bahtera besar DPC PKB Mandailing Natal,” tegas Edi.
Ada 3 pesan besar kata Edy Anwar. Pertama Solidaritas Struktur sampai ke akar. Artinya PKB harus hadir di 404 desa/kelurahan. Tidak boleh lagi hanya kuat di kota. PKB harus sampai ke pelosok.
Kemudian Kantor PKB jadikan rumah rakyat. Ini yang paling menyita perhatian. Edi Anwar akan menyulap Kantor DPC PKB Madina bukan lagi kantor elit partai, tapi rumah rakyat.
“Kantor PKB kita buka 24 jam. Kantor PKB kita jadikan rumah rakyat. Bukan saja untuk kader, tapi rumah bagi petani dan pelaku UMKM di Madina,” dobraknya. Disambut tepuk tangan gemuruh kader.
Pesan terakhir ia harapkan menang bermartabat di 2029. Politik PKB Madina bukan politik kekuasaan, tapi politik ibadah. Menang dengan cara santun, bermartabat, tanpa money politik.
Edi juga meminta Dewan Syuro agar tidak segan memberi masukan yang lebih tajam, lebih ekstrem, lebih konstruktif agar PKB bergerak cepat.
Momen haru datang dari mantan Ketua PKB Madina 4 periode, Khoiruddin Faslah Siregar. Dalam sambutan perpisahannya, Faslah menyentil ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati.
“Pak Saipullah sangat dirindukan PKB. Ibu Atika juga sangat dirindukan PKB di momen seperti ini,” ujar Faslah.
Faslah mengingatkan, PKB adalah partai pengusung utama Saipullah-Atika di Pilkada 2024. Dari 5 kali Pilkada, PKB hanya gagal di 2005, selebihnya selalu menang.
“Selamat kepada pengurus baru. Harus lebih baik dari kami,” pesannya.
Wakil Ketua DPW PKB Sumut, Muniruddin Ritonga, memberi PR besar. Tahun 2024 PKB Madina memang menang suara legislatif, tapi kalah jumlah kursi di DPRD.
“PKB Madina harus jadi pemenang kursi di DPRD Madina. Saya titip pesan Tan Malaka Kearifan Tukang Kayu. Tidak ada kayu yang tersisa. Semua komponen masyarakat harus diberdayakan,” bebernya.
Bupati Saipullah dan Wabup Atika yang berhalangan hadir karena tugas di Medan dan Jakarta, menitip pesan lewat Asisten III Lismulyadi Nasution.
Dalam pidato tertulisnya, Bupati meminta semua pihak move on dari kontestasi politik.
“Masyarakat sudah harus meninggalkan kontestasi politik yang sudah lewat. Saat ini harus bergandengan tangan membangun Madina,” tulis Bupati.
Bupati berharap parpol menjadi mitra strategis Pemda dengan 3 fokus Penguatan ekonomi rakyat, peningkatan SDM pendidikan, dan membangun budaya politik santun.
“Perbedaan hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan,” tutupnya.
Pengukuhan ini menjadi sinyal PKB Madina di bawah Edi Anwar siap bangkit dengan wajah baru yang lebih merakyat dan militan menatap 2029.(*)
- Penulis: Muhammad Hanapi




