Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dilema Lokasi PT SMGP Dekat Pertanian Warga, Hingga Persoalan Sosialisasi Amdal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
  • print Cetak

Satu warga dievakuasi ke RSU Panyabungan setelah keracunan dari uap sumur pembangkit listrik tenaga panas bumi di Sibanggor, Mandailing Natal (25/1/2021)

JAKARTA (Mandailing Natal) – Saptar, perwakilan warga Mandailing Natal, Sumatera Utara mengungkap area Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sorik Marapi yang dioperasikan PT SMGP berjarak dekat dengan aktivitas pertanian masyarakat.

Diketahui, lima orang warga meninggal dunia dan puluhan lainnya luka akibat gas beracun yang diduga berasal dari uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi PLTPB Sorik Marapi di Sibangor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal pada Senin (25/1) lalu.

“Radius aktivitas masyarakat kalau kita pikir itu kurang dari 100 meter. Salah satu contoh tragedi tanggal 25 kemarin, lokasi pengeboran sumur hanya berbatas dinding pagar seng,” katanya dalam siaran langsung YouTube JATAM Nasional, Senin (1/2) dilansir CNN Indonesia.

Saptar mengatakan aktivitas pertanian masyarakat berada persis dibalik pagar seng yang membatasi kawasan PTLPB tersebut. Menurutnya, pihak pengelola tak pernah mensosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bahaya aktivitas PLTPB itu.

Ketika PLTPB dibangun, kata Saptar, masyarakat hanya mendapat kabar dari mulut ke mulut. Ia mengatakan bahwa para warga juga tak pernah mendapat penjelasan terkait analisis dampak lingkungan (amdal) dari perusahaan.

CNNIndonesia.com telah berupaya mengkonfirmasi hal ini kepada bagian hubungan masyarakat KS Orka Syahrini Nuryanti sebagai perwakilan dari PT Sorik Marapi Geothermal Power, pengelola PLTPB Sorak Merapi, namun belum mendapat jawaban.

Melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Eddiyanto melaporkan terdapat 35 warga yang sempat menjalani perawatan karena insiden kebocoran gas beracun, dan 5 di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

“Kami menegaskan bahwa perusahaan akan bertanggungjawab dan berkomitmen untuk memastikan penyelesaian masalah-masalah yang timbul dari musibah tersebut,” kata Eddiyanto.

Eddiyanto menjelaskan insiden tersebut terjadi ketika perusahaan tengah melakukan uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi. Pihak kepolisian masih mendalami duduk perkara dari insiden tersebut.

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengatakan bukan pertama kali sektor energi panas bumi menelan korban jiwa maupun menimbulkan potensi bahaya. Semburan uap dari pengeboran panas bumi PLTPB di Solok Selatan juga menelan nyawa pekerja pada 2018.

Pada April 2020, semburan uap serupa kembali ditemukan pada PLTPB IJEN di Blawan Ijen, Jawa Timur yang dikelola oleh PT Medco Cahaya Geothermal.

“Setiap tahun kita bisa temukan peristiwa semburan uap yang berkaitan dengan proyek atau operasi panas bumi,” kata Koordinator JATAM Merah Johansyah.

Merah menilai kondisi ini kemudian diperburuk dengan penerapan Pasal 5 ayat (1) UU Cipta Kerja yang mendukung ekspansi energi panas bumi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kawasan Hutan Produksi, Kawasan Hutan Lindung, Kawasan Hutan Konservasi dan wilayah Laut.

Di sisi lain, kata Merah, hak veto masyarakat dihilangkan melalui Pasal 43 UU Ciptaker, di mana pemakai tanah di atas tanah negara dan/atau pemegang hak diwajibkan memberi izin aktivitas usaha di tanahnya kepada pemegang perizinan berusaha panas bumi.

“Ini pembunuhan terhadap hak veto, jadi tidak ada lagi persetujuan masyarakat. Dihapuskan oleh diksi wajib ini. Jadi kalau mereka sudah sampaikan rencananya. Maka masyarakat dianggap wajib mengizinkannya,” ujarnya.

Sumber dikutip dari : CNN Indonesia
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 23Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) Warga merusak sebagian fisik kantor Mapolsek. Kaca penyekat ruangan di bagian pos pecah. Sementara kantor Unit Lantas Panyabungan yang berjarak sekira 200 meter dari mapolsek juga kena sasaran amuk massa. Saat massa melewati unit lantas ini […]

  • 28 Masyarakat & Oknum Anggota Polri Ditangkap Polresta Padangsidimpuan

    28 Masyarakat & Oknum Anggota Polri Ditangkap Polresta Padangsidimpuan

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, : Sebanyak 28 masyarakat dan oknum anggota Polri yang ditangkap dan ditahan oleh satuan Polresta Padangsidimpuan di Kelurahan Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada tanggal 29 Januari 2012 yang lalu sekira pukul 17.00 wib, sedang tidak menyabung ayam. Demikian keterangan dua orang saksi pada sidang Praperadilan di PN Padangsidimpuan, Senin […]

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

  • UKS dan Apotik Hidup di SD Negeri 080 Panyabungan

    UKS dan Apotik Hidup di SD Negeri 080 Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum ada pandemi covid-19, keberadaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sudah menjadi sesuatu yang penting untuk menangani kesehatan siswa. Siswa yang kurang enak badan bisa langsung dibawa ke UKS untuk mendapat penanganan pertama. Keberadaan UKS makin penting dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi covid-19 seperti saat ini. Adanya […]

  • DPRD Minta Gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 Sudah Difungsikan

    DPRD Minta Gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 Sudah Difungsikan

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) melalui Pansus LKPJ meminta kepada pemerintah agar gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 sudah difungsikan. “Kita minta pemerintah memfungsikan gedung ini per Januari 2023,” kata salah satu anggota pansus Arsidin Batubara saat rapat dengan TAPD di sela-sela peninjauan gedung tersebut, Kamis (19/5). Ketua fraksi Partai Golkar […]

  • Acara Reses Anggota DPR- RI di Pinggir Jalan Raya Panyabungan Timbulkan Kemacetan

    Acara Reses Anggota DPR- RI di Pinggir Jalan Raya Panyabungan Timbulkan Kemacetan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Acara Reses Anggota DPR-RI Saleh Partaonan Daulay di Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) Kamis sore 5/10/2023  timbulkan kemacetan, pasalnya kegiatan reses itu dilaksanalan tepat dipinggir jalan lintas sumatera. Sejumlah pengguna jalan pun merasa terganggu karena kewalahan keluar dari kemacetan itu. “Gegara macet ini saya […]

expand_less