Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Penyidik Segera Jemput Paksa Mantan Walikota Binjai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Mantan Wali kota Binjai Ali Umri yang statusnya masih sebagai saksi dalam dugaan kasus tindak pindana korupsi di Komita Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai enggan memenuhi panggilan polisi.

Polisipun diketahui sudah membentuk tim khusus yang menyebar di sejumlah daerah untuk memantau dan mencari Ali Umri.

Tak ayal, Polda Sumut mengatakan segera menjemput paksa Ali Umri dari kediamannya guna dimintai keterangan sebagai saksi. Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Poldasu, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho. Sadono yang dihubungi tribun-medan.com, Minggu (17/7/2011) via telepon selulernya mengatakan saat ini pihaknya telah membuat tim khusus untuk mencari dan memantau keberadaan Ali Umri.

“Jadi sudah kita panggil dua kali (Ali Umri-red) belum hadir, nah karena itu, biar dia saksi karena sudah dua kali kita coba untuk memanggilnya tapi belum hadir juga nantinya akan kita bawa sendiri,” kata Sadono.

Ali Umri diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi KONI Binjai di Tahun 2007. Awalnya kasus ini ditangani Kepolisian Resor (Polres) Binjai dengan Nomor LP/613/VII/ 2009/SPK tertanggal 28 Juli 2009. Namun, karena kasus tersebut terkesan jalan di tempat, Polda Sumut pun mengambil alih penanganan selanjutnya.

Proyek pengadaan alat olahraga dan kebutuhan operasional KONI Binjai menggunakan dana bantuan dari APBD Kota Binjai tahun 2007 senilai Rp 1.775.000.000.

Diduga terjadi penggelembungan (mark up) harga pada pelaksanaannya. Sebelumnya penyidik sudah menjerat nama lainnya berinisial HH dengan Pasal 2, pasal 3, pasal 9 UU No 31/1999 Jo UU No 20/2001 tentang perubahan atas UU No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (fer/tribun-medan.com)
Sumber : tribunnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras, Jembatan Penghubung Antardesa Ambruk di Tapsel

    Hujan Deras, Jembatan Penghubung Antardesa Ambruk di Tapsel

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN: Hujan deras yang turun sejak beberapa hari ini di Desa Kampung Lalang, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengakibatkan salah satu jembatan penghubung antar kampung yang ada di desa itu terputus. Jembatan itu selama ini menjadi fasilitas menyeberangi Sungai Aek Baringin. Badan jembatan yang sudah ambruk hanya diganti dengan batang pohon kelapa.Para […]

  • Gara-gara Parkir Sepeda Motor, Mahasiswa UMSU Bentrok

    Gara-gara Parkir Sepeda Motor, Mahasiswa UMSU Bentrok

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sesama Mahasiswa Universitas Muhammdiyah Sumatera Utara (UMSU) terlibat bentrok, gara-gara parkir sepeda motor di pelataran parkir Kampus UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan, Rabu (02/03/2011) sore. Salah seorang pemilik warung yang dekat dengan pelataran parkir mengatakan, tawuran antar mahasiswa terjadi pada saat mahasiswa sore masuk ke kampus sekitar pukul 15.00 WIB. “Awalnya seorang mahasiswa memakirkan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 8)

    MARSIDAO-DAO (episode 8)

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Sonima arasoki ni na tingon tobat i, arop mandapoti do halak bope namarsoluk-soluk tingon manyogot ni ari santak tu arian. Soni muse pala borngin ni ari les dodas do adong arasokina, ima halak namarsulu. I longko-longko ni tobat i asa pe longko na ilambung pambulu nai ma marlagut gulaen […]

  • Hari Ibu Menjadi Kelabu

    Hari Ibu Menjadi Kelabu

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Enni Etika Mardia, S.Pd Aktivis Peduli Ummat / tinggal di Padangsidempuan Bulan  Desember dikenal dengan hari Ibu. Sebuah kebiasaan yaitu tepat tanggal 22 Desember diperingati hari ibu setiap tahunnya. Pada peringatan hari ibu adalah momen untuk mengingat kembali bagaimana peran penting seorang ibu dalam kehidupan. Dengan bimbingan ibu, setiap anak menjadi lebih memahami kehidupan. Dengan […]

  • Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bersama Gubernur Hindia Belanda– Salah satu adegan film Senandung Willem yang digarap Tympanum Novem Film. Film yang merupakan proyek Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal ini, dipercayakan digarap oleh Tympanum Novem. Film ini mengisahkan tokoh Willem Iskander yang punya andil besar dalam pendidikan di Mandailing pada tahun 1800-an. (hol)

  • Kinerja Bidan Desa Dikeluhkan di Panyabungan Timur

    Kinerja Bidan Desa Dikeluhkan di Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelayanan Bidan Desa di 4 desa  Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina) masih menjadi dikeluhan warga.  Pasalnya di Desa Rantonatas, Pardomuan, Hutabangun dan Desa Hutatinggi hingga saat ini dikabarkan pejabat bidan desa-nya tidak berdimisili di tempat kerja. Sementara kawasan 4 desa itu termasuk kawasan yang jauh dari puskesmas Gunung Baringin. […]

expand_less