Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bupati Laporkan LPj Pelaksanaan APBD TA 2010

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2011
  • print Cetak


Palu Sidang Tidak Ada, Pimpinan Pukul Meja
MADINA-Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE untuk pertama kalinya menyampaikan sambutan di Gedung DPRD Madina sebagai Kepala Daerah yaitu dalam sidang paripurna penyampaian DPRD.
Saat itu HM Hidayat Batubara SE membacakan nota pengantar Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Madina Tahun Anggaran (TA) 2010 di hadapan mayoritas anggota DPRD Madina, dipimpin Ketua DPRD Madina, AS Imran Khaitami Daulay SH, Senin (18/7) kemarin.
Namun menariknya, Ketua DPRD membuka rapat paripurna tersebut dengan memukulkan tangannya ke meja pimpinan tanpa palu karena palu sidang tidak ada.
Bupati Madina, H M Hidayat Batubara SE dalam pidatonya mengatakan dalam rangka mewujudkan visi-isi pembangunan Madina, pemkab telah mengupayakan keterpaduan penyelenggaraan tugas pemerintah dan pembangunan dengan menetapkan 4 prioritas pembangunan yakni pendidikan, lalu kesehatan, kemudian pertanian serta pembangunan infrastruktur.
“Pada sektor pendidikan pada hakikatnya merupakan upaya pembangunan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka untuk meningkatkan Intelektual dan keterampilan dengan memanfaatkan berbagai sumber daya dan potensi yang ada secara terencana, efektif dan efisien dalam rangka peningkatan derajat hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Kemudian, pembangunan sektor kesehatan kata Bupati, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengembangkan dan membiasakan budaya serta pola hidup sehat yang secara langsung sehingga menurunkan status gizi kurang dan gizi buruk, meningkatnya angka harapan hidup, menurunkan angka kematian bayi dan balita serta mengurangi angka kematian ibu melahirkan.
”Disamping itu pembangunan pertanian diarahkan untuk meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang berbasis ekonomi rakyat, pemenuhan kecukupan dan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat tumbuhnya perekonomian daerah,” ujar Bupati.
secara umum diungkapkan Hidayat, bahwa pertumbuhan ekonomi Madina dapat dilihat dari PDRB pada BPS Madina tahun 2010, dan berdasarkan data PDRB Madina atas harga yang berlaku tahun 2009 sebesar Rp.3.384.351,76 menjadi Rp3.826.485,85 pada tahun 2010 dengan tingkatan kenaikan inflasi mencapai 6,96 persen ditahun 2009 menjadi sebesar 9,14 persen ditahun 2010 naik sebesar 2,18 persen sehingga laju pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan sebesar 0.01 persen yaitu tahun 2009 sebesar 6,40 persen menjadi
6,41 persen pada tahun 2010.
”Secara umum gambaran realisasi APBD madina tahun anggaran 2010 yang telah diperiksa oleh BPK adalah anggaran APBD Madina Tahun Anggaran 2010 setelah perubahan direncanakan sebesar Rp621.266.058.021,00 dari rencana APBD pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp597,24 Miliar atau 96,13 persen, PAD terdiri dari yang dianggarkan sebesar Rp32,13 Miliar dengan realisasi penerimaan sebesar Rp11,82 Miliar atau 36,80 persen, Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat dan Propinsi dianggarkan sebesar Rp589,12 Miliar dengan realisasi sebesar Rp585 Miliar atau 99,37 persen,” bebernya.
Dilanjutkannya, sesuai dengan Audit dari BPK atas laporan keuangan Kabupaten Madina tahun anggaran 2010, BPK memberikan opini ‘Wajar Dengan Pengecualian (WDP)’.
“Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Madina dalam menata usaha pengelolaan keuangan daerah yang tertib dan akuntabel. Dan kita berharap untuk kedepan dengan usaha yang maksimal seluruh SKPD dilingkungan Pemkab Madina dapat menyandang predikat tertinggi yakni wajar tanpa pengecualian (WTP),” harap Bupati.
Ketua DPRD Madina Imran Khaitami Daulay menskor sidang paripurna dan dilanjutkan hari ini, selasa (19/7) dengan agenda tanggapan fraksi – fraksi atas Nota Pengantar Bupati Madina LPj Bupati atas pelaksanaan APBD Madina TA 2010.
“Rapat Paripurna kita skor sampai Selasa (19/7) dengan agenda mendengar tanggapan fraksi,” tutup Imran dengan palu setelah sebelumnya dibuka tanpa diketok pakai palu melainkan tangan karena palu paripurna tidak nampak oleh sekretariat.
Dimana, sidang paripurna dihadiri Bupati, HM Hidayat Batubara SE, Wakil Bupati, Drs Dahlan Hasan Nasution, Muspida Madina dan seluruh Kepala SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Madina. (wan/mer)
Sumber: MetroTabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barrack Obama kembali pimpin AS

    Barrack Obama kembali pimpin AS

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (MO)- Kompetisi menuju Gedung Putih berakhir, Oregon dipastikan mendukung Obama. Dengan demikian kandidat petahana dari kubu Demokrat mendapat tambahan tujuh suara elektoral. Satu lagi hantaman telak bagi Republik, Fox News melaporkan bahwa Ohio resmi untuk Presiden Obama. Perolehan ini bisa dianggap kemenangan besar mengingat negara bagian itu memiliki nilai 18 suara elektoral. ak hanya […]

  • Bupati Diminta Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Kades Tabuyung

    Bupati Diminta Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Kades Tabuyung

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Indikasi tidak sinergisnya pemerintahan Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Sumut, mulai terlihat. Salah satu indikatornya, berdasar amatan warga, hingga tanggal 17 Juli 2022 Pj Kepala Desa Tabuyung, dr Mahyuni belum pernah terlihat masuk kantor desa sejak diangkat tanggal 27 Juni 2022. “Belum pernah (masuk kantor-red). […]

  • KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tiba-tiba nama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina) populer pasca debat Pilkada Madina 13 November 2020 lalu. KEK Batahan pun menjadi santapan hangat publik di media sosial-Facebook dan WhatsApp. Popularitas KEK Batahan itu melejit setelah calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin di debat itu menyatakan bahwa KEK di Pantai […]

  • Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Jumlah sementara peserta Ujian Nasional (UN) TA 2011 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 10.475 orang. SLTP 4.467 orang dan SLTA 6.008 orang. Rincian peserta UN SLTA, SMA sebanyak 1.885 orang, SMK 1.715 orang dan Madrasah Aliyah 2.408 orang. Sementara untuk SLTP, MTs 3.515 orang dan SMP 9.56 peserta. Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan […]

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • Rektor UMTS Diperiksa Penyidik Tipiter

    Rektor UMTS Diperiksa Penyidik Tipiter

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Rektor UMTS Michwar Zaini diperiksa penyidik Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Sumut, Rabu (8/2/2012) sebagai saksi terlapor atas dugaan data tesis palsu. Pemeriksaan Michwar Zaini itu disampaikan Kasubdit Tipiter Direktorat Reskrimsus Polda Sumut AKBP Yusuf Rizal saat ditanya Tribun terkait perkembangan kasus yang semula dilaporkan LSM Partabagsel. “Itu kita masih periksa rektornya. Pak […]

expand_less