Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Hancurkan Mafia Pendidikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2011
  • print Cetak


Korupsi Membuat Pendidikan Semakin Mahal dan Menurunkan Kesejahteraan Pegawai serta Pekerja Pendidikan
awan-kawan sekalian, satu-persatu kasus korupsi yang di lakukan oleh M.Nazaruddin mantan bendahara umum Partai Demokrat terungkap ke permukaan. Setelah kasus di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait dalam pembangunan Wisma Atlet untuk SEA Games di Sumatera Selatan, ternyata korupsi yang dilakukan nazarudin merembet pula ke kementerian pendidikan nasional (kemendiknas). Terjadi korupsi dalam proyek pengadaan prasarana dan revitalisasi peningkatan mutu pendidikan di Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan berbiaya Rp 142 miliar pada anggaran 2007.

Serta yang terbaru adalah terjadinya korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar rumah sakit pendidikan di Kementerian Kesehatan senilai hampir Rp 500 miliar. Dan yang terbaru korupsi menyangkut tender pengadaan barang di beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Indonesia dengan beberapa perusahaan M.Nazaruudin maupun koleganya. Disebutkan ada keterlibatan M.Nazaruddin untuk meloloskan sejumlah kucuran anggaran negara bagi beberapa proyek di badan usaha milik negara (BUMN) dan kampus-kampus negeri di Indonesia. seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Jambi, Universitas Udayana, Bali; Universitas Brawijaya; Universitas Malang, Universitas Airlangga, dan lain sebagainya.

Terungkapnya politik korupsi di kemendiknas yang menyebabkan Negara mengalami kerugian ratusan milyaran rupiah tersebut, tentunya sangat memprihatinkan sekali. Dunia pendidikan yang semestinya untuk membangun karakter dan mendidik generasi bangsa, ternyata di pemegang kebijakannya melakukan korupsi terhadap anggaran pendidikan. Politik korupsi tersebut telah menggerogoti anggaran subsidi pendidikan, yang semestinya di peruntukan untuk operasional pendidikan Indonesia. Dan semakin ironisnya, terkuaknya kasus korupsi di kemendiknas ini hampir bersamaan dengan terjadinya kasus kenaikan biaya pendidikan di berbagai PTN dan sekolah di Indonesia, tak terkecuali di Universitas kami, Universitas Airlangga.

Kawan-kawan sekalian, terjadinya korupsi di Kemendiknas ini menggambarkan bahwa dalam dunia pendidikan Indonesia ternyata terbangun sebuah Mafia Pendidikan, yang kerjanya hanya “menggerogoti” anggaran pendidikan untuk keuntungan pribadi. Sehingga tidak di pungkiri adanya mafia pendidikan inilah yang membuat pendidikan Indonesia hari ini semakin mahal dan tidak ramah terhadap rakyat miskin. Tidak hanya itu, politik korupsi ini juga berdampak pula terhadap menurunnya kesejahteraan para guru, dosen, pegawai maupun pekerja di suatu lembaga pendidikan.

Oleh karena itulah, dalam aksi ini kami dari Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga menyatakan sikap:

1. Hancurkan Mafia Pendidikan karena nyata telah menggerogoti anggaran pendidikan yang semestinya di peruntukan untuk pembiayaan operasional pendidikan.

2. Menuntut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut secara tuntas kasus korupsi di Kemendiknas, karena politik korupsi secara nyata telah menyebabkan pendidikan Indonesia semakin mahal dan menurunnya kesejahteraan pegawai serta pekerja pendidikan.

3. Menyerukan kepada masyarakat dan civitas akademika Universitas Airlangga untuk berpartisipasi dalam penggalangan petisi bersama dalam rangka melakukan desakan politik kepada KPK dan instansi terkait mengusut tuntas kasus korupsi di kemendiknas.

4. Bangun gerakan politik alternatif sebagai kontrol terhadap politik korupsi dan membersihkan dunia pendidikan Indonesia dari mafia pendidikan.

Demikian siaran pers aksi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamannya kawan-kawan media, kami mengucapkan banyak terima kasih..

Sumber: FAM Unair

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penjelasan DLH Terkait Proyek Penataan Taman Kota Panyabungan yang Dipersoalkan

    Ini Penjelasan DLH Terkait Proyek Penataan Taman Kota Panyabungan yang Dipersoalkan

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Proyek Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dengan pekerjaan penataan taman panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal ternyata banyak menuai protes. Rencana penebangan pohon pelindung taman kota panyabungan menjadi salah satu masalah yang di perdebatkan sebab taman kota menjadi ruang terbuka hijau ( RTH ) kota Panyabungan. Selain masalah penebangan pohon, pedagang yang mangkal di areal […]

  • Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK, (MO)  – Hutan hujan tropis di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali, menyimpan potensi flora dan fauna yang luar biasa. Salah satunya jenis bunga raksasa yang biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan itu. “Kami menemukan Bunga Bangkai itu di daerah […]

  • DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak aparat penegak hukum menyelidiki korupsi di Pemkab Madina, terutama dugaan pemerasan pejabat kepada para kontraktor. “Kita sudah melihat langsung selama ini di lapangan bahwa banyak proyek fisik yang kualitasnya kurang bagus, ini akibat banyaknya kutipan yang dilakukan kepada kontraktor dan juga pengawasan dari pihak PU […]

  • Waspadai 20 titik longsor di Sumut

    Waspadai 20 titik longsor di Sumut

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Dinas Bina Marga Sumatera Utara mencatat adanya 20 lokasi rawan longsor yang harus diwaspadai masyarakat ketika mudik dan balik pada Lebaran 1433 Hijriyah. Kepala Dinas Bina Marga Sumut Effendi Pohan di Medan, mengatakan, ke-20 lokasi rawan longsor tersebut cukup tersebar dan ada yang lintas kabupaten/kota. Diantaranya, kawasan Tanah Abang di Lubuk Pakam, Kabupaten […]

  • Sebelum Akhir 2014, BUMN Ganti Dirut PLN

    Sebelum Akhir 2014, BUMN Ganti Dirut PLN

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal merombak jajaran direksi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal tersebut dilakukan lantaran masa jabatan para direksi PLN akan habis. "Semuanya sudah habis (masa jabatannya)," ujar Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik dan Perhubungan Kementerian BUMN, Dwijanti Tjahjaningsih di kantornya, Jakarta, Jumat (19/12) petang. Wanita yang kerap disapa […]

  • Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    Breaking News: Puluhan Warga di WKP PT SMGP Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan warga diduga korban kebocoran gas beracun kembali terjadi di wilayah kerja PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), Selasa (27/9) petang. Dari informasi yang diterima redaksi Mandailing Online, setidaknya 21 warga telah  dilarikan ke rumah sakit umum dan Permata Madina. Dari penuturan salah satu warga yang dihubungi melalui seluler membenarkan kejadian […]

expand_less