Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Khofifah: BKKBN Harus Miliki Manajemen Kependudukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
  • print Cetak


Medan,
Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara harus memiliki manajemen kependudukan dan membahasnya secara komprehensif. Hal ini bertujuan dalam mengantisipasi terjadinya ledakan penduduk di Indonesia.

“Ledakan penduduk tidak bisa dianggap main-main, karena jumlah penduduk sudah tidak seimbang dengan lapangan pekerjaan yang ada. Harus ada manajemen kependudukan dan dibahas secara komprehensif,” ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nadhatul Ulama Khofifah Indar Parawansa dalam seminar sehari Analisis Dampak Kependudukan kerjasama BKKBN dengan mitra kerja di Hotel Madani Medan, Senin (25/07/2011).

Selama ini, menurut Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan (PP) itu, belum ada perspektif yang sama mengenai UU Kependudukan. Buktinya, masih banyak penduduk di Indonesia yang berada dibawah kemiskinan, karena kualitas penduduk yang masih rendah.

“Problem besar di Indonesia adalah masih soal kemiskinan, karena memang belum ada perspektif yang sama mengenai UU kependudukan. Instansi terkait, terutama BKKBN harus punya program membangun penduduk yang lebih berkualitas dan penduduk yang berkualitas akan lebih kompetitif,” tuturnya.

Untuk itu lanjutnya, BKKBN perlu mengadvokasi pemerintah daerah dan panitia anggaran DPRD dalam mensukseskan pembangunan penduduk yang lebih berkualitas. Hal itu penting, karena ada kaitannya dengan pencapaian target MdGS Tahun 2015.

”Program MdGS seperti, memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar, mempromosikan kesetaraan gender, mengurangi jumlah kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV AIDS, penyakit malaria dan penyakit lain, menjamin kelstarian lingkungan dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan bisa terwujud apabila penduduk Indonesia memiliki kualitas pengetahuan dan kesehatan,” jelasnya.

Menurutnya, sulit membandingkan BKKBN zaman reformasi dan orde baru. “Kalau dulu, sewaktu saya masih berada di kabinet, dari APBN yang ada, untuk alat kontrasepsi hanya dialokasikan 15 persen dari kebutuhan. Saya sudah ambil posisi bagaimana menutupi 85 persen lagi, makanya harus dilakukan program ketuk pintu dan akhirnya secara bergilir mereka ingin mendapat keyakinan bahwa anggarannya memang tak cukup. Tapi, sekarang saya tidak dengar ada program ketuk pintu itu,” ujarnya.

Dari sisi muslimat, Khofifah memandang, perlu ada sosialisasi mengenai latihan pranikah kepada pasangan yang akan menikah. Tidak hanya dari Kementerian Agama dan lembaga yang berhubungan dengan agama, namun BKKBN juga punya peran penting dalam hal pembangunan keluarga berkualitas. Dia menilai, selama ini latihan pranikah tidak professional, karena masih banyak gugatan cerai yang datang dari isteri kepada suaminya.

“Angka gugatan cerai dari isteri 65 persen keatas dan itu justeru mayoritas dari umat Islam. Hal itu mungkin karena proses adaptasi (latihan pranikah) hanya1hari, bahkan sering tidak dilakukan, sementara umat Kristen proses pranikahnya 60 hari. Kalau gugatan cerai dilakukan perempuan yang perlu dipertanyakan laki-laki bagaimana memperkuat keutuhan keluarganya. Karena gugatan cerai dikarenaka persoalan ekonomi, selingkuh dan dari 13 item yang menyebabkan perceraian adalah perbedaaan afiliasi politik,” katanya.

PBB saja lanjut Khofifah, memiliki struktur dimana salah satu struktur punya staf ahli khusus keluarga. Hal itu karena PBB melihat bahwa keluarga dianggap sangat pentign. BKKBN salah satunya harus fokus pada pembangunan keluarga menuju keluarga berkualitas. “Untuk itu, latihan pranikah perlu dioptimalkan, BKKBN harus kerjasama dengan kemenag,” ujarnya.

Kepala BKKBN Sumatera Utara Nofrijal mengaku, akan terus berupaya mengatasi ledakan penduduk di Sumatera Utara melalui sosialisasi dan penyuluhan program KB kepada pasangan usia subur. Selain itu meningakatan peran pemuda, pemerataan akses pelayanan dan peningkatan kualitas pelayanan. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbaring Sakit, Nur Hikmah Tetap Ikuti UN

    Terbaring Sakit, Nur Hikmah Tetap Ikuti UN

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sakit keras dan terbaring lemah memakai infus tak menyurutkan terkad Nur Hikmah Pulungan (18) mengikuti Ujian Nasional (UN). Siswi SMP Negeri I Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu dalam kondisi terbaring lemah di ruang kelasnya tetap mengisi lembar jawaban dibantu sang kakak, Selasa (23/4/2013). Dia tak mampu menulis, sehingga jawaban […]

  • Seorang Napi LP Sipaga-paga Panyabungan Meninggal

    Seorang Napi LP Sipaga-paga Panyabungan Meninggal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diduga terkena serangan jantung, salah seorang Narapidana Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Sipaga-paga, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meninggal dunia di selnya, Selasa (29/03/2011). Korban meninggal bernama Adreas alias Deras, ditahan di LP Sipaga-paga dalam kasus pembunuhan dengan hukuman 18 tahun penjara. Jenazah Adreas tampak diotopsi di Ruangan Instalasi Jenazah RSUD Panyabungan. (Ist) Sumber : […]

  • 12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

      ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Hingga Sabtu, korban yang ditemuakan wafat sebanyak 12 orang akibat banjir bandang di Desa Muara Saladi, Ulupungkut, Mandailing Natal. Seluruh korban wafat dimakamkan hari ini di pemakaman umum di desa itu, hari ini. Mereka tak dapat menyelamatkan diri saat banjir bandang tiba-tiba menerjang gedung madrasah tempat mereka sedang belajar. Berdasar […]

  • Kopassus Buru Teroris di Sumut

    Kopassus Buru Teroris di Sumut

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengejaran teroris yang disinyalir masih berada di Sumatera Utara, khususnya di Medan, terus dilakukan. Jika semula hanya dilakukan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teroris (AT), kini Mabes TNI akan menurunkan tim terbaiknya, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Tim dari Kopassus akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan saling berkoordinasi dengan Densus 88 serta […]

  • Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS. Contohnya, Kabupaten […]

  • Pembacaan Al Quran di HUT Madina

    Pembacaan Al Quran di HUT Madina

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Jafar Sukhairi Nasution membuka kegiatan pembacaan Al Quran di masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Senin (10/3/2025) sebagai bagian peringatan HUT ke-26 Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pembukaan dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Dandim 0212/Tapsel Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Kakan Kemenag Madina Maranaik Hasibuan, Ketua MUI Muhammad Natsir, […]

expand_less