Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

AKBP Mindo Otak Pembunuhan Istrinya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
  • print Cetak


Diduga Akibat Selingkuh, Ikut Menggorok

BATAM-
Mabes Polri resmi menetapkan AKBP Mindo Tampubolon sebagai tersangka kasus pembunuhan istrinya, Putri Mega Umboh. Dia juga otak utama tewasnya putri mantan Kapoltabes Pekanbaru Kombes James Umboh, Jumat (24/7) lalu. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Mindo langsung dijebloskan ke penjara Rutan Bareskrim Mabes Polri.
Informasi yang dihimpun koran ini, selain menjadi aktor intelektual, Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Kepri ini juga ikut menggorok leher Putri yang tengah hamil 3 bulan itu. Hal ini juga diungkapkan tersangka Gugun Gunawan alias Ujang. Ujang disuruh oleh Mindo untuk menghabisi nyawa istrinya sekitar pukul 05.00 WIB saat itu.

Ujang mengenal Mindo di rumahnya di Blok A6 perumahan Anggrek Mas 3 beberapa waktu sebelum peristiwa itu terjadi. Menurut Ujang melalui kuasa hukumnya Juhrin Pasaribu, ia mengenal Mindo saat hendak membawa nasi bungkus untuk Rosma pacarnya. Mindo saat itu mengira kalau Ujang hendak mencuri di rumahnya. “Mau ngapain disini? Maling ya?” tanya Mindo kepada Ujang saat itu.

Ujang menjawabnya hanya ingin mengantarkan nasi bungkus untuk Rosma, pacarnya. Rosma adalah pembantu rumah tangga di kediaman Mindo. Memanfaatkan keberadaan Ujang yang lagi menganggur, Mindo lalu memberinya sebuah proyek yakni membunuh istrinya sendiri.

“Siapa yang dibunuh pak?” tanya Ujang ketika diminta kesediaannya untuk melakukan pembunuhan tersebut. Mindo lalu menjawab ‘Ibu’ (istrinya). Mendengar itu, Ujang kembali bertanya, “Kenapa harus ibu (korban, Red)? Mantan Kasat Pamobvit Poltabes Barelang ini menyatakan bahwasanya putri Kombes James Umboh itu selama ini tidak menghargai dirinya selaku seorang perwira dan pejabat di Polda Kepri.

“Saya ini seorang perwira. Tapi ibu tidak menghargai saya,” kata Mindo kepada Ujang sesuai apa yang diakuinya kepada Juhrin Pasaribu selaku kuasa hukumnya. Masih kata Juhrin, sebelum Putri dihabisi, Mindo sempat berkelahi dengan almarhumah istrinya.

Mindo lalu memukulinya korban hingga tertelungkup di atas ranjang. Ia kemudian memback-up leher korban dan menyuruh Ujang menikam almarhumah secara bertubi-tubi. Berbagai sumber menyebutkan, korban sempat memberikan perlawanan. Bahkan ditengarai ikut menggigit jari Mindo saat mulutnya diback-up dari belakang. Salah satu jejak keterlibatan Mindo dalam kasus ini adalah bercak darah akibat bekas gigitan korban yang tertinggal di baju korban dan barang bukti lain yang berhasil diidentifikasi oleh tim penyidik maupun forensik Mabes Polri.
Setelah menghabisi korban, Mindo lalu menyuruh Ujang mengambil koper warna pink yang ada di kamar mereka. Mayat Putri kemudian dimasukkan dalam koper dan dibuang ke hutan Telagapunggur.

Bahkan, Ujang mengaku oknum itu ikut membunuh dengan cara menggorok leher Putri setelah dirinya menikam bagian dada dan perut Putri. Aksi itu selain disaksikan pacarnya, Rosma, juga disaksikan seorang wanita dengan ciri-ciri berkulit putih, rambut lurus sebahu berwarna pirang yang kini misterius. Oknum perwira itu disebut menjanjikan imbalan sebesar Rp 20 juta kepada Ujang bahkan bebas dari hukuman.

Keterlibatan Mindo ini terungkap atas pengakuan Ujang dan Rosma. Mabes Polri akhirnya menetapkan alumni Akpol tahun 1995 ini sebagai tersangka dan aktor intelektual kasus tersebut setelah dirinya dikonfrontir dengan Ujang dan Rosma di Mabes Polri sejak Jumat (29/7). “Posisi (Mindo) sekarang di Bareskrim. Ditahan setelah diperiksa tim gabungan Propam dan Polda Kepri,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam, Senin (01/08) sore kemarin.

Menurut Anton, AKBP Mindo diduga sebagai aktor atau intellectual dader pembunuhan itu. “Dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” katanya. Anton belum menjelaskan secara rinci, bagaimana kasus pembunuhan Bhayangkari ini bisa menjerat suaminya sendiri. Namun, isu yang beredar di masyarakat, korban dikabarkan berselingkuh dengan pria lain. (spt/rdl/jpnn/iro)
Sumber :hariansumutpos.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada inisial M dan F Diduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Madina

    Ada inisial M dan F Diduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Madina

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Suara alat berat itu meraung raung setiap malam di dusun batu marsaong, desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Alat berat yang beroperasi mengeruk sedimen sekitar aliran sungai batang natal itu untuk mangambil material pasiran mengandung emas. ” itu milik inisial L dan F. Mereka sudah beroperasi lama tanpa […]

  • Kejari Panyabungan Halal Bi Halal

    Kejari Panyabungan Halal Bi Halal

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keluarga besar Kejaksaan Negeri Panyabungan mengadakan halal bi halal di kediaman Kajari Panyabungan Danang Purwoko SH, Kelurahan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (07/10/2010). Hadir pada acara hal bi halal, Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara MM, Sekda Drs Gozali Pulungan MM, Kepala SKPD Madina serta tokoh masyarakat. Kajari Panyabungan dalam sambutannya […]

  • Pernyataan Wakil Bupati Madina Bertentangan Dengan Pertemuan Juni Jakarta

    Pernyataan Wakil Bupati Madina Bertentangan Dengan Pertemuan Juni Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina dan pihak DPRD telah melakukan pertemuan dengan PT KS Orka, PT.SMGP dan Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak. Pertemuan yang juga dihadiri OTP Geothermal serta pejabat eseleon III dan IV Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian […]

  • Islam Tidak Mengenal Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    Islam Tidak Mengenal Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Khadijah Nelly Pemerhati Sosial dan Keluarga Baru-baru ini dunia jagat maya dihebohkan dengan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh Rizky Billar kepada istrinya Lesti Kejora. Pada Rabu malam, 28 September 2022, Lesti diketahui melaporkan suaminya Billar ke pihak kepolisian atas dugaan kasus KDRT tersebut (Vivanews.com). Kasus KDRT bukan hanya menimpa Lesti Kejora, […]

  • Sejumlah Kades, Camat dan Lurah Sambangi Rumdis Wakil Bupati Madina

    Sejumlah Kades, Camat dan Lurah Sambangi Rumdis Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Natal ) : Tidak ada agenda resmi dan di, Puluhan Kepala Desa sambangi Rumah Dinas Wakil Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Atika Azmi Utammi Nasution Jum’at pagi 20/9/2024 sekitar pukul 9.30 wib. Selain Kepala Desa Sejumlah Lurah dan Camat juga terlihat hadir. Kepala Desa yang hadir saat ditanyai tidak berkomentar, mereka […]

  • Alumni SMA Siabu Juga Rekomendasikan Penggantian Kepala Sekolah

    Alumni SMA Siabu Juga Rekomendasikan Penggantian Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN   (Mandailing Online) – Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan siswa SMA Negeri 1 Siabu, Mandailing Natal (Madina) menuntut kepala sekolah mundur, Selasa (18/8) lalu, mendapat resfon dari para Alumni SMA Negeri I Siabu. Ketua Alumni SMA Negeri I Siabu, Rizky Ravsanjani  menjawab Mandailing Online, Kamis (20/8) mengatakan bahwa aksi unjukrasa oleh siswa, menunjukkan carut-marut […]

expand_less