Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan, Sumut ( Berita ) : Tiga tersangka yang diduga komplotan perampok, Kamis [30/09], berhasil diringkus warga saat sedang beraksi di sebuah toko emas Indah Jaya, di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Beruntung, aksi perampokan yang diduga bermodus hipnotis tersebut digagalkan warga, setelah salah satu pengunjung melihat para komplotan ini sedang berusaha menguras toko emas saat pemilik toko sedang sibuk.

Menurut pemilik toko, Fahrudin, perampokan baru diketahui ketika salah satu langganannya yang baru tiba di tokonya meneriaki para pelaku yang sedang menguras dagangan korban. Ia sendiri tidak mengetahui aksi para pelaku karena sedang sibuk melayani pesanan rekan perampok lainnya.

Tiga dari empat pelaku yang diduga komplotan perampok tersebut akhirnya berhasil ditangkap warga dan sempat akan dihakimi massa.

Sejumlah polisi yang sedang berjaga di sekitar lokasi langsung menguasai masa dan mengamankan para pelaku ke ruang belakang toko emas tersebut. “Saya kira mereka itu ada empat orang, mengambil emas dari steling toko dengan menggunakan seutas kawat panjang. Emas tersebut dikait saat saya sibuk membelakangi steling. Sudah sempat diambil beberapa kalung,” terang Fahrudin.

Para pelaku yang berhasil ditangkap warga tersebut adalah Sug, Sri Ir dan Sup, ketiganya merupakan warga Sei Pedang, Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Polisi juga mengamankan empat buah kalung emas seberat 30 gram dari tangan para tersangka untuk barang bukti.

Polisi sempat kesulitan mengevakuasi para tersangka karena ratusan warga yang marah dengan aksi kejahatan tersebut mengepung toko emas dan ingin menghakimi para pelaku. Warga ingin memberi pelajaran kepada pelaku agar jera melakukan perampokan.

Puluhan polisi terpaksa diturunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, sempat juga terjadi aksi saling dorong antara warga yang ingin menghakimi tersangka dengan polisi yang membuat blokade. Warga akhirnya membubarkan diri setelah mobil yang membawa para tersangka melaju menuju Mapolres Mandailing Natal.

Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Sarluman, mengaku timnya masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini, termasuk memburu komplotan lainnya yang sempat kabur.

Pihaknya juga belum bisa memastikan modus yang digunakan para pelaku untuk memperdayai korban sehingga tidak mengetahui aksi perampokan tersebut.

Saat ini tiga pelaku yang diduga komplotan spesialis perampok toko emas masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang periksa Polres Mandailing Natal. (ant )
sumber :beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

    Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Truk pengangkut sampah di kota Panyabungan kini bertambah. Pertambahannya 4 unit truk. Empat tambahan itu miliki Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR yang dipinjamkan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Pertambahan itu membuat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agak bernafas lega selaku dinas yang bertanggungjawab mengatasi sampah. “Alhamdulillah, Pak Bupati meminjam […]

  • Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    gambar grafis logo tut wuri handayani PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Tunjangan guru non sertifikasi belum semuanya dicairkan oleh pihak Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) padahal saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran. Parahnya, selain tahun ini, sebanyak 6 bulan tahun 2012 juga belum diterima guru, meski LKPJ bupati tahun anggaran 2012 sudah dipertanggungjawabjan di gedung DPRD […]

  • Tingkat Kehadiran ke TPS Minim

    Tingkat Kehadiran ke TPS Minim

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di sejumlah kawasan Kabupaten Mandailing Natal tingkat kehadiran warga ke TPS menyalurkan hak pilihnya, minim. Pantauan Mandailing Online, Rabu (9/12) di beberapa TPS pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015, menunjukkan persentase tingkat kehadiran sekitar 50 hingga 60 persen. Di TPS 1 Kelurahan Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur, dari sekitar 451 total […]

  • Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluarga A.Malik menyerahkan surat hibah tanah kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang yang nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan SD baru di Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur.(MOL)

  • Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

    Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Terkait meredarnya isu akan terjadi gempa bumi dan tsunami tanggal 26 Oktober 2018 di Pantai Barat, Kabupaten Madina, pemerintah Kecamatan Natal menerbitkan pengumuman resmi mengeliminir isu tersebut. Pengumuman dari pemerintah Kecamatan Natal itu bertanggal 24 Oktober 2018 yang ditandatangani Camat Natal, Riplan, S.Sos. Pengumunan itu telah disebaran ke seluruh desa […]

  • Bupati Madina Intruksikan 12 Kecamatan Hentikan Praktek Tambang Emas Ilegal

    Bupati Madina Intruksikan 12 Kecamatan Hentikan Praktek Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Pasca tewasnya  3 penambang emas ilegal sebulan terakhir, Bupati Madina Saipullah Nasution melalui Kadis Kominfo Ashar Paras Muda Nasution mengintruksikan kepada Camat di 12 Kecamatan untuk memastikan bahwa kegiatan penambangan tidak beroperasi lagi. ” Bupati Madina meminta kepada Camat di 12 Kecamatan untuk memastikan bahwa kegiatan penambangan tidak beroperasi lagi […]

expand_less