Minggu, 26 Jul 2026
light_mode

Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan, Sumut ( Berita ) : Tiga tersangka yang diduga komplotan perampok, Kamis [30/09], berhasil diringkus warga saat sedang beraksi di sebuah toko emas Indah Jaya, di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Beruntung, aksi perampokan yang diduga bermodus hipnotis tersebut digagalkan warga, setelah salah satu pengunjung melihat para komplotan ini sedang berusaha menguras toko emas saat pemilik toko sedang sibuk.

Menurut pemilik toko, Fahrudin, perampokan baru diketahui ketika salah satu langganannya yang baru tiba di tokonya meneriaki para pelaku yang sedang menguras dagangan korban. Ia sendiri tidak mengetahui aksi para pelaku karena sedang sibuk melayani pesanan rekan perampok lainnya.

Tiga dari empat pelaku yang diduga komplotan perampok tersebut akhirnya berhasil ditangkap warga dan sempat akan dihakimi massa.

Sejumlah polisi yang sedang berjaga di sekitar lokasi langsung menguasai masa dan mengamankan para pelaku ke ruang belakang toko emas tersebut. “Saya kira mereka itu ada empat orang, mengambil emas dari steling toko dengan menggunakan seutas kawat panjang. Emas tersebut dikait saat saya sibuk membelakangi steling. Sudah sempat diambil beberapa kalung,” terang Fahrudin.

Para pelaku yang berhasil ditangkap warga tersebut adalah Sug, Sri Ir dan Sup, ketiganya merupakan warga Sei Pedang, Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Polisi juga mengamankan empat buah kalung emas seberat 30 gram dari tangan para tersangka untuk barang bukti.

Polisi sempat kesulitan mengevakuasi para tersangka karena ratusan warga yang marah dengan aksi kejahatan tersebut mengepung toko emas dan ingin menghakimi para pelaku. Warga ingin memberi pelajaran kepada pelaku agar jera melakukan perampokan.

Puluhan polisi terpaksa diturunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, sempat juga terjadi aksi saling dorong antara warga yang ingin menghakimi tersangka dengan polisi yang membuat blokade. Warga akhirnya membubarkan diri setelah mobil yang membawa para tersangka melaju menuju Mapolres Mandailing Natal.

Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Sarluman, mengaku timnya masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini, termasuk memburu komplotan lainnya yang sempat kabur.

Pihaknya juga belum bisa memastikan modus yang digunakan para pelaku untuk memperdayai korban sehingga tidak mengetahui aksi perampokan tersebut.

Saat ini tiga pelaku yang diduga komplotan spesialis perampok toko emas masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang periksa Polres Mandailing Natal. (ant )
sumber :beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPD  RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    Anggota DPD RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KAPUAS, (MO) – Satu di antara empat anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah H. Hamdani MP pada Kamis 2/8 kemarin kunjungi Kabupaten Kapuas setelah sebelumnya kunjungi sejumlah daerah kabupaten lainnya sebagai rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya Ke Kapuas H. Hamdani menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan insan pers dan LSM […]

  • Per Februari 2022 Pemkab Madina Pasang Ribuan Unit Lampu Jalan Desa

    Per Februari 2022 Pemkab Madina Pasang Ribuan Unit Lampu Jalan Desa

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Rencananya per Februari 2022 Pemkab Madina akan memasang ribuan unit lampu jalan di desa-desa yang ada di Mandailing Natal (Madina). Hal itu terungkap saat Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menandatangani MoU dengan Lembaga Pengelolaan Proyek Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) di ruang kerja Bupati, Selasa (25/1). […]

  • Serangan Hama Tikus, Diperkirakan 20 Ton Produksi Padi Turun

    Serangan Hama Tikus, Diperkirakan 20 Ton Produksi Padi Turun

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam sebulan terakhir hama tikus melantak sejumlah kawasan persawahan di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Akibatnya, sekitar 20 hektar tanaman padi rusak dengan rincian 13 hektar kerusakan ringan, 5 hektar kerusakan sedang, dan 2 hektar kerusakan berat. Penyusutan produksi padi di kawasan Panyabungan musim ini diperkirakan 2 ton akibat serangan […]

  • Seni Etnik Mandailing Juara I di Culture Fest of North Sumatra 2024

    Seni Etnik Mandailing Juara I di Culture Fest of North Sumatra 2024

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kolaborasi Gordang Sambilan, Gondang dan Tor-tor Mandailing meraih juara I di Culture Fest of North Sumatra 2024. Culture Fest of North Sumatra 2024 diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara tanggal 6 hingga 7 Mei 2024 di halaman UPT Musium Negeri Sumut, Medan. Grup yang menyabet juara I […]

  • Belajar dari Literasi Iran yang Mengguncang Dunia

    Belajar dari Literasi Iran yang Mengguncang Dunia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)     Ketidaktundukan Iran terhadap agresor Amerika Serikat dan Israel dibuktikan dengan ketahanan luar biasa mereka dalam perang terbuka yang sudah berlangsung selama kurun waktu empat bulan terakhir, sejak serangan gabungan meletus akhir Februari lalu. Di bawah ribuan bahkan jutaan hujan bom yang […]

  • Paska Penembakan 5 Orang, Aparat Berjaga di Dua Desa

    Paska Penembakan 5 Orang, Aparat Berjaga di Dua Desa

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Onlie) – Pasca penembakan terhadap 5 warga Desa Ranto Natas, pihak keamanan berjaga di dua desa Panyabungan Timur. Pantauan di lapangan, aparat kepolisian dari Polres Madina dan Polsek Panyabungan serta Koramil berjaga-jaga dengan senjata lengkap di Desa Ranto Natas dan Desa Pardomuan. Selain itu, pihak Muspika yang melibatkan Pemerintahan Kecamatan Panyabungn Timur, […]

expand_less