Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Cipta Karya Madina bungkam soal air bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kepala Dinas Cipta Karya Madina Fahrial memilih bungkam terkait rusaknya sarana air bersih di Masjid Agung Nur Alan Nur.

Fahrial saat dijumpai di kantornya, Rabu (6/10) tidak berhasil. Menurut ajudannya sedang rapat. Sementara pesan singkat (sms) yang sudah dua kali dilayangkan tidak pernah dibalas.

Dari data dihimpun di lapangan, sarana fisik pembangunan air bersih tahun anggaran 2009 dengan dana Rp148.800.000 dikerjakan dengan baik oleh CV Firman Jaya dengan nomor kontrak: 640/107/SPP/PIP/CK/2009.

Namun belakangan tidak berfungsi karena pipa saluran air rusak akibat pembangunan jalan di lokasi Masjid Agung yang dikerjakan Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina saat itu.

Kerusakan akibat pembangunan jalan tersebut yakni, rusaknya instalasi pipa ukuran PVC 02 sepanjang 190 meter dan ukuran GIP O2 lebih kurang 11 meter.

Dari pihak kontraktor diperoleh informasi, pihaknya sudah menyurati Dinas PU Pertambangan Dan Energi Madina dengan nomor surat: 01/CV.FJ/I/10, tanggal 11 Januari 2010 guna meminta kebijaksanaan memperbaiki kerusakan instalasi pipa air bersih.

Dalam suratnya, kontraktor menyampaikan a keberatannya karena proyek tersebut saat rusak masih dalam tahap pemeliharaan. Akibatnya, pihak kontraktor tidak bisa melakukan serah terima pekerjaan dengan Dinas Cipta Karya.

Dinas PU maupun Cipta Karya yang seharusnya sama-sama bertanggungjawab sampai sekarang saling lempar bola. Akibatnya, proyek dana ratusan juta rupiah lebih itu di lokasi tempat beribadah terkesan sia-sia dibangun.

Ketua Komisi C DPRD Madina membidangi pembangunan Zubeir Lubis menyayangkan proyek untuk kepentingan rumah ibadah rusak dibiarkan begitu saja.

Ia mengimbau Dinas PU dan Cipta Karya mencari solusi alternative, sehingga proyek penyediaan sarana prasarana air bersih itu dapat berfungsi sebagaimana diharapkan.

Katanya, rusaknya instalasi pipa air bersih itu akibat kurangya koordinasi antara kedua instansi yang megakibatkan bertambahnya cost anggaran pengeluaran baik itu untuk perbaikan dan pelaksanaan di lapangan nantinya.

Kadis PU Madina, Abdullah Dalimunthe saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat itu sifatnya hanya membantu karena pekerjaan penimbunan dan anggaran ada pada Dinas Cipta Karya.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan terus memfokuskan latihan terhadap dua orang siswanya yang lolos ke tingkat nasional pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung. Kepala Divisi Pendidikan Formal Darul Mursyid, Ahmad Suhaili Pulungan menjawab wartawan, Selasa (23/7/2013) […]

  • 10 Km Jalan Pakantan Masih Rusak Parah

    10 Km Jalan Pakantan Masih Rusak Parah

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) : Sepanjang 10 dari 13 Km jalan Muara Sipongi – Pakantan   masih rusak parah. Kondisi ini mengakibatkan biaya transportasi sangat mahal disebabkan mobil angkutan enggan masuk ke kecamatan paling ujung di Mandailing Natal ini. Pantuan Senin (31/10), kerusakan terjadi hampir sepanjang jalan. Batu batu berserakan di badan jalan. Bukan itu saja, di […]

  • Warga Aceh Didakwa Lakukan Pencucian Uang Narkoba

    Warga Aceh Didakwa Lakukan Pencucian Uang Narkoba

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, M Jaffar (43) warga Desa Namploh Krueng, Samalanga, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Selasa (22/02/2011) diajukan ke persidangan Pengadilan Negeri Medan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Masni SH karena didakwa melakukan pencucian uang yang berasal dari tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu seberat 590 gram. Dalam persidangan yang diketuai Majelis hakim Drs H Panusunan Harahap SH […]

  • OKI Madina kutuk bom bunuh diri di Cirebon

    OKI Madina kutuk bom bunuh diri di Cirebon

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Mantan Presidium Organisasi Kepemudaan (OKI) Madina Saparuddin Haji alias Akong mengutuk keras pelaku bom bunuh diri di Masjid Mapolres Cirebon, Jawa Barat saat berlangsungya shalat Jumat. Hal itu disampaikannya, Jumat (15/4) di Panyabungan. Katanya, pemboman masjid merupakan bentuk lain ancaman terhadap ummat Islam di Indonesia. Ia meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengerahkan seluruh […]

  • Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluarga A.Malik menyerahkan surat hibah tanah kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang yang nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan SD baru di Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur.(MOL)

  • Parpol Diminta Jangan Usung Caleg Danga-Danga

    Parpol Diminta Jangan Usung Caleg Danga-Danga

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai politik di Mandailing Natal (Madina) harus menyuguhkan calon legislatif yang bermutu di Pemilu 2019. Jangan figur danga-danga alias bloon yang tak memiliki kapasitas keilmuan dan ahlak yang rendah. Berkualitas dari sisi ilmu pengetahuan, ideologi serta ahlak yang baik, juga memiliki karakter yang kuat. Agar kelak DPRD Madina tak diisi oleh […]

expand_less