Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Taman Kota Panyabungan akan Dijadikan Pusat Jajanan Malam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Taman Kota Panyabungan, Madina di Kelurahan Kayu Jati Pasar Lama tepatnya di depan atau seberang jalan Pos Lalu Lintas Kota akan dijadikan sebagai pusat jajajan malam.
Nantinya, para pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di sepanjang pinggir jalan protokol pada malam akan dipindahkan atau dilokalisasi ke Taman Kota itu.
Hal ini dikatakan Wakil Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution bersama Kepala Disperindag, Koperasi dan Pasar, Lis Mulyadi, Camat Panyabungan Drs Sahnan Batubara saat meninjau taman kota yang dekat dengan RSU Panyabungan, Jumat (13/1).
Wabup mengatakan, Pemkab Madina bekerja sama dengan PT Bank Sumut Panyabungan berencana akan melokalisasi tempat jualan jajanan malam yang ada di sepanjang jalan protokol Panyabungan ke taman kota yang berukuran sekitar 70×40 meter per segi tersebut.
Bank Sumut dalam hal ini terang Dahlan, siap membantu memfasilitasi sarana atau perlengkapan semisal tenda, kursi dan sebagainya, sebagai bentuk Control Sosial Responsibility (CSR).
”Kebijakan ini atas kerja sama antara Pemkab Madina bersama PT Bank Sumut Panyabungan. Taman kota ini kami nilai sangat potensial untuk dijadikan sebagai tempat jualan pedagang makanan atau jajanan di malam hari. Dan ini juga langkah untuk melestarikan keindahan Kota Panyabungan,” ucap Dahlan.
Diterangkan Dahlan, selama ini pihaknya telah sering mendapat kabar bahwa taman kota Panyabungan tidak banyak diberdayakan. Bahkan, taman terasa nyaman dan sejuk serta asri karena ditanami pohon pinus yang sudah menjulang tinggi tersebut pada awalnya sebagai tempat menyantai warga Panyabungan. Tetapi, beberapa tahun terakhir ini sudah sering dijadikan sebagai tempat mesum. Bahkan perbuatan amoral diduga sering terjadi di lokasi tersebut.
”Kami sudah sering menerima kabar bahwa di taman kota ini beberapa tahun ini tidak difungsikan lagi sebagai tempat suatu keindahan, tetapi dugaan kita sering terjadi perbuatan amoral. Untuk itulah kita akan fungsikan taman ini sebagai pusat dagangan makanan di malam hari,” tambahnya.
Sementara, Kabid Pasar Pemkab Madina, Ir Mangatas Tua kepada METRO mengatakan bahwa rencana pembukaannya akan dimulai di bulan Februari, karena pihaknya masih akan bekerja sama dengan pihak Dinas PU terkait teknis bangunan yang mungkin saja masih ada yang akan ditambahi.
Dikatakan Mangatas, barang dagangan yang akan ditempatkan di taman itu tergantung kepada pedagang, tetapi pihaknya mengutamakan bagi pedagang makanan saja.
”Rencananya akan dimulai di bulan Februari, dan kita masih berkoordinasi dengan PU dan Bank Sumut terkait bangunannya,” tuturnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMAMI Malaysia Upayakan Pemindahan Rumah Warisan Sutan Naposo

    IMAMI Malaysia Upayakan Pemindahan Rumah Warisan Sutan Naposo

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) sebuah organisasi suku kaum Mandailing yang berdaftar di Malaysia dan juga di Indonesia, telah mengadakan Musyawarah Agung Dwitahunan Perwakilan IMAMI 2017 di aula Seri Amar, Fakultas Bahasa Moden dan Komunikasi (FBMK), Universitas Putra Malaysia (UPM), Serdang, Sabtu (11/3). Dalam musyawarah besar itu, para perwakilan telah berbulat […]

  • Ketua DPRD Madina : Pemda Harus Tegas Ke PLN Terkait Pembayaran LPJU

    Ketua DPRD Madina : Pemda Harus Tegas Ke PLN Terkait Pembayaran LPJU

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis menegaskan Pemerimtah Daerah harus tegas ke pihak PLN apabila PLN tidak mau rekonsoliasi MoU terkait pembayaran listrik LPJU ( Lampu Penerangam Jalan Umum ). Hal ini dikatakannya pada wartawan senin 14/8/2023. ” harus ada penghitungan yang akurat sehingga pembayaran yang dilakukan pemerintah […]

  • Pertamina Sidak SPBU

    Pertamina Sidak SPBU

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Guna memastikan ketersediaan BBM menjelang pergantian tahun, Anggota DPD RI bersama Pertamina pada Kamis (30/12/2010) melakukan sidak ke sejumlah SPBU di Kota Medan. Dalam sidak tersebut petugas juga memeriksa takaran liter BBM untuk mengantisipasi kenakalan pengusaha SPBU agar tidak merugikan konsumen terutama saat permintaan BBM meningkat seperti menjelang tahun baru dan hari besar keagamaan. […]

  • Peduli UMKM, Saipullah Komitmen Bantu Pengembangan Produksi Gula Merah

    Peduli UMKM, Saipullah Komitmen Bantu Pengembangan Produksi Gula Merah

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya produksi gula merah, menjadi salah satu program prioritas Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030. Kepedulian terhadap pengembangan sektor UMKM itu diwujudkan Saipullah ketika mengunjungi para pelaku industri rumahan gula merah […]

  • Demokrasi Suburkan Korupsi, Islam Punya Solusi

    Demokrasi Suburkan Korupsi, Islam Punya Solusi

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Anita Safitri, S.Pd Aktivis dakwah & anggota komunitas Madina Menulis     Korupsi di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali, dari tahun ke tahun semakin meningkat seolah menjadi tren dimana-mana. Di tahun 2021 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi sebanyak 3.708 laporan dugaan korupsi sejak Januari hingga November 2021. Dari 3.708 laporan tersebut, […]

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

expand_less