Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

IMAMI Malaysia Upayakan Pemindahan Rumah Warisan Sutan Naposo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Mar 2017
  • print Cetak

Rumah Sutan Naposo di Kuala Lumpur dalam dua masa

KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) sebuah organisasi suku kaum Mandailing yang berdaftar di Malaysia dan juga di Indonesia, telah mengadakan Musyawarah Agung Dwitahunan Perwakilan IMAMI 2017 di aula Seri Amar, Fakultas Bahasa Moden dan Komunikasi (FBMK), Universitas Putra Malaysia (UPM), Serdang, Sabtu (11/3).

Dalam musyawarah besar itu, para perwakilan telah berbulat suara bersetuju supaya IMAMI mengambil langkah dan peranan yang serius dalam usaha membantu pemindahan dan pembangunan ulang rumah warisan Sutan Naposo atau di Malaysia juga dikenali sebagai Sutan Puasa, yang sebelum ini terletak di No. 41, Jalan Chow Kit, Kuala Lumpur. Rencananya dipindahan ke kawasan Universitas Putra Malaysia.

Rumah tersebut didirikan pada 1926 oleh Raja Mangatas atau nama sebenar Jaafar Sutan Sinombar, anak saudara dari Sutan Naposo, iaitu tokoh Mandailing yang membuka dan pendiri Kuala Lumpur.

Para perwakilan juga memberi mandat penuh kepada Jawatankuasa Pusat IMAMI untuk melaksanakan setiap keperluan berkaitan urusan pemindahan rumah itu ke lokasi yang sesuai.

Selain itu, Musyawarah Pertama Jawatankuasa Pusat IMAMI 2017, yang dipengerusikan oleh Dato’ Ahmad Tamimi Siregar Bin Kamaruddin telah memutuskan hal-hal berikut:

(i) Melantik Timbalan Presiden IMAMI, Profesor Madya Dr. Mohd. Sharifudin Yusop Lubis dan Ahli Jawatankuasa Pusat IMAMI (AJK Pusat), YBhg Dato' Habibah Zon Lubis untuk berunding dengan pihak UPM bagi rencana permohonan menempatkan rumah tersebut di Muzium Warisan Melayu UPM yang diuruskan dan terletak di Fakultas Bahasa Moden & Komunikasi (FBMK) UPM. Prof. Madya Dr. Mohd. Sharifudin Lubis adalah pensyarah di Jabatan Bahasa, fakultas tersebut manakala Dato' Habibah Lubis adalah bekas Ketua Pengarah Arkib Negara Malaysia.

(ii) Melantik Penolong Setiausaha Agung IMAMI, Hajjah Hafizah Kamaruddin Lubis untuk mengadakan perundingan dan perbincangan dengan pihak-pihak berkepentingan termasuk pembeli tapak rumah tersebut, keluarga dan semua pihak berkaitan.

(iii) Mengambil pendirian tegas bahwa rumah tersebut yang didirikan oleh Raja Mangatas keturunan tokoh pengasas Kuala Lumpur, Sutan Naposo atau Sutan Puasa, SANGAT PENTING UNTUK DISELAMATKAN kerana ia adalah sebahagian sejarah dan warisan pembukaan dan pemukiman terawal di Kuala Lumpur.

Pihak IMAMI sebagai organisasi yang salah satu fokusnya memperjuangkan sejarah, seni dan budaya orang Mandailing di Malaysia, ingin menyatakan komitmen kuat dalam menyelesaikan isu ini sehingga tuntas, lebih-lebih lagi ia telah menjadi isu nasional yang melibatkan perbincangan rakyat pelbagai kaum di seluruh negara.

Pihak IMAMI juga sangat menghargai kerjasama tulus ikhlas pihak-pihak berkaitan khususnya Kementerian Kebudayaan dan Pelancongan, Jabatan Warisan Negara dan Universiti Putra Malaysia (UPM) untuk mewujudkan rencana pemindahan dan pemeliharaan rumah tersebut yang merupakan SUATU ASET BESAR NEGARA karena ia melibatkan sejarah pembukaan Kuala Lumpur.

Sumber : Rilis Pers IMAMI Malaysia

Editor/penerjemah : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MELACAK ARAH CAP “SEKDA PLANGA-PLONGO” DAN “BUPATI KEONG” Oleh: Tim Peci Manajemen   Dalam beberapa hari terakhir dunia maya khsusnya di facebook muncul postingan yang mengkritisi pemerintah daerah. Bentuk kritiknya berupa simbol dan sifat tertentu terhadap figur bupati dan sekda. Lantas bagaimana menyikapi topik-topik ini?   Ketika Kritik Berubah Menjadi Simbol Politik Dalam politik, kritik […]

  • Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

    Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak. Syaiful Anwar (35), salah seorang […]

  • Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mayoritas responden, atau sebesar 29 persen merasa persoalan pembangunan dan ekonomi desa terletak pada kepala desa dan aparaturnya tidak kompeten. Demikian dilansir Kompas.com, Senin (31/7/2023). Jajak pendapat Litbang Kompas periode Juli 2023 merekam pendapat publik soal berbagai persoalan utama dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Kemudian, sebanyak 24,3 persen responden […]

  • Bupati Diminta Tuntaskan Desa Tertinggal

    Bupati Diminta Tuntaskan Desa Tertinggal

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS- Bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas), Basyrah Lubis SH diminta menuntaskan persoalan desa tertinggal, karena Kabupaten Palas merupakan nomor 2 desa tertinggal di Sumut. Ketua Generasi Muda Peduli Pembangunan Palas, Husni Mubarrok Nasution mengatakan, Bupati sudah seharusnya membangun mulai dari desa terpelosok, bukan dengan membangun mulai dari pusat kota kabupaten, mengingat 2 tahun kepemimpinan Basyrah […]

  • Warga Batubara Datangi Poldasu

    Warga Batubara Datangi Poldasu

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan masyarakat dan mahasiswa dari Kabupaten Batubara yang tergabung dalam Lex Natural Elektra, berunjukrasa di Poldasu, Kamis (22/1). Kedatangan massa ini sehari setelah Kapolres Batubara AKBP JP Sinaga menjalani pemeriksaan di Bid Propam Poldasu, Rabu (21/1). Efendi, selaku koordinator massa mengatakan, kedatangan mereka membawa beberapa tuntutan. Antara lain, meminta Kapoldasu Irjen Pol Eko […]

  • Sidang Dakwaan Si Ngeri-ngeri Sedap Ditunda Lagi, Mengapa?

    Sidang Dakwaan Si Ngeri-ngeri Sedap Ditunda Lagi, Mengapa?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan untuk mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bathoegana di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk kedua kalinya ditunda. Kali ini penundaan dikarenakan kondisi kesehatan Sutan yang tidak memungkinkan dirinya menghadiri persidangan. Permintaan peundaan disampaikan Jaksa Penuntut Umum dari KPK dalam persidangan, Senin (13/4). "Kami tidak bisa membawa (Sutan), dengan alasan […]

expand_less