Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Pemkab Madina Harus Pikirkan Nasib Ribuan Honorer

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 16 Jan 2012
  • print Cetak

 

Panyabungan, DPRD  Mandailing Natal menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkab Madina yang akan memanggil dan memperkerjakan kembali tenaga honorer yang beberapa waktu lalu sudah dirumahkan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Dodi Martua di Panyabungan, Ahad (15/01/2012) setelah melakukan konsultasi ke Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Dalam Negeri terkait pemberhentian tenaga honorer.

Kendati pemberhentian honorer ini merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah Pusat pasca keluarnya PP No 48 Tahun 2005, namun permasalahan honorer ini sungguh tidak bijaksana jika honorer yang harus menjadi korban dari kebijakan pemerintah.

Sebelumnya mereka kan secara legal diangkat jadi honorer, tapi kenapa baru sekarang mau diberhentikan. Kenapa dulu masih diangkat, kenapa tidak dari dulu diberhentikan. Untuk itu, Dodi menegaskan tidak ada kata lain Pemkab Madina harus memperkerjakan kembali honorer apalagi anggaran untuk penggajian honorer pada APBD 2012 sudah disahkan DPRD beberapa waktu lalu.

Menurut Dodi, DPRD menyetujui kembali pengalokasian gaji miliaran untuk honorer. Alasannya, selain sisi kemanusian dan juga jika menghilangkan anggaran untukhonorer tersebut sama saja dengan menciptakan pengangguran besar di masyarakat. Tentunya hal ini sudah tidak sesuai dengan salah satu visi misi Bupati Madina yakni menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu lanjut Dodi, jika honorer diberhentikan maka tingkat pengangguran akan semakin bertambah dan apalagi kalau dilihat dari kualifikasi pendidikan sebagian besar honorer hanyalah tamatan SMA, jika harus bersaing mereka pasti akan semakin sulit mendapatkan pekerjaan dan lebih menyedihkan sebagian honorer merupakan tulang punggung keluarganya.

Terkait dengan temuan BPK terkait pengalokasian gaji honorer pada APBD, politisi Partai Pelopor ini menyatakan Pemkab Madina harus mencari solusi agar tidak menyalahi ketentuan yang berlaku, seperti outsourcing, melibatkan dalam kegiatan atau kerjasama dengan pihak ketiga atau kebijakan yang lain. Sebab hasil konsultasi dengan Biro Kepegawaian Kementerian Dalam Negeri, keputusan pemakaian anggaran APBD untuk gaji honorer berpulang pada kebijakan daerah.

“Sepanjang anggaran masih memungkinkan, daerah bisa saja mempertahankan honorer, namun kita tentu harus punya payung hukum yang jelas. Apalagi sampai saat ini belum ada kejelasan dari pusat yang katanya akan mengeluarkan peraturan pemerintah yang baru terkait pangangkatan honorer yang belakangan ini sudah didata,” ujarnya.

Untuk itu Dodi menyatakan, Pemkab Madina jangan hanya bisa melakukan pemberhentian honorer. Seharusnya Pemkab Madina lebih baik memikirkan bagaimana nasib honorer nanti apabila penggajian honorer sudah tidak ditampung pada APBD 2013, karena kebijakan pemerintah pusat tidak dapat lagi ditangguhkan.

Dodi berharap ada upaya yang serius dan langkah kongkrit Pemkab Madina untuk memperjuangkan nasib ribuan honorer. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Edar

    Siap Edar

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres Madina AKBP Fauzi SIK menunjukkan dua karung ganja siap edar yang ditemukan di salah satu rumah warga saat dilakukan penggerebekan di Desa Hutatinggi Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (14/9). (medanbisnis / henri) Sumber : Medanbisnis

  • NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Seluruh gubernur, bupati dan wali kota hingga camat diminta untuk mengawasi gerak-gerik para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan masing-masing, jangan sampai terpengaruh ajaran kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII). Perintah Mendagri, Gamawan Fauzi ini menyusul pernyataan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang mengaku mendapat laporan adanya anggota NII yang menjadi PNS. “Kita sudah […]

  • 2011, Era Kebangkitan Pendidikan Sumut

    2011, Era Kebangkitan Pendidikan Sumut

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Syaiful Syafri mengatakan, tahun 2011 akan dijadikan sebagai era kebangkitan dan percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu. “Langkah-langkah percepatan peningkatan kualitas tersebut di antaranya dengan mengejar ketertinggalan, dimana ada kekurangan akan langsung diisi dan kelemahan-kelemahan segera diperbaiki. Metode mana yang lemah itu akan terus ditingkatkan, kemudian sarana […]

  • Hari Pahlawan, Bupati Madina dan Pejabat Antri Donor Darah

    Hari Pahlawan, Bupati Madina dan Pejabat Antri Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2023, Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution beserta sejumlah pejabat laksanalan donor darah usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan Masjid Nur’alan Nur Aek Godang Panyabungan, Jum’at 10/11/2023. Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution usai pelaksanaan donor mengatakan, langkah ini sebagai […]

  • Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

    Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta BERASTAGI, (MO)- Jalan Negara jalur Medan-Tanahkaro-Kutacane yang sempat mengalami lumpuh total Jumat ( 15/2), berangsur normal pada Sabtu (16/2). Kerja keras petugas menggunakan alat berat sejak Jumat malam, berhasil membuka jalur utama yang menghubungkan 2 propinsi dan 12 kabupaten ini. Setelah berfungsi normal sekira pukul […]

  • Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

    Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Beredar di Jejaring Sosial

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di jejaring sosial beredar foto surat pengunduran Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution. Surat ber kop Bupati Mandailing Natal itu bertanggal 18 April 2019 itu ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang ditandatangani Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution D/P Menteri Kordinator Perekonomian Republik Indonesia. Surat itu bernomor 019.6/1214/TUPIM/2019. Prihal “Permohonan […]

expand_less