Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
  • print Cetak

H Fahrizal Efendi Nasution

MEDAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Sumut berharap Kapolda yang baru, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tidak mempetieskan kasus tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP, Mandailing Natal.

“Hal ini kita maksudkan agar penegakan hukum di Sumut lebih memberi kepastian hukum di tengah masyarakat,” kata Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution gelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam kepada Mandailing Online via telefon seluler, Sabtu (20/2/2021).

Tragedi Sibanggor terjadi pada 25 Janurai 2012 ketika pihak PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) melakukan pembukaan sumur di wellpad SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II Sorik Marapi di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal yang menewaskan 5 penduduk setempat dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit.

“Dengan tenggang waktu berjalan sejak tanggal 25 Januari 2021, seharusnya sudah ada progres, paling tidak hari ini kita sudah mendengar ada nama tersangka,” ujarnya.

Dugaan tersangka dalam hal ini tentu adalah siapa yang memerintahkan melakukan pembukaan sumur itu.

“Orang yang memerintahkan itulah yang semestinya dimintai pertanggungjawaban dari segi pidana, bukan orang yang membuka sumur. Orang yang mengerjakan itu perintah atasan. Perintah atasan tidak dapat dipertanggungjawabkan dari segi hukum oleh orang yang diperintah sepanjang dia tidak tahu dengan risiko yang dia lakukan. Ini jelas disebut dalam penjelasan pidana,”.

Dia meminta penegakan hukum yang betul-betul berkeadilan. Tidak tumpul ke atas, tajam ke bawah.

“Kalaupun berhadapan dengan korporasi besar, saya pikir tidak dijadikan alasan untuk menghentikan proses pidananya, karena dugaan tindak pidana itu sudah sangat memenuhi bukti permulaan yang cukup kuat,”.

Dia menambahkan, jika ditelaah jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VII DPR RI pada tanggal 3 Pebruari 2012 yang disiarkan secara visual, sangat kentara adanya upaya pengkaburan oleh direktur tehnik dari PT SMGP.

“Direktur tehnik PT. SMGP dalam pernyataannya menyatakan bahwa sudah dilakukan sesuai dengan SOP, seolah-olah kelalaian itu terjadi di pihak masyarakat, dan masyarakatlah yang bersalah, padahal pengakuan masyarakat tidak betul-betul mengetahui, baik melalui sosialisasi, bahwa ada pembukaan sumur SMP-T02,”.

Semestinya pihak perusahaan pada saat melakukan sosialisasi juga harus melakukan larangan kepada masyarakat agar tidak beraktifitas di wilayah radius yang sudah ditetapkan sewaktu pembukaan sumur SMP-T02. Mengingat pembukaan sumur itu sangat berbahaya dan bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa manusia. Bila perlu pihak perusahaan juga seharusnya memberikan konpensasi kepada masyarakat yang terhenti aktifitasnya.

Oleh karenanya, ada keganjilan yang dirasakan kalangan masyarakat Mandailing Natal khususnya dan Sumatera Utara secara umum bilamana Poldasu menghentikan proses penegakan hukum ditengah terjadinya dugaan tindak pidana yang menewaskan warga Sibanggor Julu akibat keracunan zat H2S.

Terkait perdamaian yang dilakukan PT SMGP dengan pihak keluarga yang korban jiwa dan warga korban keracunan, menurut Fahrizal adalah langkah baik, namun tidak serta merta menggugurkan unsur pidana.

“Unsur pidananya tak serta merta gugur oleh perdamian itu, sebagaimana yang pernah kita sampaikan sebelumnya,” tegasnya.

Dia menyatakan bahwa investasi di Mandailing Natal harus didukung penuh, namun manakala ada pelanggaran hukum, aparat penegak hukum harus menindak tegas, tidak bisa dibiarkan begitu saja sesuai dengan azas negara sebagai negara hukum (Rechtsstaat).

Oleh karenanya pemerintah dan pihak penegak hukum tidak lemah dalam menghadapi tekanan korporasi.

“Sebab, kalau hal ini dibiarkan tentu akan terjadi kemungkinan peristiwa berulang yang mengorbankan banyak jiwa. Keselamatan jiwa manusia harus menjadi harga mati yang harus dikedepankan,” katanya mengakhiri pembicaraan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mampu memproduksi gula aren sekitar 1 ton per minggu. “Membuat gula aren merupakan andalan di desa ini, karena di hutan kami tanaman aren tumbuh subur, bahkan juga tumbuh diantara tanaman karet warga, sehingga jika lagi bagus setiap minggunya bisa mencapai 1 ton gula […]

  • Fakhrizal Efendi Nasution Bantu Persatuan Wirid Yasin Hutapuli

    Fakhrizal Efendi Nasution Bantu Persatuan Wirid Yasin Hutapuli

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Kaum ibu Desa Hutapuli mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution,SH atas bantuan peralatan dapur untuk pengajian di desa itu. Bantuan itu diserahkan melalui Kepala Desa Hutapuli, Hanafi kepada 5 organisasi Wiritan Yasin di Hutapuli, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal Jum`at (3/8/2018). “Terima kasih yang sedalam-dalam nya kami […]

  • Sejarah Toge Taing Tumpat

    Sejarah Toge Taing Tumpat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pernah Dicicipi Amin Rais PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini. Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari […]

  • Kebakaran di Padang, 18 Bangunan Hangus

    Kebakaran di Padang, 18 Bangunan Hangus

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang. Kebakaran hebat melanda kebakaran_di_padang_18_bangunan_hangus Sumatera Barat, Sabtu (16/7) malam. Sedikitnya 18 bangunan hangus dilalap api. Jilatan api juga mengakibatkan seorang warga menderita luka bakar. Berdasarkan keterangan saksi mata, Rudi (40), kobaran api berasal dari toko foto copy. Api dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena pada saat yang sama angin bertiup cukup kencang. Kasi […]

  • Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Biaya penerbitan sertifikat tanah 1.000.000 hingga 1.200.000 rupiah. Akibatnya warga menjerit. Sejumlah warga Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan, aparat desa mematok target rupaiah itu untuk pengurusan satu sertifikat tanah. Padahal, pemerintah pusat sudah menegaskan bahwa biaya penerbitan sertifikat gratis alias tak ada pungutan biaya. “Kami […]

  • 417 Kg Ganja Dibakar

    417 Kg Ganja Dibakar

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 417 kilogram ganja siap edar dimusnahkan, Jumat (20/1) sekira pukul 09.00 WIB, di halaman Mapolres Mandailing Natal. Selain ganja siap edar, sedikitnya 5.954 batang ganja juga dimusnahkan dengan cara dibakar. Menurut Kabag Min Polres Madina Kompol Nurhakim Hasibuan, pemusnahan ganja tersebut merupakan bukti Polres komit memberangus peredaran daun haram itu. Sekaligus, indikasi sebagai […]

expand_less