Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung Dinstan Madina Aktifkan Kembali Pos Pengawasan Hewan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
  • print Cetak

Panyabungan (MO)- Dengan mewabahnya virus Avian Influenza (AI) atau flu burung di Padang Sidimpuang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Distan Madina) mengatifkan kembali pos pengawasan hewan ternak unggas di Perbatasan Madina-Tapsel dan Madina-Sumbar (Sumatera Barat), hal tersebut dilakukan oleh Distan Madina demi melakukan pencegahan penularan virus Flu Burung merebak ke Kabupaten Mandailing Natal.
Didalam pos pengawasan hewan yang berada di perbatasan tersebut akan melakukan melakukan penyemprotan disinsfektan pada setiap kenderaan yang keluar masuk dari Kabupaten Mandailing Natal ini.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga yang didampingi staf yang membidangi flu burung, Ismail Efendi Lubis, di ruang kerjanya Kamis (2/2).
Taufik mengatakan, sejak merebaknya virus flu burung di kabupaten tetangga pihaknya telah melakukan antisipasi dengan mengaktifkan kembali pos cek poin ternak di Desa Sihepeng, perbatasan Madina dengan Tapsel. Begitu juga di Desa Muara Sipongi yang merupakan perbatasan Madina dengan Sumbar.
“ Demi untuk mengantisipasi merebaknya virus flu burung (H5N1) kita mengaktifkan kembali cek poin yang berada di dua sisi perbatasan Mandailing Natal yakni di Kecamatan Sihepeng dan Kecamatan Muara Sipongi, dimana setiap kendaraan yang melintas dari pos tersebut wajib untuk disemprot dengan disinsfektan,” terang Taufik.
Sejumlah personil dan alat kelengkapan dengan obat disinspektan sudah kita siagakan untuk melakukan penyemprotan terhadap kenderaan yang membawa ternak unggas baik dengan tujuan Madina begitu juga dengan kendaraan ternak unggas yang melintas.
Lebih lanjut Taufik mengatakan disamping itu Distan juga akan melakukan sosialisasi kepada sejumlah pedagang ternak unggas di pusat pasar dan pasar tradisional untuk tetap berhati-hati terhadap unggas yang dicurigai dengan berbagai ciri-ciri terkena virus flu burung.
“ Jika mendapatkan hal-hal yang ganjil dari unggas yang berada di pasaran tersebut bisa langsung melaporkanya ke Dinas Pertanian Madina,” himbaunya.
Sementara itu Ismail Efendi Lubis salah seorang staf yang membidangi masalah flu burung mengatakan apabila ada kendaraan yang tidak bersedia untuk disemprot maka mereka akan melakukan pengejaran terhadap kendaraan tersebut.
“ Apabila para sopir tidak mau berhenti untuk disemprot maka kita akan melakukan pengejaran sampai ke pasar dimana dia menurunkan ternak unggas bawaannya,” tegasnya. (Mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama lengkap                                                    : H. MHD. DAHLER NASUTION, SP 2. Tempat/Tanggal Lahir/Umur                              : HUTARIMBARU, 03 APRIL […]

  • Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati, namun belakangan ini mulai hilang. Itak Poul-Poul terdiri dari dua kata, Itak (tepung beras), sedangkan poul-poul (dikepal-kepal). Jadi, Itak poul-poul adalah makanan yang terbuat dari tepung beras dan campuran lainnya yang kemudian cara pembuatannya di-poul-poul (dikepal-kepal/digenggam) sehingga menimbulkan bekas jari tangan di […]

  • Kontradiktif Rezim Sekuler, Ajarannya Ditolak Dananya Ditarik

    Kontradiktif Rezim Sekuler, Ajarannya Ditolak Dananya Ditarik

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Masalah Keumatan, tinggal di Sidikalang Negeri kaya raya itu bergelar sebagai bumi gemah rifah loh jinawi, apa yang tak ada bumi pertiwi ini. Hutannya terhampar menyimpan kekayaan alam yang tak terhitung jumlahnya. Laut, sungai, danau, teluknya terbentang luas memiliki keaneka ragaman hayati yang tak ternilai. Kiranya dengan setumpuk sumber […]

  • Atap dan Bangku SD Adangkahan Lapuk, Jika Hujan Murid Diliburkan

    Atap dan Bangku SD Adangkahan Lapuk, Jika Hujan Murid Diliburkan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online)– Kondisi gedung dan mobiler SD Negeri 267 Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) cukup memprihatinkan. Fisiknya suda tua renta, asbes dan bangku meja belajar sudah tak layak karena compang camping rusak parah. Gawatnya, para guru dan murid sudah banyak yang khawatir bangunan sekolah rubuh sewaktu-waktu. Banyak meja belajar yang […]

  • ‎Masyarakat Huta Tinggi Sambut Tim Safari Ramadhan NU

    ‎Masyarakat Huta Tinggi Sambut Tim Safari Ramadhan NU

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Ratusan masyarakat Desa Huta Tinggi Kecamatan Puncak Sorik Marapi menyambut baik kehadiran Tim Safari Ramadhan Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Selasa, 07,07,2015. Acara yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Iman tersebut tiba-tiba ramai dan padat dengan kehadiran tim safari Ramadhan NU. Kepala Desa Huta Tinggi Syarifuddin Nasution mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim safari Ramadhan […]

  • Daerah Wisata Sampuraga Seperti Tak bertuan

    Daerah Wisata Sampuraga Seperti Tak bertuan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Legenda Cerita rakyat Sumatera Utara khususnya Mandailing merupakan cerita rakyat yang jadi kebanggaan daerah, Namun saat ini kondisi lokasi wisata Sampuraga yang berada di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal seperti tak bertuan, padahal ini merupakan asset daerah dan penambahana APBDDaerah bila dikelola dengan baik,(MOL-HOL)

expand_less