Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
  • print Cetak

P Sidimpuan, – Kota Padangsidimpuan akan mendatangkan hewan ternak untuk kebutuhan warga saat hari Raya Idul Adha 1434 H. Soalnya, sesuai data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, untuk tahun 2013 tercatat jumlah sapi ternak warga yang ada di Padangsidimpuan hanya 966 ekor.
Kepala BPS Kota Padangsidimpuan melalui Kasi IPDS, Joel Roy Peranginangin mengatakan populasi sapi itu banyak di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Populasi tersebut meningkat 11,42% dari dari tahun 2011.

Sedangkan persebaran sapi tiap kecamatan meliputi, Padangsidipuan Tenggara 559 ekor, Padangsidimpuan Selatan 241 ekor, Padangsidipuan Batu Nadua 97 ekor, Padangsidimpuan Utara 25 ekor, Padangsidimpuan Hutaimbaru 30 ekor dan Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu 14 ekor.

Joel menjelaskan, kurangnya pasokan sapi tersebut disebabkan beberapa faktor, di antaranya kurangnya lahan untuk beternak sapi, makin sedikitnya peternak sapi. Kemudian kurangnya perhatian dan penyuluhan kepada peternak, serta program swasembada sapi lebih difokuskan ke kabupaten yang lahannya luas.

Mengantisipasi kekurangan kebutuhan sapi, warga Padangsidimpuan tiap tahunnya terkhusus mendekati hari raya Idul Ad’ha mengimpor sapi dari Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan saat ini sudah ada 50 ekor yang masuk. “Kalau mendekati hari raya, sapi masuk dari kabupaten lain seperti dari Paluta dan Madina, kemarin saja sudah ada 50 ekor yang datang,” jelasnya.

Ahmadi, seorang peternak sapi di Desa Pulau Bauk, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, yang dijumpai di kandang sapinya mengatakan saat ini dirinya memiliki 10 ekor sapi siap potong yang sudah dipesan. Jika ketersedian sapinya tidak mencukupi, Ahmadi akan memesan ke peternak di Kabupaten Paluta.

Untuk terus mengembangkan ternak sapinya, Ahmadi mengaku terkendala soal lahan dan pakan yang semakin menipis. Sebab sebagian lahan untuk pakan sapi sudah ditanami karet dan komoditas lainnya sehingga produksi sapinya terbatas.

Dia berharap pemerintah dalam menjalankan program Swasembada Sapi memberi penyuluhan dan modal termasuk bantuan anak sapi kepada para peternak sapi di Kota Padangsidimpuan. Agar ke depan populasi tidak menurun dan makin mengimpor sapi dari daerah lain.

Hal senada juga diungkapkan, Dian, salah seorang pekerja ternak sapi di Jalan St M Arif Kota Padangsidimpuan. Peternakan usahanya juga mulai terkendala lahan, sebab lahan selama ini untuk sapi mencari makan sudah dijadikan kebun warga di Bukit Simar sayang. “Ngak bisa ke luar lagi lembunya, karena semua sudah jadi kebun warga. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Dana Desa di Madina Naik 100 Persen  Lebih

    Anggaran Dana Desa di Madina Naik 100 Persen Lebih

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggaran Dana Desa (ADD) tahun ini meningkat lebih seratus persen dari tahun 2014. Ini tentunya kabar gembira bagi seluruh desa di Mandailing Natal (Madina). Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal di tahun 2015 mengalokasikan dana untuk ADD sebesar 40,8  milyar rupiah. Angka itu jauh melambung naik dibanding tahun 2014 yang hanya sebesar […]

  • Distan Palas Panen Kedelai di Lahan Tiga Poktan

    Distan Palas Panen Kedelai di Lahan Tiga Poktan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Padang Lawas (Palas) melakukan panen kedelai di lahan tanaman kedelai yang dikelola oleh tiga Kelompok Tani (Poktan) seluas 30 Ha, di Desa Botung, Kecamatan Batang Lubu Sutam (Balutam), Selasa (30/9). Ketiga Poktan tersebut yakni Poktan Bersama, Poktan Garingging dan Poktan Makmur Jaya. Poktan tersebut merupakan dampingan Distan Palas, peserta program […]

  • 2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEMBER: Dua warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban atas insiden penembakan di Kabupaten Bireun, Aceh, pada malam Tahun Baru 2012. “Kami tidak menyangka Suparno menjadi korban penembakan di tempatnya bekerjanya di Aceh dan tidak ada firasat apapun,” kata paman korban, Maksum di Jember, Senin 2 Januari 2012. Keduanya adalah Suparno (26) warga Desa Sidomekar, […]

  • Ini 11 Pejabat di Madina yang Sertijab Hari ini

    Ini 11 Pejabat di Madina yang Sertijab Hari ini

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melangsungkan serah terima jabatan (sertijab) 11 pejabat. Beberapa di antaranya ada yang menempati pimpinan OPD. Sertijab yang dilaksanakan di aula Kantor Bupati Madina, Desa Pambangunan, Panyabungan, Madina, Sumut, ini dipimpin Plh Plh. Sekda M. Sahnan Bautabara dan disaksikan Asisten III Sahnan Pasaribu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah […]

  • Besok Rizky Wasiah Akan Dioperasi

    Besok Rizky Wasiah Akan Dioperasi

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tidak ada aral melintang, besok Rizky Wasiah akan menjalani operasi. Bayi umur 10 bulan asal Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal itu menderita usus keluar sejak lahir karena tak memiliki anus. Sudah beberapa minggu bayi ini berada di Medan menjalani pengobatan pra operasi di RSU Pringadi. “Insya Allah Rizky Wasiah […]

  • Refleksi Kinerja Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Dalam Setahun Terakhir

    Refleksi Kinerja Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Dalam Setahun Terakhir

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

            Oleh : Ketua KADIN Mandailing Natal Sobir Lubis, SH Gerakan Indonesia Hebat yang dikampanyekan pemerintahan Joko Widodo membutuhkan orang-orang kreatif, yang mampu melakukan terobosan-terobosan penting. Bahwa tanpa daya kreatifitas dan kemampuan melakukan terobosan-terobosan, maka Gerakan Indonesia Hebat akan sulit diwujudkan.Gerakan Indonesia Hebat ini tentunya bukan saja harus digerakkan pemerintah pusat. Gerakan […]

expand_less