Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
  • print Cetak

JEMBER: Dua warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban atas insiden penembakan di Kabupaten Bireun, Aceh, pada malam Tahun Baru 2012.

“Kami tidak menyangka Suparno menjadi korban penembakan di tempatnya bekerjanya di Aceh dan tidak ada firasat apapun,” kata paman korban, Maksum di Jember, Senin 2 Januari 2012.

Keduanya adalah Suparno (26) warga Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, dan Sunyoto warga Desa Gumuk Gong, Kecamatan Umbulsari. Mereka sebagai pekerja galian kabel fiber optik Telkomsel, anak perusahaan Telkom.

Insiden penembakan di Aceh terjadi menjelang pergantian malam Tahun Baru 2012 yakni sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (31/12), yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Penembakan terjadi di mess pekerja galian kabel fiber optik Telkomsel di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen. Pelaku penembakan menggunakan sepeda motor yang kemudian menembaki mess dengan menggunakan senjata api laras panjang otomatis diduga jenis AK-47.

Akibat insiden tersebut, sebanyak 10 orang menjadi korban, tiga di antaranya meninggal dunia yakni Sunyoto dan Suparno, keduanya warga Kabupaten Jember, serta satu korban lagi Daud asal Kabupaten Banyuwangi.

Maksum menuturkan keluarga merasa sangat kehilangan dengan sosok Suparno yang dikenal ramah dan baik hati karena korban pergi merantau dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih layak daripada di Jember.

“Sehari-hari Suparno bekerja sebagai buruh tani, sehingga ia memutuskan pergi merantau dan bekerja di Aceh bersama puluhan teman lainnya yang berasal di Jember, beberapa bulan lalu,” paparnya.

Suparno, kata dia, direkrut oleh PT Parti Jakarta sebagai perusahaan yang mengerjakan proyek galian kabel fiber optik Telkomsel, anak perusahaan Telkom.

“Saya berharap PT Parti Jakarta bertanggung jawab atas meninggalnya Suparno dan aparat kepolisian mengusut tuntas kasus itu, serta menangkap pelakunya,” katanya.

Suparno meninggalkan seorang istri yang bernama Evi Purwanti Ningsih dan seorang anak yang masih berusia empat tahun yakni Iqbal. (antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAPENDA Madina Beberkan Kesulitan Penagihan Pajak Daerah

    BAPENDA Madina Beberkan Kesulitan Penagihan Pajak Daerah

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Kepala Badan Pendapatan Daerah ( BAPENDA ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Ahmad Yasir Lubis mengaku mengalami kendala dalam meningkatkan sumber pendapatan daerah. Kendala itu di penagihan pada jenis Pajak Daerah. Kepada Mandailing Online Kamis 15/6/2023 Yasir menjelaskan, jenis sumber pendapatan Daerah Kabupaten Mandailing Natal dari sektor Pajak Daerah, sesuai […]

  • Harapan di Balik Aksi Pengibaran Bendera One Piece

    Harapan di Balik Aksi Pengibaran Bendera One Piece

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Menjelang HUT Kemerdekaan ke-80 RI, media sosial dihebohkan dengan aksi pengibaran bendera bajak laut One Piece oleh sebagian masyarakat dan truk. Aksi ini menuai beragam respon dari berbagai kalangan. Pemerintah berpendapat bahwa pengibaran bendera One Piece berpotensi menjadi simbol pembangkangan terhadap negara. Aksi ini bisa mengarah pada bentuk provokasi yang mengikis nilai-nilai […]

  • Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mandailing Online ): Praktek pembiaran terhadap pelaku tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus membawa korban. Kali ini seorang pekerja tambang ditemukan tidak bernyawa tertimbun material longsor di areal pertambangan. ” pak ini ada korban longsor di lokasi tambang emas. Dia ditemukan sudah meninggal tertimbum material […]

  • Seimbangkan Imtek dan Takwa, MAN 1 Madina Wisuda Tahfiz Quran

    Seimbangkan Imtek dan Takwa, MAN 1 Madina Wisuda Tahfiz Quran

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal (MAN 1 Madina) selama ini dikenal sebagai sekolah yang berprestasi di bidang pengetahuan dan teknologi (Imtek). Berbagai prestasi di tingkat Nasional dan internasional telah ditorehkan sekolah yang beralamat di Jl. Lintas Medan-Padang, Dalan Lidang ini. Namun, ternyata madrasah yang dipimpin Salbiah, S.Ag, MM ini juga […]

  • Aksi Pengarakan Bendera Merah oleh PAM Unair

    Aksi Pengarakan Bendera Merah oleh PAM Unair

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi Pengarakan Bendera Merah Sepanjang Putih 54 Meter dan Penutupan jalan Airlangga depan pintu masuk kampus B Unair selama 54 Menit 54 detik. Aksi yang di pimpin koordinator aksi Dani Samuel ini mengambil Angka 54 yang merupakan simbol nasionalisasi Unair tahun 1954. * Kawan-kawan sekalian, beberapa waktu ini telah dilangsungkan proses verifikasi data maba Unair […]

  • Seputar 3 Warga Ditusuk & Ditembak saat Kibotan

    Seputar 3 Warga Ditusuk & Ditembak saat Kibotan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaku Belum Tertangkap, Puluhan Warga Ngeronda MADINA- Sedikitnya 40 orang menjaga Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, setiap malam. Ini dilakukan warga, mengingat pelaku penusukan dan penembakan oleh warga Hutatua, belum juga ditemukan hingga pekan ketiga. Tokoh pemuda Desa Gunung Baringin Abdul Kholiq, kepada METRO, Minggu (25/9), mengatakan, tingkat ketakutan warga telah menurun dibandingkan pasca […]

expand_less