Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Awas! Pelaku Begal Kini Incar Perempuan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
  • print Cetak

PEREMPUAN harus lebih waspada jika bepergian pada siang. Sebab, para pelaku curas menjadikan mereka sebagai sasaran utama ketika beraksi. Saat ini, pelaku tidak lagi berpikir untuk beraksi saat sepi atau malam. Di tempat ramai dan siang bolong pun, pelaku tetap nekat beraksi.

Hal itu merupakan pengakuan Syaiful, 22, dan Rega Bagus, 18, warga Jalan Tanjungsari, Surabaya. Keduanya merupakan pelaku penjambretan yang ditangkap anggota Satlantas Polrestabes Surabaya pada Rabu (4/3) di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya. Berdasar pemeriksaan di Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, keduanya bukan pemain baru.

Tetapi, keduanya belum pernah ditangkap polisi. Selama ini, mereka berhasil kabur dengan memanfaatkan situasi yang sudah digambar sebelumnya. Ditemui di Polrestabes Surabaya, Syaiful mengaku sudah beraksi tiga kali selama Februari 2015 lalu. Yaitu, di Jalan Tanjungsari, Jalan Darmo Satelit, dan Jalan Mayjen Sungkono. Setelah berhasil, keduanya mengulangi perbuatannya di Jalan Mayjen Sungkono, tetapi gagal.

Dalam beraksi, mereka selalu berdua. Sasarannya, perempuan yang menaiki sepeda motor seorang diri. Terlebih ketika korban menggunakan tas cangklong yang diletakkan di bahu atau digantungkan di depan jok. ''Ambilnya mudah,'' katanya memberi alasan.

Keduanya juga mengaku tidak mempunyai perhitungan khusus ketika akan beraksi. Siang hari dan kondisi jalan yang ramai tidak lagi menjadi kendala. Mereka te­tap saja berani beraksi. Contohnya, yang dilakukan di Jalan Mayjen Sungkono pada Rabu lalu. Situasi lalu lintas sedang padat-padatnya karena berbarengan jam pulang kerja. Tetapi mereka berani beraksi.

Para pelaku pun sudah menjadikan begal sebagai mata pencaharian mereka. Buktinya, mereka tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Keduanya menggantungkan kebutuhan hidup dari hasil membegal. ''Uangnya buat makan sama ngopi,'' ucap pelaku tersebut.

Sementara itu, proses regenerasi penjahat jalanan dimulai dari maraknya pesta miras remaja. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Setija Junianta menyatakan, embrio pelaku kejahatan jalanan adalah anak muda yang suka nongkrong.

Di sisi lain, dua anggota Satlantas Polrestabes Surabaya yang berhasil menangkap pelaku curas mendapatkan penghargaan khusus dari Setija. Mereka adalah Brigadir David Rizal Fatah dan Brigadir Rizky Zamrut. (Jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Perkembangan Kasus Tambang Emas Ilegal yang Sedang Ditangani Polisi di Madina

    Ini Perkembangan Kasus Tambang Emas Ilegal yang Sedang Ditangani Polisi di Madina

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Saat ini Polres Mandailing Natal (Madina) melalui Polsek Lingga Bayu sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan terkait korban tertimbun tanah longsor di tambang emas ilegal desa di Kecamatan Lingga bayu. Hal ini dijelaskan Kasi Humasy Polres Madina Iptu Bagus Seto, SH kepada wartawan, Selasa (03/06/2025). “Untuk korban AK (25) warga […]

  • Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4. Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021). Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar. “Mau salah input […]

  • Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 1)

    Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Saifuddin Lubis   Kabupaten Mandailing Natal selain dijuluki sebagai daerah serambi Mekkah Sumatera Utara, juga sering disebut banyak orang sebagai lumbung padi Sumatera Utara di bahagian selatan, artinya Mandailing Natal dikategorikan sebagai daerah agraris. Faktanya antara lain, bahwa di Mandailing Natal terhampar lahan persawahan yang sangat luas meski belum seluruhnya bersipat tekhnis, […]

  • Kawasan BNI Panyabungan Inda Banjir Be, Ulang Sugari Tumpat Be

    Kawasan BNI Panyabungan Inda Banjir Be, Ulang Sugari Tumpat Be

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Hasil Pengendalian Banjir Panyabungan (bagian 2)   Seperti halnya kawasan Pasar Lama, Panyabungan, di sepanjang jalan raya titik Sipolu-polu, Panyabungan, pengendalian banjir juga relatif sukses. Terbukti beberapa pekan terakhir banjir tak terjadi lagi kala hujan deras melanda. Selama ini, banjir menjadi langganan Jl.Willem Iskander dari titik Madina Market hingga simpang Jl. Bermula. Sejumlah pengunjung […]

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (1)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (1)

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Suku Mandailing atau kelompok etnis (ethnic group) Mandailing merupakan salah satu dari sekian ratus suku bangsa penduduk asli Indonesia. Dari zaman dahulu sampai sekarang suku tersebut secara turun-temurun bermukim di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara. Menurut tradisinya, orang Mandailing menamakan wilayah etnisnya itu Tano Rura Mandailing […]

  • Gerakan Pangan Murah Pemkab Madina, Harga Diklaim Paling Murah

    Gerakan Pangan Murah Pemkab Madina, Harga Diklaim Paling Murah

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketahanan Pangan gelar pasar murah. Agenda tersebut merupakan atensi pemerintah bagi masyarakat lantaran melonjaknya harga beras Jelang Ramadhan. Pantau Mandailing Online, pasar beras murah yang dilaksanakan di pasar lama panyabungan pagi tadi 4/3/2024 langsung di serbu warga. Antrian mendapatkan beras yang harga perkilonya Rp.10.250 itu […]

expand_less