Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bapel Jembatan Selat Sunda Masih Tahap Desain

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
  • print Cetak

Jakarta. Pemerintah masih mendesain badan pelaksana jembatan Selat Sunda yang menurut Peraturan Presiden (Perpres) No 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda harus terbentuk pada 2012.
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin kemarin, mengatakan, desain badan tersebut tidak bisa sembarangan karena masalah yang dihadapi lebih kompleks.

“Badan pelaksana itu saat ini sedang didesain seperti apa bentuknya sehingga tidak bisa sembarang seperti mengikuti BPLS di Lapindo, tidak bisa begitu. Ini lantaran masalahnya lebih kompleks,” tuturnya.

Djoko berjanji pembentukan badan pelaksana jembatan Selat Sunda akan diselesaikan secepat mungkin karena batas waktu setahun setelah terbitnya Perpres No 86 Tahun 2011. “Ini baru sebulan, tapi harapan saya sudah dikerjakan sama wakil menteri dan Dirjen Bina Marga. Saya belum dapat laporan,” ujarnya.

Jembatan Selat Sunda rencananya akan dibangun pada 2014 dengan peletakan batu pertama ditargetkan pada 2013. Pembangunan untuk memperlancar arus kendaraan dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya itu membutuhkan investasi lebih dari Rp100 triliun.

Saat ini, arus kendaraan dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya hanya mengandalkan penyeberangan feri yang kerap terkendala cuaca buruk. Menurut Perpres No 86 tahun 2011, badan pelaksana jembatan Selat Sunda akan diketuai oleh seorang kepala, dan terdiri atas seorang sekretaris, Deputi bidang Perencanaan dan Pengendalian, Deputi Bidang Pengusahaan, dan Deputi Bidang Teknis.

Kepala Badan Pelaksana ini diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usulan Ketua Dewan Pengarah yakni Menteri koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Sedangkan Kepala, Sekretaris, para Deputi dan pejabat lain di lingkungan Badan Pelaksana, dapat berasal dari unsur Pegawai Negeri Sipil(PNS), tenaga profesional atau tenaga ahli. (ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengerukan Aek Mata Mendesak

    Pengerukan Aek Mata Mendesak

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mendesak Pemkab Madina agar satu bahasa dengan DPRD perlunya melakukan pengerukan dan pembangunan dek pengaman di sepanjang jalur Sungai Aek Mata pada titik kota Panyabungan. Seperti dilansir Harian Metro Tabagsel, langkah ini dianggap prioritas dan mendesak karena menyangkut hidup ribuan masyarakat Kota Panyabungan sebagai ibu kota kabupaten. […]

  • Bupati Madina dan Dinas PUPR Cek Progres Pembangunan Jalan Kabupaten 

    Bupati Madina dan Dinas PUPR Cek Progres Pembangunan Jalan Kabupaten 

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Elpi Yanti Harahap ST meninjau progres pembangunan tiga ruas jalan di Kecamatan Panyabungan Barat dan Kecamatan Hutabargot, Kamis (8/6/2023). Titik pertama, bupati Kadis PUPR meninjau pembangunan ruas jalan Adian Jior-Hutabargor sepanjang 470 meter. Kedua, ruas jalan Aek Godang-Hutabargot sepanjang […]

  • Kadis Perhubungan Ditahan Polres Madina

    Kadis Perhubungan Ditahan Polres Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Harlan Batubara ditahan Polres Madina, Jum’at malam (1/4/2016). Informasi yang dihimpun di Mapolres Madina, selain Harlan, PPTK pengadaan lahan terminal bernama Zulalikan juga ikut ditahan. Keduanya ditahan setelah menjalani pemeriksaan sejak siang harinnya. Penahanan ini terkait penetapan mereka sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi […]

  • Presiden Diminta Hentikan Pungli di Malaysia

    Presiden Diminta Hentikan Pungli di Malaysia

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didesak untuk meminta Pemerintah Malaysia melakukan tindakan hukum menghentikan praktik pungutan liar terhadap tenaga kerja Indonesia yang tengah mengikuti program pemutihan tenaga kerja di Malaysia. “Caranya, Presiden Yudhoyono harus berani menekan Pemerintah Malaysia untuk melakukan law enforcement terhadap para calo dan menghentikan praktik pungli tersebut. Sebab, yang bisa dilakukan […]

  • 6 Orang Pekerja Tambang Ilegal Sempat Diamankan TNI Kabarnya Dilepas

    6 Orang Pekerja Tambang Ilegal Sempat Diamankan TNI Kabarnya Dilepas

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- 1 hari pasca operasi tambang emas ilegal oleh TNI di 2 Kecamatan di Mandailing Natal ( Madina ) yakni Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu. Belum diketahui pasti tindak lanjut hasil tangkapan. Diketahui ada 6 alat berat jenis excavator yang diamankan TNI dan 6 orang pekerja. Informasi yang diperoleh sendiri ke […]

  • Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penerima beras miskin (raskin) untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2013 ini berkurang sebanyak 1.854 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Pengurangan ini akibat berkurangnya jumlah keluarga miskin di Madina. Demikian data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang dilansir Bagian Perekonomian Pemkab Madina. Kepala Bagian Prekonomian Madina, Suandi Usman Nasution melalui Kasubbag […]

expand_less