Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
  • print Cetak
 

Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga posisi Juni 2015, total penghimpunan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Sibolga telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar.

Menghadapi Lebaran Idul Fitri 1436 H, sebagian dana yang dihimpun dan dikelola Bazda Kota Sibolga tersebut digelontorkan kepada 3.500 para mustahiq (orang yang layak menerima-red). Para penerima manfaat memeroleh santunan sebesar Rp 250.000 perorang.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan antrean warga, pembagian dana zakat terpaksa dibagi di tiga lokasi berbeda di antaranya, Masjid Agung Sibolga di Kelurahan Pasarbelakang, Kecamatan Sibolga Kota, Masjid Al-Muchlisin di Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas dan Masjid Al-Ishlah, Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan.

“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, total dana yang dihimpun maupun yang disalurkan mengalami pertumbuhan dan peningkatan signifikan setiap tahunnya. Berbeda sejak saya baru menjadi Walikota Sibolga tahun 2010 silam, total penghimpunan dana ZIS pada Bazda Kota Sibolga hanya berkisar Rp 200 jutaan saja,” beber Syarfi Hutauruk di acara pembagian dana zakat, Selasa (7/7) di Masjid Agung Sibolga.

Ikut mendampingi Walikota Sibolga, Sekdakot M Sugeng yang juga Ketua Umum Bazda Kota Sibolga, ketua harian Sarmadan Daulay, Bendahara Taufik Tanjung yang juga Pemimpin PT Bank Sumut Cabang Sibolga.

Syarfi menambahkan, penerima manfaat dana Bazda tidak hanya kaum fakir dan anak yatim, juga disalurkan dalam bentuk beasiswa bagi siswa SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendukung pendidikan.

Pada kesempatan itu, Syarfi Hutauruk mengungkapkan, pertumbuhan penghimpunan dana ZIS pada Bazda Kota Sibolga tersebut, setelah pemberlakuan pemotongan gaji PNS yang beragama Islam sebesar 2,5% perbulan.

“Hal itu sesuai ketentuan hukum dan syariat Islam. Kebijakan itu awalnya dikritik dan dikecam. Tapi saya tak peduli, karena kebijakan tersebut nantinya dapat saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tegasnya.

Syarfi kemudian mengimbau para mustahiq penerima manfaat untuk menggunakan dana santunan tersebut dengan baik menyambut Hari Raya Idul Fitri 1436 H. “Ditengah sulitnya perekonomian bangsa saat ini, kita harus ikhlas menjalankan ibadah puasa kita. Ayo kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita menjadi orang yang Muttaqin,” ujarnya. (juniwan)

Sumber : medanbisnis

Tags
  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Santri Diharap Membawa Perubahan Madina

    Anak Santri Diharap Membawa Perubahan Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon bupati dan wakil bupati mandailing natal nomor urut 3, Saparuddin Haji yang berlatar belakang seorang santri dan Miswaruddin Daulay, S.Pd seorang dosen diharapkan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Madina 5 tahun kedepan. Itu diungkapkan seorang warga Panyabungan, Muhammad Azwar Nasution yang juga santri alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, […]

  • Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online): Menghindari permainan game dan smarfhone, Kecamatana Tambangan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), mulai lestarikan permainan tradisional. Pelestarian permainan tradiaional itu digelar Melalui Festival Permainan Leluhur. Lewat acara itu, Masyarakat Tambangan pun mengukuhkan diri sebagai Kecamatan Layak Anak dengan mengkampanyekan kembali agar anak – anak lebih menyukai permainan tradisional sehingga menghindari […]

  • Dor! Perampok Emas Rp1 Miliar Roboh

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senjata Api Rakitan dan Lima Peluru Diamankan PALUTA- Sedikitnya lima polisi terlibat kejar-kejaran dengan tiga perampok emas senilai Rp1 miliar, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Gunung Tua, tepatnya di Simpang Hajoran. Bak dalam film laga, seorang perampok berusaha mencabut senjata api dari pinggangnya. Beruntung, polisi sigap. or! Timah panas lebih dulu meluncur ke kaki kiri […]

  • Madina Target 25 Persen Penduduk Pakai KTP Digital

    Madina Target 25 Persen Penduduk Pakai KTP Digital

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina), Sumut menarget 25 persen penduduk Madina memiliki KTP digital. Target itu berdasar penetapan Direktur Jenderal Dukcapil untuk Madina tahun ini. “Target dari Ditjen Dukcapil 25 persen dari penduduk Madina,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Madina, Ridwan Nasution kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis […]

  • Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    BATURAJA – Pemerintah Kabupaten OKU, Sumsel, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat membatalkan lima nama calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus pada pengumuman, Selasa (24/12). Kepala BKD OKU, Sahilmi mengatakan pembatalan itu disebabkan adanya human error yang dilakukan stafnya saat menginput data dari pusat. Sehingga, terjadi kesalahan ranking.  Dimana oknum staf BKD saat […]

  • Sutan Puasa dan Kuala Lumpur (1)

    Sutan Puasa dan Kuala Lumpur (1)

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Abdur-Razzaq Lubis (Pengamat etnis Mandailing tinggal di Malaysia) Bila dan siapa sebenarnya yang membuka Kuala Lumpur masih menjadi soalan yang terbuka. Pada mulanya dikatakan Yap Ah Loy yang telah mengasaskan Kuala Lumpur. Yang pasti bukan Yap Ah Loy yang membuka Kuala Lumpur kerana dia adalah Kapitan Cina Kuala Lumpur yang ketiga. Kalau ada orang […]

expand_less