Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Brimob Padang Sidimpuan Pantau Situasi Lahan Konflik

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
  • print Cetak

Palas  – Sedikitnya 20 personel atau satu pleton satuan Brimob Padang Sidimpuan dipimpin Danton Brimob Ipda Maratoga, memantau situasi dan perkembangan yang terjadi di lahan konflik seluas 300 antara masyarakat Desa Aek Tinga Kecamatan Sosa dengan PT Victorindo Alam Lestari (VAL) Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Minggu (14/12) lalu. Pantauan MedanBisnis di lokasi konflik, kehadiran pasukan brimob dan sejumlah personil Polsek Sosa bersama pimpinan PT VAL Aliaga dengan membawa satu unit alat berat zonder untuk mengangkut buah sawit yang sudah dipanen karyawan pada seminggu yang lalu itu, memicu keributan di masyarakat Aek Tinga yang mendapat dukungan moral dari ratusan warga desa lain yang ikut turun ke lokasi itu. Namun, akhirnya buah sawit tetap tidak bisa dikeluarkan dari lahan konflik itu.

Kehadiran pasukan Brimob yang didampingi Kapolsek Sosa AKP Henman Limbong SH bersama Manager PT VAL Aliaga Julius dan Humas Sutrisno ini, untuk meminta persetujuan dari masyarakat agar buah sawit sebanyak 20 ton yang telah dipanen karyawan perusahaan seminggu yang lalu dapat dikeluarkan dari lahan konflik.

Kapolsek Sosa AKP Henman Limbong SH ditemui MedanBisnis, Selasa (16/12) mengatakan berdasarkan laporan lisan yang disampaikan manager PT VAl Aliaga Julius kepada pihaknya soal penahanan buah sawit sebanyk 20 ton yang sudah dipanen karyawan agar dapat dikeluarkan, pihaknya bersama Danton Brimob dari Padang Sidimpuan Ipda Maratoga bersama 1 pleton personil brimob turun ke lokasi konflik untuk memantau situasi.

Dikatakannya, menunggu proses penyelesaian yang sedang dilakukan Pemkab Palas, Polsek Sosa terus menugaskan 3 personil polisinya setiap harinya ke lokasi konflik untuk memantau kondisi dan perkembangan yang terjadi di lokasi konflik tersebut.
Hal senada juga dikatakan Danton Brimob Ipda Maratoga usai bertemu dengan masyarakat di lokasi konflik. Dia mengatakan, pihaknya sudah mengetahui situasi dan kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan, hasil pertemuan tersebut akan dilaporkannya kepada pimpinannya.

Manager PT VAL Julius mengatakan, pihaknya hanya bertugas untuk melihat situasi yang terjadi di lapangan dan melaporkan setiap kejadian tersebut kepada pimpinan perusahaan, sementara ini belum ada aktivitas di lahan konflik.

Sedangkan perwakilan masyarakat, Syawaluddin Hasibuan, Basirun dan Sundut Harahap menegaskan, tindakan penahanan buah sawit yang telah dipanen oleh karyawan perusahaan di lahan konflik tersebut tidak dibenarkan diangkut, dikarenakan PT VAL telah menodai hasil pertemuan mediasi di Aula Kantor Camat Sosa beberapa waktu lalu yang dipimpin oleh Wabup Palas.(medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakukan Penyerangan, Dua Ustadz Jadi Tersangka

    Lakukan Penyerangan, Dua Ustadz Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam mendatangi Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Informasi diperoleh Tribun di Polresta Medan menyebutkan, kedatangan puluhan ormas islam ini lantaran ada dua orang ustadz yang dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Medan. Menurut sumber di kepolisian, dua orang ustadz yang ditetapkan sebagai tersangka adalah ustadz IS dan SU. […]

  • FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Fraksi Partai Demokrat (FPD) tetap ngotot syarat partai politik (parpol) harus didirikan minimal 1.000 orang. Namun, jika memang harus ada kompromi politik, FPD akan ikut usulan pemerintah, yakni 625 pendiri tetapi mewakili 33 provinsi. Sementara Fraksi Partai Golkar (FPG) minta syarat parpol mendapatkan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM, harus memiliki kantor di […]

  • Komisi I: Polisi Harus Secepatnya Tangkap Pelaku Pemukulan Wartawan

    Komisi I: Polisi Harus Secepatnya Tangkap Pelaku Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) menyebutkan pihak kepolisian harus secepatnya menangkap pelaku pemukulan wartawan di Lopo Mandheling Coffee, Aek Galoga, yang terjadi pada Jumat (4/3) malam kemarin. “Kita dari Komisi I meminta kepolisian untuk bergerak cepat mengungkap kasus pemukulan wartawan yang sedang viral itu,” kata Ketua Komisi I Zubaidah Nasution. […]

  • Polres Madina Hentikan Kegiatan Perkebunan USU

    Polres Madina Hentikan Kegiatan Perkebunan USU

    • calendar_month Senin, 15 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satreskrim Polres Mandailing Natal (Madina) menghentikan aktivitas Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KPUSU) yang tengah melakukan pengolahan lahan perkebunan sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis. Pasalnya, lahan yang dikelola KPUSU ini masih dalam penyelidikan polisi atas pengaduan pihak Pemkab Madina terkait Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan koperasi tersebut telah berakhir […]

  • Resiliensi: Meneguhkan Langkah Bangsa

    Resiliensi: Meneguhkan Langkah Bangsa

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Azhar Nasution Setiap bangsa yang besar selalu melalui ujian sejarah yang tidak ringan. Indonesia, misalnya, pernah mengalami masa penjajahan panjang, krisis ekonomi, hingga berbagai gejolak sosial. Namun, yang membuat bangsa ini tetap berdiri tegak adalah resiliensi yaitu kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dari kesulitan. Makna resiliensi dalam kehidupan bangsa bukan hanya soal bertahan […]

  • Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu. Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM […]

expand_less