Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Buntut Penikaman dan Penembakan Usai Kibotan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
  • print Cetak

Warga Serahkan 28 Senjata
Warga Hutatua di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, mengibarkan bendera putih pasca kisruh dengan desa tetangga saat acara kibotan dan penggerebekan ladang ganja. Sedikitnya 28 senapan rakitan dan 12 butir peluruh timah diserahkan kepada polisi.
(foto ridwan lubis)
SERAHKAN SENJATA: Warga Hutatua, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, menyerahkan 28 pucuk senjata api rakitan jenis senapan kepada polisi.
Kepala Desa Hutatua Mahlil didampingi beberapa tokoh masyarakat mendatangi Mapolres Madina, di Jalan Bhayangkari Panyabungan. Mereka membawa 28 pucuk senjata api rakitan, jenis senapan angin dan senapan locot plus 12 butir peluru timah, Selasa (20/9) sekitar pukul 17.00 WIB.
Mahlil saat dihubungi METRO, Rabu (21/9), menyebutkan, penyerahan senjata api ini dilakukan atas kesadaran sendiri. Pasca bentrok dengan warga desa lain, seluruh masyarakat merasa terbebani dan dihantui dengan tudingan yang menyebutkan warga Hutatua tipikal arogan.
“Atas dasar itu lah, seluruh warga sepakat untuk membantu polisi dalam hal pencarian pelaku pembacokan dan penembakan. Hasil musyawarah yang telah beberapa kali kami lakukan, seluruh warga juga sepakat menyerahkan senjata api yang dimiliki dengan catatan agar tidak ditindak oleh polisi. Sebab, senjata api rakitan itu hanya untuk alat berburu dan pengamanan saat bekerja,” beber Mahlil
Diakuinya, awalnya warga segan menyerahkan senjata api rakitan milik masing-masing. Mereka khawatir dikaitkan dengan pelaku penembakan dan pembacokan. Senjata api itu digunakan hanya untuk pengamanan berusaha. Pasalnya, Desa Hutatua ini berada tepat di tengah-tengah hutan. Dan, sebagian besar warganya berkebun di hutan.
“Namun seluruh warga sepakat untuk membantu polisi dan siap mematuhi hukum. Kami berhasil mengumpulkan 28 pucuk senjata api ini, meskipun kami tahu masih ada sejumlah warga yang belum menyerahkan. Dan, kami memberikan tenggat waktu kepada warga agar menyerahkannya paling lambat Jumat (23/9). Sejauh ini warga sangat terbebani mental dan moral atas kejadian itu hanya karena tindakan beberapa orang saja,” tambahnya
Sementara itu, Wakapolres Madina Kompol Haryatmoko Sik didampingi Kasat Reskrim AKP SM Siregar, mengatakan, polisi telah menyita 28 pucuk senjata api rakitan dengan rincian senjata laras panjang 15 pucuk dan laras pendek sebanyak 13 pucuk serta 12 butir peluru yang terbuat dari timah,
“Senjata api rakitan ini semuanya diserahkan langsung oleh warga, tokoh masyarakat dan Kepala Desa Hutatua, yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak Polres Madina,” sebutnya
Dikatakannya, penyerahan senjata rakitan ini dilakukan masyarakat dengan kepedulian dan kesadaran masayarakat sendiri. Selama ini, senjata Rakitan ini diduga dipergunakan masyarakat untuk menjaga kebun ladang ganja dan mengawal ganja yang akan dijual.
Dilanjutkannya, penyerahan senjata api ini diawali dengan peristiwa pembacokan dan penembakan yang terjadi di Gunung Baringin 2 pekan lalu, usai kejadian itu kades mendatangi Polres Madina dan menyatakan seluruh warga siap membantu tugas kepolisian dengan permintaan agar masyarakat pemilik senjata jangan ditindak karena senjata itu digunakan hanya sebagai alat pengamanan diri di hutan.
“Waktu kades datang ke Mapolres, Kapolres saat itu bilang kalau memang masyarakat mau bekerja sama dengan menyerahkan senjata api tidak akan ditindak kecuali terbukti bersalah dalam kasus penembakan dan pembacokan,” tambahnya. (wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Sidimpuan Lantik Lima Pejabat Baru

    Kapolres Sidimpuan Lantik Lima Pejabat Baru

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Kapolres AKBP Andi Syahriful Taufik SIK MSi melantik sekaligus mengambil sumpah lima pejabat baru di halaman Mapolres Kota P. Sidimpuan, Senin (7/1). Dari lima yang dilantik, tiga di antaranya merupakan jabatan yang baru dibentuk di lingkungkan Polres Kota P. Sidimpuan, masing-masing Kasiwas Aiptu Irmanto, Kasium Aiptu Efendi Lubis dan Kasitipol Bripka Amran Saragih. […]

  • Ranto Panjang Minta Rambin Diganti Jembatan

    Ranto Panjang Minta Rambin Diganti Jembatan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Manisak (Mandailing Online) – Warga Desa Ranto Panjang, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta rambin yang ada di desa ditu diganti dengan jembatan besi. Kondisi jembatan rambin yang menghungkan Desa Ranto Panjang dengan dengan Desa Tandike dan Desa Sampuran ini sangat rawan terjadi kecelakaan, karena sudah rapuh dan sering anak-anak sekolah yang melintas […]

  • 15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    15 Desa di Madina Sangat Terisolir

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 15 desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih terisolir, belum bisa dilalui kenderaan roda empat. Roda dua pun sulit lewat jika musim penghujan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution melalui Kabag Humas, Arbiuddin Harahap kepada wartawan, Senin (2/9/2013) menyatakan 15 desa ini juga masih sangat minim fasilitas kesehatan dan pendidikan. […]

  • Panyabungan-Natal Rusak Parah

    Panyabungan-Natal Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dinas Jalan dan Jembatan Provinsi Sumtera Utara diminta supaya mengalokasikan anggaran Tahun 2011 untuk peningkatan jalan penghubung mulai dari Panyabungan Selatan hingga Pantai Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar Wildan kepada wartawan di Panyabungan, Ahad (02/01/2011). Dikatakannya, jalan provinsi tersebut sudah seharusnya diperbaiki sebab kondisi jalan […]

  • BLHKP Akan Teliti Serangan Lalat Pabrik Sawit

    BLHKP Akan Teliti Serangan Lalat Pabrik Sawit

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Mandailing Natal (Madina) akan turun ke Kecamatan Lingga Bayu dan Ranto Baek menyusul pengaduan warga tentang meningkatnya populasi lalat dari pabrik sawit. “Kita akan mengutus tim untuk melakukan penelitian di lapangan. Apakah lalat tersebut ditimbulkan dari pabrik sawit PTPSU,” ujar Kepala BLHKP, Ansyari Nasution […]

  • 11 prioritas nasional ditetapkan pemeritah

    11 prioritas nasional ditetapkan pemeritah

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Implementasi program pembangunan jangka menengah diterjemahkan pemerintah dengan penetapkan 11 program nasional dalam RAPBN 2012, sebagaimana dikatakan Presiden Susilo B Yudhoyono dalam pidato pengantar nota keuangan pemerintah di depan Sidang Paripurna DPR/DPD, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa. Sidang dengan agenda mendengar kebijakan keuangan pemerintah dan belanja negara itu merupakan agenda tahunan sehari menjelang […]

expand_less