Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Bupati Madina Didesak Tuntaskan Defisit Rp43 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Puluhan pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2 Madina) berunjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Madina, Selasa (05/07/2011). Massa menuntut Bupati Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution merealisasikan janji politik pada saat kampanye yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis dan pembukaan lapangan kerja baru.

“Seperti pendidikan gratis, apakah pendidikan gratis itu hanya berlaku untuk PAUD, SD dan SMP? Kemudian kesehatan gratis apakah hanya untuk warga yang memiliki Askes, Jamkesmas dan imunisasi? Seperti itu juga pembukaan lapangan kerja baru, kami ingin tahu penjabarannya. Karena kalau hanya seperti yang kami sebutkan itu, adalah program nasional yang telah lama dijalankan seluruh daerah di nusantara,” sebut Koordinator Aksi Fauzan Helmi Rangkuti di depan Kantor Bupati Madina dengan pengawalan puluhan personil Satpol PP dan Polres Madina.

Dalam orasinya, Fauzan juga meminta Bupati dan Wakil Bupati yang baru untuk memprioritaskan penyelesaian permasalahan di Madina. ”Yaitu menyelesaikan defisit APBD Madina TA 2010 yang diduga jumlahnya kurang lebih Rp43 miliar tanpa ada kejelasana selama ini. Kemudian kami juga meminta Hidayat-Dahlan menyelesaikan permasalahan PT Sorikmas Mining dengan masyarakat Madina yang membuat malapetaka dan hal ini merupakan program utama sesuai dengan arahan Plt Gubernur Sumut saat pelantikan,” sebutnya lagi.

Fauzan didampingi Koordinator Aksi Hilal Nasution dan Koordinator Lapangan Akhir Lubis lebih lanjut mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati juga harus menyelesaikan masalah izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih dan perusahaan perkebunan yang tidak mengeluarkan CSR serta plasma bagi masyarakat sesuai amanat undang-undang.

”Kemudian menyelesaikan permasalahan pembangunan infrastruktur yang banyak mengalami kejanggalan mulai dari tahapan pelelangan sampai kepada pelaksanaan. Bupati Madina juga harus konsisten memberantas permasalahan menjamurnya prostitusi di Madina sebagai serambih Makkahnya Sumatera Utara, lalu menyelesaikan permasalahan pengangkatan Sekdes menjadi PNS yang tidak sesuai dengan PP Nomor 45 Tahun 2007. Dalam hal ini Sayuti Lubis mantan Inspektur yang saat ini menjabat sebagai Asisten III harus bertanggung jawab secara hukum dan apabila problematika di atas tidak dapat diselesaikan dalam limit waktu 100 hari, maka kami menganggap Hidayat-Dahlan gagal memimpin Madina,” teriak pendemo.

Sekitar setengah jam berorasi, tuntutan massa AMP2 Madina ditanggapi Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Drs M Syafei Lubis. Dihadapan massa, Syafei menyebutkan semua tuntutan AMP2 Madina akan dibahas dengan Bupati dan Wakil Bupati mengingat kedua pimpinan Madina itu tak berada di tempat. ”Kami berterima kasih karena telah diingatkan, ini merupakan dukungan bagi pembangunan Madina ke arah yang lebih baik lagi. Tetapi perlu saya ingatkan bahwa semuanya ada proses dan tak bisa berjalan secara spontanitas. Kami juga memiliki keterbatasan,” tegas Syafei.

Dalam kasi kali ini, AMP2 Madina juga menuding pergantian atau pemberhentian Plt Sekdakab Madina cacat hukum dan tidak sesuai amanah UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. Sebab pada Pasal 122 Ayat 3 disebutkan, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur atas usul Bupati/Walikota.

”Sedangkan Plt Sekdakab Madina Gozali SH diangkat oleh Gubernur Sumut dengan surat Nomor: 800/906/2010 tertanggal 23 Maret 2010 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Sumut Syamsul Arifin, sementara pemberhentian Plt Sekdakab ditandatangani Bupati Madina, itu pun pada hari yang sama dengan pelantikannya. Atas dasar itulah kami menganggap surat pemberhentian dan pergantian Nomor 800/980/BKD/2011 yang ditandatangani Hidayat Batubara cacat hukum,” tegas Koordinator Aksi Fauzan Helmi Rangkuti.

Usai menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bupati, massa AMP2 Madina juga mendatangi Kantor DPRD Madina. Tuntutan yang sama juga disampaikan ke DPRD Madina. Kedatangan massa disambut sejumlah anggota DPRD Madina yakni Jakfar Rangkuti, Iskandar Hasibuan, Arsidin, H Martua, H Sabirin Rangkuti dan Bahri Efendi.

“Kami sangat mendukung niat dan keinginan adik-adik mahasiswa yang peduli dengan Madina. Ini akan memperkuat kami untuk mengawal pemerintahan Madina di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan,” kata Jakfar mewakili pimpinan DPRD. (BS-026)
Sumber : Beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KontraS Sumut: Pemidanaan Dua Youtuber di Medan Membunuh Demokrasi

    KontraS Sumut: Pemidanaan Dua Youtuber di Medan Membunuh Demokrasi

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumatera Utara menyatakan pemidanaan dua youtuber di Medan merupakan pembuhuhan terhadap demokrasi dan kontrol sosial publik. Dimikian rilis pers Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut yang diterima redaksi Mandailing Online, Senin (5/4/2021). KontraS Sumut mengungkap, sidang perkara pidana Reg. No. 3564/Pid.Sus/2020/PN Mdn dengan Terdakwa dua Youtuber […]

  • Aktifitas Tambang Emas Ilegal Beroperasi Dekat Polsek Batang Natal

    Aktifitas Tambang Emas Ilegal Beroperasi Dekat Polsek Batang Natal

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online ): praktek tambang emas ilegal menggunakan alat berat jenis excavator untuk melakukan pengerukan material tanah bercampur emas di Muara Soma, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina )terus beroperasi. Bahkan aktifitas tambang tidak jauh dari Polsek Muara Soma, namun anehnya tidak ada tindakan dari pihak Polsek setempat. Infestigasi Mandailing […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 1 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Semua orang punya ayah. Semua mungkin dapat pesan spesial. H. Ivan Iskandar Batubara dapat pesan untuk ikut mengurus Madina. Tak boleh ditawar. Inilah spirit besar yang tak terbendung. Saat ini, nama salah satu Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini makin santer disebut-sebut. […]

  • Jembatan Aek Kase Perlancar Warga Huta Tonga AB ke Sentra Produksi

    Jembatan Aek Kase Perlancar Warga Huta Tonga AB ke Sentra Produksi

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – “Kami sekarang dapat menggunakan kendaraan menuju sawah dan kebun kami, walaupun musim hujan mendera”. Itu kalimat sumringah dari Abdul Rahman (50) warga Desa HutaTonga AB, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal yang merasakan manfaat pembangunan infrastruktur dari Dana Desa. Itu diungkap Abdul Rahman kepada Mandailing Online, Rabu (27/4/2021) saat dijumpai di dekat jembatan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 33)

    MARSIDAO-DAO (episode 33)

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sora ni lonceng ona potuk-potuk tarbege, mandokon alai mangaso marsiajar. Mararuaran daganak-daganak sikola i marlojongi. Adong na kehe tu parjagalan i manabusi panganon sipanganon. Pala na donok bagasna tingon sikola i, taru tu bagasna do kehe nangkan mangan indahan. Si Poso tu parjagalani do mangalao. Tarpaida tu ibana Si […]

  • Suporter Sriwijaya FC Kecewa Dengan Kinerja Ivan Kolev

    Suporter Sriwijaya FC Kecewa Dengan Kinerja Ivan Kolev

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kelompok suporter Sriwijaya FC tidak ingin melihat Ivan Kolev melatih klub kesayangan mereka lagi musim depan. Performa tidak stabil yang diperlihatkan oleh Sriwijaya FC Palembang tampaknya tidak memuaskan suporter fanatik mereka. Oleh karena itu, suporter Sriwijaya meminta kepada manajemen agar tidak memperpanjang kontrak Ivan Kolev. Seperti yang dilansir oleh Sriwijaya Pos, dua kelompok suporter Sriwijaya […]

expand_less