Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Bupati Madina Didesak Tuntaskan Defisit Rp43 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Puluhan pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2 Madina) berunjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Madina, Selasa (05/07/2011). Massa menuntut Bupati Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution merealisasikan janji politik pada saat kampanye yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis dan pembukaan lapangan kerja baru.

“Seperti pendidikan gratis, apakah pendidikan gratis itu hanya berlaku untuk PAUD, SD dan SMP? Kemudian kesehatan gratis apakah hanya untuk warga yang memiliki Askes, Jamkesmas dan imunisasi? Seperti itu juga pembukaan lapangan kerja baru, kami ingin tahu penjabarannya. Karena kalau hanya seperti yang kami sebutkan itu, adalah program nasional yang telah lama dijalankan seluruh daerah di nusantara,” sebut Koordinator Aksi Fauzan Helmi Rangkuti di depan Kantor Bupati Madina dengan pengawalan puluhan personil Satpol PP dan Polres Madina.

Dalam orasinya, Fauzan juga meminta Bupati dan Wakil Bupati yang baru untuk memprioritaskan penyelesaian permasalahan di Madina. ”Yaitu menyelesaikan defisit APBD Madina TA 2010 yang diduga jumlahnya kurang lebih Rp43 miliar tanpa ada kejelasana selama ini. Kemudian kami juga meminta Hidayat-Dahlan menyelesaikan permasalahan PT Sorikmas Mining dengan masyarakat Madina yang membuat malapetaka dan hal ini merupakan program utama sesuai dengan arahan Plt Gubernur Sumut saat pelantikan,” sebutnya lagi.

Fauzan didampingi Koordinator Aksi Hilal Nasution dan Koordinator Lapangan Akhir Lubis lebih lanjut mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati juga harus menyelesaikan masalah izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih dan perusahaan perkebunan yang tidak mengeluarkan CSR serta plasma bagi masyarakat sesuai amanat undang-undang.

”Kemudian menyelesaikan permasalahan pembangunan infrastruktur yang banyak mengalami kejanggalan mulai dari tahapan pelelangan sampai kepada pelaksanaan. Bupati Madina juga harus konsisten memberantas permasalahan menjamurnya prostitusi di Madina sebagai serambih Makkahnya Sumatera Utara, lalu menyelesaikan permasalahan pengangkatan Sekdes menjadi PNS yang tidak sesuai dengan PP Nomor 45 Tahun 2007. Dalam hal ini Sayuti Lubis mantan Inspektur yang saat ini menjabat sebagai Asisten III harus bertanggung jawab secara hukum dan apabila problematika di atas tidak dapat diselesaikan dalam limit waktu 100 hari, maka kami menganggap Hidayat-Dahlan gagal memimpin Madina,” teriak pendemo.

Sekitar setengah jam berorasi, tuntutan massa AMP2 Madina ditanggapi Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Drs M Syafei Lubis. Dihadapan massa, Syafei menyebutkan semua tuntutan AMP2 Madina akan dibahas dengan Bupati dan Wakil Bupati mengingat kedua pimpinan Madina itu tak berada di tempat. ”Kami berterima kasih karena telah diingatkan, ini merupakan dukungan bagi pembangunan Madina ke arah yang lebih baik lagi. Tetapi perlu saya ingatkan bahwa semuanya ada proses dan tak bisa berjalan secara spontanitas. Kami juga memiliki keterbatasan,” tegas Syafei.

Dalam kasi kali ini, AMP2 Madina juga menuding pergantian atau pemberhentian Plt Sekdakab Madina cacat hukum dan tidak sesuai amanah UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. Sebab pada Pasal 122 Ayat 3 disebutkan, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur atas usul Bupati/Walikota.

”Sedangkan Plt Sekdakab Madina Gozali SH diangkat oleh Gubernur Sumut dengan surat Nomor: 800/906/2010 tertanggal 23 Maret 2010 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Sumut Syamsul Arifin, sementara pemberhentian Plt Sekdakab ditandatangani Bupati Madina, itu pun pada hari yang sama dengan pelantikannya. Atas dasar itulah kami menganggap surat pemberhentian dan pergantian Nomor 800/980/BKD/2011 yang ditandatangani Hidayat Batubara cacat hukum,” tegas Koordinator Aksi Fauzan Helmi Rangkuti.

Usai menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bupati, massa AMP2 Madina juga mendatangi Kantor DPRD Madina. Tuntutan yang sama juga disampaikan ke DPRD Madina. Kedatangan massa disambut sejumlah anggota DPRD Madina yakni Jakfar Rangkuti, Iskandar Hasibuan, Arsidin, H Martua, H Sabirin Rangkuti dan Bahri Efendi.

“Kami sangat mendukung niat dan keinginan adik-adik mahasiswa yang peduli dengan Madina. Ini akan memperkuat kami untuk mengawal pemerintahan Madina di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan,” kata Jakfar mewakili pimpinan DPRD. (BS-026)
Sumber : Beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4.402 Pelamar CPNS Madina Ikut Seleksi

    4.402 Pelamar CPNS Madina Ikut Seleksi

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Pj Bupati Mandailing Natal Ir. H. Aspan Sofian Batubara meninjau pelaksanaan ujian tertulis Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS D) di beberapa lokasi sekolah di Panyabungan, dari 28 lokasi yang sudah ditetapkan panitia. Pelaksanaan ujian di tinjau Pj. Bupati Madina, Ir. H. Aspan Sopian Batubara di dampingi Ketua DPRD As. Imran Khaitamy Daulay, […]

  • Kelompok KKN STAIN Madina edukasi Tajhizul Mayit bersama NNB dan Santri

    Kelompok KKN STAIN Madina edukasi Tajhizul Mayit bersama NNB dan Santri

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mahasiswa KKN Kelompok 13 STAIN Madina selenggarakan kegiatan edukasi Tajhizul Mayit bersama NNB Dusun Sipangkal Desa Tebing Tinggi di Kecamatan Panyabungan Timur. Selain edukasi Tajhizul Mayit KKN 13 Juga sosialisasikan bahaya penggunaan Narkoba serta Aplikasi Judi Online. Kata Ketua KKN 13 Handika Pulungan. Terselenggaranya Kegiatan tersebut merupakan program kerja (proker) yang […]

  • Kapolresta Medan Minta Maaf Atas Penembakan Office Boy BRI

    Kapolresta Medan Minta Maaf Atas Penembakan Office Boy BRI

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga menyampaikan turut berdukacita dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya keluarga almarhum Darmawan (23) warga Tembung, Kabupaten Deli Serdang yang tertembak Selasa kemarin. Dalam pernyataan yang disampaikannya melalui pesan singkat SMS di Medan, Rabu, 1 Juni 2011, Kapolresta mengatakan, penegakan hukum terhadap oknum petugas kepolisian itu akan tetap […]

  • Pemkab Madina Rencanakan Pembangunan Museum Mandailing

    Pemkab Madina Rencanakan Pembangunan Museum Mandailing

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menggagas pembangunan Museum Mandailing dan Bagas Godang. Pemkab Madina saat ini masih tahap menyiapkan proposal. Anggaran biayanya direncanakan berasal dari APBD Madina dan sumbangan para perantau yang sudah sukses. Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata Madina, Meinul Lubis, Senin (16/9/2013) menyatakan di dalam museum […]

  • Tol Sumatera terganjal perpres

    Tol Sumatera terganjal perpres

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Hutama Karya (HK), sebagai perusahaan pelat merah yang mendapat tugas menggarap tol Trans Sumatera menyatakan kesiapannya membangun jalan Tol Sumatera. Namun, rencana memulai proyek ini masih belum jelas. Pemerintah belum bisa menentukan kapan Peraturan Presiden (Perpres) penunjukkan Hutama Karya keluar. Hutama Karya baru bisa memulai setelah aturan tersebut keluar. “Proses sudah ada […]

  • Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia”Berdamai dengan tetangga”

    Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia”Berdamai dengan tetangga”

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hubungan Malaysia dan Indonesia kembali memanas setelah insiden penangkapan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diklaim telah melewati perbatasan Indonesia. Benar atau salah sampai saat ini belum dapat kepastian hukum yang jelas hingga membuat dua pihak saling member tanggapan negative.Aksi demonstrasi pun terjadi unuk membebaskan tiga orang tersebut, namun Malaysia tidak terima atas perlakuan […]

expand_less